Timnas Argentina (Reuters-Marcos Brindicci)

Solopos.com, PORTO ALEGRE — Timnas Argentina lolos dari lubang jarum setelah membekuk Qatar dengan skor 2-0 dalam laga terakhir Grup B Copa America 2019 di Arena do Gremio, Senin (24/6/20) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut membuat Albiceleste melangkah ke perempatfinal dengan predikat runner up Grup B. Hasil ini membuat mereka ditunggu Venezuela di delapan besar serta berpeluang berjumpa Brasil di semifinal. Argentina melanjutkan tradisi selalu lolos ke fase gugur dalam 10 penyelenggaraan terakhir Copa America.

Namun jika melihat performa mereka sepanjang fase grup, torehan tersebut sejatinya tidak perlu dibanggakan. Sebelum membekuk Qatar yang notabene kualitasnya di bawah Argentina, tim asuhan Lionel Scaloni disikat Kolombia dengan skor 0-2 serta ditahan imbang Paraguay 1-1.

Kemenangan atas Qatar pun tak lepas dari kritik karena Albiceleste dianggap belum bermain secara kolektif. Argentina memang membuat peningkatan dengan mengemas 11 tembakan hanya di babak pertama melawan Qatar, setelah sebelumnya hanya mencetak satu tembakan sebelum jeda saat melawan Kolombia dan Paraguay. Namun Argentina cenderung masih mengandalkan aksi individu bintangnya.

Secara kerja sama antarpemain, koneksi antara pemain-pemain hebat di Albiceleste dinilai belum sepenuhnya terjalin. Beruntung saat itu Argentina meraih gol cepat yang membuat tim di atas angin lewat aksi Lautaro Martinez di menit keempat. Aguero kemudian menggenapi kemenangan tim lewat aksi individunya di menit ke-82. Dia

Argentina jelas tak boleh melakukan kesalahan lagi saat bertarung melawan Venezuela di fase knockout. Di Copa America edisi kali ini, Venezuela menjadi tim alot dengan tak terkalahkan di tiga pertandingan di babak penyisihan. Salomon Rondon dkk. bahkan sempat menahan Brasil 0-0 di laga kedua fase grup.

Messi mengakui timnya pantang membuat blunder jika ingin mengalahkan Venezuela pada 28 Juni. “Kami tak boleh membuat kesalahan lagi karena Copa America baru saja dimulai. Kami harus lebih baik melawan Venezuela karena mereka adalah tim yang tahu persis apa yang mereka lakukan,” ucap bintang Barcelona itu, dilansir Marca.

Argentina berpeluang melawan Brasil di semifinal apabila kedua tim mampu membekuk lawan-lawannya di delapan besar. Kedua tim sejatinya diramal paling cepat bertemu di final karena berada di blok berbeda saat turnamen memasuki perempatfinal. Namun kegagalan Albiceleste menjuarai Grup B membuat pertemuan dua rival tersebut berpeluang terjadi lebih cepat. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten