Arsenal Vs Chelsea: Demi Tiket Menuju Liga Champions
Pierre-Emerick Aubameyang (Reuters-David Klein)

Solopos.com, LONDON--Arsenal dan Chelsea memiliki kesamaan musim ini, yakni absen di Liga Champions. Dua tim London tersebut gagal finis di zona empat besar (big four) Liga Premier musim lalu. Chelsea hanya berada di urutan kelima dan Arsenal berada satu tangga di bawah mereka pada klasemen akhir 2017/2018.

Musim ini, sontak menjadi perjuangan Arsenal dan Chelsea untuk finis empat besar Liga Premier agar mereka bisa kembali berlaga di Liga Champions musim depan. Bisa lolos ke liga paling elite di Eropa merupakan prestise. Liga Champions juga menawarkan hadiah uang yang bergelimang untuk menunjang stabilitas finansial klub.

Chelsea yang berada di batas terakhir zona big four pada klasemen sementara Liga Premier musim ini masih ketir-ketir mempertahankan posisi mereka tersebut sampai akhir. Sedangkan Arsenal pantas lebih cemas karena mereka hanya berada di undakan kelima dengan selisih empat poin dari Chelsea. Pertemuan Arsenal versus Chelsea di Emirates Stadium, London, Minggu (20/1/2019) pukul 00.30 WIB, pun bakal krusial menentukan mereka lolos ke Liga Champions musim depan.

Sebagai rival langsung memperebutan zona big four, Arsenal dan Chelsea bakal saling bunuh demi peluang comeback ke Liga Champions musim depan. Apalagi persaingan di zona empat besar tidak hanya milik mereka. Masih ada Manchester United yang semakin melesat sejak dibesut pelatih interim Ole Gunnar Solskjaer. United menyamai koleksi poin Arsenal, 41 poin. Hanya selisih gol yang membuat United harus berdiri di bawah The Gunners, julukan Arsenal.

"Laga ini sangat spesial, karena dimainkan di Emirates. Ini laga berat namun jika kami bermain dengan performa terbaik, organisasi permainan terbaik, kami akan bisa menang. Ini berat. Ini ujian," ujar Pelatih Arsenal, Unai Emery, seperti dilansir football.london, Jumat (18/1/2019).

Ini merupakan musim pertama bagi pelatih masing-masing di Liga Premier. Juru taktik Chelsea, Maurizio Sarri, dipusingkan dengan minimnya stok striker murni berkualitas. Chelsea hanya mencetak 13 gol dalam 11 laga terbaru mereka di Liga Premier. Sarri berambisi bereuni dengan mantan anak asuhnya di Napoli, Gonzalo Higuain, pada Januari ini, untuk mendongkrak lini depan timnya. Namun, transfer Higuain ke Chelsea tidak semudah membalikkan tangan karena melibatkan tiga tim sekaligus, bersama AC Milan dan Juventus.

Sedangkan Emery harus menemukan kreator ulung agar tidak terlihat stagnan seperti ketika tunduk 0-1 di kandang West Ham United, akhir lalu. Emery perlu mempertimbangkan untuk mengembalikan Mesut Ozil ke starting line-up. Playmaker berdarah Turki itu tak pernah masuk ke starting XI Arsenal dalam empat pertandingan terbaru. Padahal, cedera lutut yang diderita Ozil disebut-sebut sudah membaik. Ozil bahkan semakin santer dispekulasikan bakal hengkang ke klub lain, Januari ini.

"Saya sudah bicara dengannya karena saya ingin konsistensi. Dia [Ozil] tidak bermain pada laga terakhir, namun bagiku dia hanya seperti pemain lain. Sabtu ini [Minggu dini hari WIB] dia bisa jadi akan bermain dengan kami jika dia oke," ujar Emery.

Pertarungan di Emirates Stadium sekaligus menjadi reuni bagi duo mantan pemain Lille, Pierre Emerick Aubameyang dan Eden Hazard. Dua pemain ini merupakan top scorer di klub masing-masing pada Liga Premier musim ini. Aubameyang menopang 14 gol (30%) dari total 46 gol milik Arsenal. Sedangkan Hazard menyokong 10 gol (25%) dari total 40 gol milik Chelsea. Hazard juga menjadi top assist bagi timnya dengan 12 kali.

"#10yearchallenge [tantangan 10 tahun] tak sabar untuk laga Sabtu [Minggu dini hari WIB nanti, dengan melawan Eden Hazard. 2009-2019," tulis Aubameyang di akun Instagramnya, seperti dilansir goal.com.

Sarri kemungkinan besar menempatkan Hazard sebagai false nine, alih-alih menurunkan striker murninya, Alvaro Morata atau Olivier Giroud. Strategi menempatkan Hazard sebagai penyerang palsu dinilai Sarri tidak hanya membantu serangan, tapi berdampak positif bagi lini pertahanan timnya. "Saat ini, untuk sektor defensif, kami bermain bagus dan salah satu alasannya menurutku karena Eden bermain di posisi itu," ujar Sarri, seperti dikutip skysports.com.

 

Perkiraan Starting XI

Arsenal (3-4-2-1) Pelatih: Unai Emery (Spanyol)

Leno; Mustafi, Sokratis, Koscielny; Bellerin, Torreira, Xhaka, Kolasinac; Iwobi, Aubameyang; Lacazette

Chelsea (4-3-3) Pelatih: Maurizio Sarri (Italia)

Arrizabalaga; Azpilicueta, Rudiger, Luiz, Alonso; Kante, Jorginho, Kovacic; Pedro, Hazard, Willian



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom