Tutup Iklan
Mohamed Salah mencetak gol lewat tendangan penalti ke gawang Arsenal. (Reuters-Carl Recine)

Solopos.com, LIVERPOOL — Arsenal adalah salah satu tim yang gemar memberikan penalti cuma-cuma pada lawannya di Liga Inggris. Sejak musim lalu, The Gunners telah membiarkan terjadinya tujuh penalti yang merugikan tim. Catatan itu hanya lebih baik dari Brighton & Hove Albion yang sudah 10 kali memberikan penalti untuk lawan dalam periode yang sama.

Kebiasaan buruk tersebut kembali berulang saat Arsenal dibantai Liverpool dengan skor 1-3 di Anfield, Minggu (25/8/2019) dini hari WIB. Pelanggaran David Luiz yang menarik jersey Mohamed Salah menjadi kado penalti kedelapan yang diberikan Arsenal pada lawan-lawannya di Liga Premier.

Penalti itu sekaligus menjadi bencana bagi Nacho Monreal dkk. karena mereka sudah harus tertinggal 0-2 sejak Salah sukses menjadi algojo titik putih di menit ke-49. “Penalti itu adalah kunci permainan. Sangat mengecewakan kebobolan pada saat itu karena kami tengah kembali dalam permainan,” rutuk Pelatih Arsenal, Unai Emery, dilansir The Guardian, Minggu.

Arsenal praktis gagal mengembangkan permainannya sejak kebobolan gol kedua. Mereka justru tertinggal tiga gol lewat aksi Salah di menit ke-58. Ini membuat Arsenal menjadi tim paling empuk bagi Salah di Liga Premier dengan kontribusi enam gol dua assist.

The Reds memang amat mendominasi di hampir sepanjang laga dengan melepas 25 tembakan. Sementara Arsenal hanya melepas sembilan tembakan. Satu-satunya gol mereka justru disumbangkan pemain pengganti, Lucas Torreira, lima menit jelang bubaran.

Pendekatan baru Emery yang menempatkan Dani Ceballos di belakang Pierre-Emerick Aubameyang dan Nicolas Pepe dalam formasi 4-3-1-2 terbukti tak cukup manjur untuk menggedor pertahanan tuan rumah yang digalang Virgil van Dijk. Pepe memang mampu menjadi pemain pertama yang mampu mengelabui van Dijk dalam 50 penampilan terakhir bek Belanda itu di Liga Premier.

Namun aksi-aksi individual tak cukup membuat Arsenal terhindar dari kegagalan memenangi satu pun laga dari 23 laga tandang di markas big six. “Kami tidak tahu mereka akan bermain dengan formasi 4-3-3 diamond, tapi kami mengubah situasi yang ada dan mengatasinya dengan sangat baik,” ujar Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten