Arab Saudi Butuh Lebih Banyak TKI, Tertarik?

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Ida Fauziyah menyambut positif tawaran kerja sama dari Pemerintah Arab Saudi terkait penempatan tenaga kerja sektor formal dalam skema profesional examination.

 Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat menggelar pertemuan bersama Menteri SDM dan Pembangunan Sosial Arab Saudi Ahmed Al-Rajhi di Dubai, Uni Emirat Arab. ANTARA/HO-Kemnaker

SOLOPOS.COM - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat menggelar pertemuan bersama Menteri SDM dan Pembangunan Sosial Arab Saudi Ahmed Al-Rajhi di Dubai, Uni Emirat Arab. ANTARA/HO-Kemnaker

Solopos.com, JAKARTA — Pemerintah Arab Saudi membutuhkan lebih banyak tenaga kerja dari Indonesia. Mereka menawarkan agar lebih banyak tenaga kerja Indonesia yang datang ke negara Islam tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Ida Fauziyah menyambut positif tawaran kerja sama dari Pemerintah Arab Saudi terkait penempatan tenaga kerja sektor formal dalam skema profesional examination.

PromosiKemiskinan Ekstrem Jadi PR Berat Ramos-Horta Pimpin Timor Leste

“Kami menyambut baik tawaran pihak Arab Saudi tersebut dan telah menyampaikan kesediaan untuk mengadakan pertemuan lebih lanjut,” Menteri ujar Ida Fauziyah dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Minggu (31/10/2021).

Tawaran kerja sama itu datang setelah Menaker bertemu Menteri SDM dan Pembangunan Sosial Arab Saudi Ahmed Al-Rajhi di Dubai.

Pihak Arab Saudi menyampaikan harapan agar Indonesia dapat berpartisipasi dalam skema tersebut.

Baca Juga: Bocah Madura Jadi Miliarder di Arab Saudi, Punya Koleksi Mobil Mewah 

Ida menyatakan Pemerintah Indonesia saat ini memiliki kebijakan berupaya meningkatkan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor formal.

Pertemuan bilateral dengan Arab Saudi menyepakati beberapa hasil di antaranya pembentukan kerja sama penempatan dan pelindungan pekerja migran di sektor formal dalam skema profesional examinations dan review technical agreement terkait Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK).

“Kami sepakat akan membentuk joint working group antara Indonesia dengan Arab Saudi untuk menindaklanjuti proses pelaksanaan proyek (one channel system /SPSK),” kata Ida.

Tak hanya itu, pembahasan lainnya yakni mengenai tindak lanjut tawaran Pemerintah Arab Saudi terhadap rencana kerja sama penempatan tenaga kerja profesional, khususnya penempatan bukan pekerja lokal.

Baca Juga: Arab Saudi Syaratkan Booster Jemaah Umrah, Menkes RI Tak Sepakat 

“Pemerintah Arab Saudi memerlukan tenaga perawat sekitar 20.000 yang memiliki kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Arab,” ujarnya.

Pertemuan dengan Ahmed Al-Rajhi juga menyinggung tiga permasalahan. Pertama, soal hak perlindungan dan lingkungan yakni menyangkut inisiatif reformasi ketenagakerjaan, otentikasi kontrak kerja, proyek atase tenaga kerja, dan program pelindungan pengupahan.

Kedua, tentang transformasi digital, yakni portal pasar tenaga kerja terpadu “Qiwa”, program verifikasi keterampilan dan penyelesaian sengketa ekosistem “Wedy”.

Pembahasan ketiga mengenai pekerja lokal, terkait otentikasi aplikasi rekrutmen, asuransi kontrak dan program pelindungan pengupahan.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

+ PLUS 10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

Sepuluh orang prajurit TNI ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan dan penyiksaan penghuni kerangkeng manusia di rumah Bupai Langkat nonaktif, Provinsi Sumatra Utara, Terbit Rencana Peranginangin.

Berita Terkini

Panglima TNI Temui Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bahas Apa?

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengunjungi Muhammadiyah untuk membicarakan masalah-masalah kebangsaan.

Cuaca Arab Saudi Mulai Ekstrem, Saat Musim Haji 50 Derajat Celcius

Saat pelaksanaan ibadah hingga puncak haji diperkirakan bisa mencapai 50 derajat Celcius.

Aturan Baru Nama Minimal 2 Kata, Ini Penjelasan Dirjen Dukcapil

Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan A Fakrulloh, mengatakan aturan nama minimal dua kata di dokumen kependudukan hanya bersifat imbauan.

Pelat Nomor Kendaraan Warna Putih Berlaku Juni 2022, Ini Teknisnya

Proses pergantian pelat nomor dari warna hitam ke warna putih ini akan diberlakukan secara bertahap.

10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

Sepuluh orang prajurit TNI ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan dan penyiksaan penghuni kerangkeng manusia di rumah Bupai Langkat nonaktif, Provinsi Sumatra Utara, Terbit Rencana Peranginangin.

Mataram Geger, Pengguna Jalan Dipanah Orang Misterius

Seorang pengendara sepeda motor, ARH, dipanah orang misterius tanpa alasan, Sabtu (21/5/2022) malam.

Kapan Libur Panjang Kenaikan Sekolah? Simak Kalender Pendidikan 2022

Sedangkan bagi masyarakat, kalender pendidikan sekaligus untuk melihat kapan liburan sekolah tiba.

Tiga Pelaku Skimming ATM Dibekuk, Salah Satunya Berotot Bak Rambo

Salah satu pelaku skimming di Kepulauan Riau bertubuh berotot bak Rambo.

Biasa Sidangkan Kasus Narkoba, 2 Hakim Ditangkap karena Sabu-Sabu

Kedua hakim PN Rangkasbitung ditangkap beberapa hari lalu dengan barang bukti yang disita sabu-sabu seberat 20,634 gram.

Prasasti Talang dan Candi Borobudur Ungkap Makanan Pokok Asli Indonesia

Makanan pokok khas nenek moyang Indonesia bukanlah nasi. Hal itu terungkap dalam Prasasti Talang Tuwo dan relief Candi Borobudur yang masing-masing dibuat pada abad ke-7 dan ke-8.

Profil Fahmi Idris, Spesialis Menakertrans di Era Habibie dan SBY

Fahmi Idris pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) pada era B.J. Habibie dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baru! Ini Aturan Lengkap Penulisan Nama di KTP

Kemendagri mengeluarkan tiga larangan terkait pencatatan nama pada dokumen kependudukan, seperti di KTP.

Pemerintah Larang Penggunaan Nama Hanya 1 Kata, Begini Penjelasannya

Dokumen kependudukan yang dimaksud meliputi biodata penduduk, keluarga, kartu identitas anak, kartu tanda penduduk elektronik, surat keterangan kependudukan, dan akta pencatatan sipil.

Fakta Tak Sehijau Kata-Kata, Greenwashing Jadi Arus Besar Perbankan

Lembaga keuangan nasional dan global masih berdiri dua kaki. Membiayai sektor energi kotor dan perusak lingkungan sekaligus membiayai sektor energi bersih. Komitmen green financing belum optimal, justru greenwashing yang menguat.

Nasib Harimau & Macan Tutul Jawa Terancam Punah Akibat Pembangunan

Tahukah Anda bahwa harimau dan macan tutul jawa terancam punah akibat pembangunan yang masif di Pulau Jawa?

Ilham Habibie Mundur dari Komisaris Independen Bank Muamalat, Ada Apa?

Ilham Habibie mundur sebagai komisaris utama sekaligus komisaris independen PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.