Paulo Fonseca (Twitter)

Solopos.com, ROMA - Teka-teki mengenai pelatih AS Roma musim depan akhirnya terjawab. Tim berjuluk Serigala Ibu Kota tersebut resmi menunjuk Paulo Fonseca sebagai allenatore baru mereka.

Roma mengikat kontrak mantan pelatih Shakhtar Donetsk tersebut selama dua tahun. Dia menggantikan posisi Claudio Ranieri yang kontraknya sebagai careteker pelatih Roma tidak diperpanjang pada akhir 2018/2019.

"Saya sangat senang menyutujui sebagai pelatih AS Roma. Saya ingin berterimakasih kepada manajemen klub yang sudah memberi kesempatan kepadaku. Saya antusias dan termotivasi dengan tantangan di depan kami," ujar Fonseca, seperti dilansir Reuters, Selasa (11/6/2019).

Dalam karier manajerialnya, Fonseca meraih sembilan trofi. Tujuh di antaranya diperoleh bersama Shaktar Donetsk. Eks pelatih Porto tersebut membawa Shakhtar meraih double winner di kancah domestik Ukraina dalam tiga kali beruntun masing-masing pada musim 20116/2017, 2017/2018, dan 2018/2019.

Fonseca belum berpengalaman melatih klub di lima laga top Eropa. Namun, eks pelatih Porto tersebut pernah membuat kejutan dengan membawa Shakhtar menundukkan Manchester City polesan Josep "Pep" Guardiola 2-1 pada fase grup Liga Champions di Ukraina, Desember 2017. Kemenangan Shakhtar itu mengakhiri rentetan 29 laga tak terkalahkan City bersama Guardiola di semua kompetisi.

Fonseca pun tergolong pelatih nyentrik dari segi penampilan. Ketika Shakhtar kembali dipertemukan dengan tim besutan Guardiola pada fase grup 2018/2019, Fonseca mengenakan kostum Zorro lengkap dengan jubah, topi, dan topeng saat menghadiri jumpa pers pra-pertandingan. Zorro merupakan tokoh superhero idolannya di masa kecil.

"Zorro" dari Portugal itu pun diharapkan bisa membantu Roma memulihkan kredibilitas mereka sebagai tim papan atas Seri-A. Musim lalu, Serigala Ibu Kota ini terdampar ke peringkat keenam klasemen akhir dengan tertinggal 24 poin dari Juventus yang menjadi juara. Sementara di Liga Champions, langkah Edin Dzeko dkk. terhenti di babak 16 besar, setelah kalah agregat 3-4 dari Porto.

Di sisi lain, usia Fonseca yang "masih" 46 tahun diharapkan bisa menularkan semangat jiwa muda kepada skuat Roma yang mulai depan tidak lagi diperkuat gelandang kawakan Daniele de Rossi.

"Paulo pelatih muda dan ambisius dengan bekal pengalaman internasional, punya mentalitas juara dan reputasi kuat, dalam sepak bola menyerang yang akan menghibur fans kami," jelas Presiden Roma, Jim Pallotta. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: