Apple & Foxconn Dituding Langgar Hak-Hak Buruh di China

Apple Inc. dan mitra pabrikannya, Foxconn, dituduh telah melanggar aturan perburuhan China karena memperkerjakan terlalu banyak karyawan tidak tetap di pabrik terbesar iPhone di dunia.

Apple & Foxconn Dituding Langgar Hak-Hak Buruh di China

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kantor Foxconn. (Istimewa)

Solopos.com, CUPERTINO - Apple Inc. dan mitra pabrikannya, Foxconn, dituduh telah melanggar aturan perburuhan China karena memperkerjakan terlalu banyak karyawan tidak tetap di pabrik terbesar Iphone di dunia.

Kedua perusahaan tersebut telah mengkonfirmasi tuduhan ini menyusul sebuah laporan yang mengutip kondisi kerja yang sangat keras di pabrik tersebut. Tuduhan ini disampaikan oleh China Lapor Watch, yang merilis laporan mereka sesaat sebelum Apple mengumumkan produk Iphone baru pada Selasa (10/9/2019).

Kelompok advokasi nirlaba ini menyelidiki kondisi di pabrik-pabrik China, dan mengatakan mereka telah mengungkap dugaan pelanggaran hak-hak buruh lainnya oleh mitra Apple di masa lalu.

Untuk laporan terbarunya, CLW mengatakan ada beberapa penyelidik yang menyamar bekerja di pabrik Foxconn Zhengzhou di China, termasuk salah satu agen yang dipekerjakan di sana selama empat tahun.

"Salah satu temuan utama kami adalah pekerja tidak tetap, yang dikenal sebagai pekerja dispatch, terdiri atas 50% dari total pekerja pada bulan Agustus. Hukum perburuhan China menetapkan maksimum 10%," catat CLW, seperti dikutip melalui Bloomberg, Senin (9/9).

Menanggapi hal ini, Apple menyampaikan bahwa pihaknya telah menemukan persentase jumlah pekerja yang tidak sesuai standar dan mereka akan bekerjasama dengan Foxconn untuk mengatasi masalah ini. "Kami akan bekerja dengan para pemasok untuk mengambil tindakan korektif segera," tambah pihak Apple.

Foxconn Technology Group juga mengkonfirmasi adanya pelanggaran pekerja tidak tetap setelah tinjauan operasional.

Sebelumnya, rantai pasokan Apple telah menghadapi kritik atas standar perburuhan yang buruk selama bertahun-tahun, di mana perusahaan asal AS tersebut telah mendorong para mitra manufaktur untuk memperbaiki kondisi pabrik atau berisiko kehilangan bisnis.

Namun, pemasok dan perakit selalu berusaha untuk memproduksi lebih banyak handset.

Foxconn, yang secara resmi dikenal sebagai Hon Hai Precision Industry Co, mempekerjakan puluhan ribu pekerja tidak tetap untuk meningkatkan produksi dan memenuhi permintaan Iphone selama musim liburan utama setiap tahun.

Laporan CLW yang terbaru menyoroti beberapa masalah pada kondisi kerja di pabrik Foxconn di Zhengzhou, yang dianggap melanggar kode etik Apple sendiri. "Apple memiliki tanggung jawab dan kapasitas untuk melakukan perbaikan mendasar pada kondisi kerja di sepanjang rantai pasokannya, namun, Apple sekarang membagi beban perang dagang melalui pemasok mereka dan diberatkan kepada pekerja, mereka mengambil untung dari eksploitasi pekerja China," tulis CLW.

Laporan itu mengatakan 55% staf pabrik adalah pekerja tidak tetap pada tahun 2018, dan sekitar 50% pada bulan Agustus, termasuk siswa magang.

Menurut CLW, karena banyak dari siswa ini kembali ke sekolah pada akhir Agustus, jumlah itu sekarang mendekati 30%, yang masih merupakan pelanggaran. "Kami percaya semua orang dalam rantai pasokan kami harus diperlakukan dengan bermartabat dan hormat. Untuk memastikan standar tinggi kami dipatuhi, kami memiliki sistem manajemen yang kuat di tempat dimulai dengan pelatihan tentang hak-hak tempat kerja, wawancara pekerja di tempat, saluran pengaduan anonim dan audit yang sedang berlangsung," ujar Apple dalam sebuah pernyataan.

Foxconn mengatakan pihaknya menemukan bukti penggunaan pekerja tidak tetap dan jumlah jam kerja lembur yang dilakukan oleh karyawan, yang menurut mereka selalu bersifat sukarela, tidak ada dalam pedoman perusahaan.

Perusahaan tersebut  menambahkan bahwa mereka akan mengatasi masalah yang diidentifikasi di fasilitas Zhengzhou dan akan memantau situasi dengan cermat. "Kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah tambahan apa pun yang mungkin diperlukan untuk memenuhi standar tinggi yang kami tetapkan untuk operasi kami," ujar Foxconn.

Dalam laporan terbarunya, Apple mengatakan telah melakukan 44.000 wawancara dengan karyawan dari mitra pemasok tahun lalu untuk memeriksa apakah mereka telah dilatih dengan benar dan tahu bagaimana menyuarakan keprihatinan, sambil mengambil langkah-langkah baru untuk mencegah kerja paksa.

Pada akhir 2017, Apple menemukan Foxconn telah mempekerjakan siswa sekolah menengah yang bekerja lembur ilegal untuk merakit Iphone X. Apple mengirim spesialis ke fasilitas untuk memastikan standar yang tepat diikuti.

Menurut CLW, pekerja tidak tetap tidak menerima tunjangan karyawan penuh seperti cuti yang dibayar, asuransi sosial, perlindungan medis, hingga uang pensiun.

Meskipun upah dasar untuk pekerja tidak tetap lebih tinggi, CLW mengatakan bahwa mereka mereka dibayar oleh perusahaan pihak ketiga dalam jangka pendek dan tidak dipekerjakan secara langsung oleh Foxconn.

Pekerja tidak tetap dapat diangkat menjadi karyawan tetap secara resmi setelah bekerja selama tiga bulan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Klaster Sangon Kulonprogo Tambah 45 Kasus Baru, Total Menjadi 107

Klaster sangon di Kabupaten Kulonprogo terus mengalami penambahan kasus positif. Ada tambahan 45 kasus baru sehingga total jadi 107 kasus.

DK PBB Segera Bahas Palestina, Indonesia Pesan ke 3 Negara

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengirimkan pesan kepada menlu tiga negara terkait Palestina menjelang rapat Dewan Keamanan PBB.

Kapolda Jateng: Balik Ke Jakarta Wajib Bawa Hasil Swab dan Surat Izin

Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Ahmad Luthfi meminta masyarakat yang hendak balik ke Jakarta membawa hasil uji swab dari fasilitas kesehatan lokal.

Israel Runtuhkan Kantor Al Jazeera & AP di Gaza

Gedung kantor media internasional Al Jazeera asal Qatar dan Associated Press asal Amerika Serikat di Jalur Gaza runtuh dibom Israel.

28 Pemudik ke Jateng Positif Covid-19

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mengimbau masyarakat Jateng di perantauan untuk tidak mudik Lebaran 2021 demi mencegah Covid-19.

1,5 Juta Orang Bakal Balik ke Jabodetabek

Sebanyak 1,5 juta orang diperkirakan bakal berkendara memasuki wilayah Jabodetabek selama periode arus balik mudik Lebaran 2021.

Kapal Penangkap Ikan Indonesia Kecelakaan di Samudera Hindia

Kementerian Luar Negeri menginformasikan adanya kapal penangkap ikan bernama KM Bandar Nelayan 188 yang kecelakaan mengalami kebocoran di Samudera Hindia.

Ini Nama-Nama Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali

Sebanyak sembilan orang menjadi korban perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali, Sabtu (15/5/2021) siang WIB. Sementara 11 orang lainnya dinyatakan selamat.

Mau Bikin Video Klip Tema Alam? Cek Dulu Sekipan

Mau bikin video klip tema alam? Anda bisa cek ke Sekipan, Tawangmangu.

Pemboman Israel Hancurkan Gedung Pusat Media di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel pada Sabtu (15/5/2021) menghancurkan sebuah gedung tempat sejumlah media internasional seperti Aljazeera dan Associated Press berkantor.

Istri PB XII Tutup Usia, Saatnya Regenerasi Pengelolaan Keraton Solo?

Petugas Humas dari Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.H.P.A. Tedjowulan, K.P. Bambang Pradotonagoro, menilai sudah saatnya dilakukan persiapan regenerasi pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kita Harus Menjadi Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Ardian Nur Rizki, guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri Johor Bahru, Malaysia.