APLIKASI TERBARU : 2 Mahasiswa Indonesia Bikin Aplikasi Halal Berbasis Android
Aplikasi Halal (Okezone)

Aplikasi terbaru Halal berbasis Android dibikin mahasiswa asal Indonesia di Taiwan.

Solopos.com, JAKARTA — Dua orang mahasiswa Indonesia menciptakan program aplikasi terbaru berbasis Android untuk membantu menemukan produk dan pelayanan halal di Taiwan.

Sebagaimana diberitakan Kantor Berita Antara, Minggu (21/2/2016), dua mahasiswa Indonesia itu bernama Aris Kusumo Diantoro dan Faisal Fahmi menempuh program magister di National Chiao Tung University (NCTU) Taiwan. Mereka resmi meluncurkan aplikasi terbaru Halal hari ini.

"Saat ini pengetahuan mengenai kehalalan masih rendah. Muslim yang datang ke Taiwan tentunya akan merasa khawatir dengan makanan dan lingkungan di Taiwan," ujar Aris yang berasal dari Sleman, Yogyakarta.

Ia berharap aplikasi terbaru yang diberi nama Taiwan Halal itu mampu mengatasi masalah yang dialami umat Islam, baik pekerja, pelajar, dan wisatawan, yang menginginkan produk dan pelayanan halal di negeri berjuluk Formosa itu.

"Sebagai umat Islam, kami harus berusaha secara maksimal untuk mengikuti aturan halal atau haramnya satu produk atau layanan," ujar remaja yang juga aktif di Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan tersebut.

Aris menyadari banyak pekerja, pelajar dan wisatawan Muslim di Taiwan yang sering kali mengalami kesulitan untuk mendapatkan produk dan jasa sesuai syariat Islam.

"Melalui aplikasi terbaru Taiwan Halal, umat Islam di Taiwan nanti akan mendapatkan banyak informasi mengenai restoran atau rumah makan halal, hotel yang memberikan pelayanan halal, masjid, dan komunitas Muslim di Taiwan. Kami berharap program yang dapat diakses melalui telepon seluler dan komputer ini dapat memandu mereka," ujarnya didampingi Faisal Fahmi yang berasal dari Cilacap, Jawa Tengah.

Faisal yang bertindak sebagai programmer meminta masukan dari para pengguna agar aplikasi terbaru tersebut semakin mendekati kesempurnaan dalam memberikan pelayanan dan informasi mengenai kehalalan di Taiwan.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom