Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). (ugm.ac.id)

Solopos.com, JAKARTA – Aplikasi Planify bikinan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil memenangi ajang internasional di Thailand baru-baru ini. Planify adalah aplikasi yang membantu remaja menghadapi quarter life crisis.

Aplikasi ini berhasil meraih medali emas di Thailand Inventor’s Day 2020 pada 2-6 Februari di Bangkok. Ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition ini diikuti oleh 23 negara ini.

Tim mahasiswa UGM yang terdiri dari Dhiana Ayu Novitasari dan Fitri Ramadhinta dari FKKMK, Rizqy Anita Putri dari FISIPOL, Joko Triyanto dan Mokh. Rif’an Ardiansyah dari FMIPA mengajukan inovasi bernama Planify.

Pakai Aplikasi Axisnet Biar Internetan Asyik Terus

Aplikasi yang dirancang kelima mahasiswa ini ditujukan untuk membantu remaja dalam menghadapi quarter life crisis.

“Ide pengembangan aplikasi ini bermula dari keresahan kami melihat tidak sedikit remaja yang menghadapi situasi quarter life crisis. Dari situlah kami ingin membantu remaja yang rentan terhadap quarter life crisis,“jelas Dhiana, dilansir Okezone, Senin (10/02/2020).

Dhiana menyampaikan Planify memiliki empat fitur utama, yakni konsultasi, diskusi anggota, seminar dan rekomendasi buku, serta rencana hidup. Fitur konsultasi ini menghubungkan pengguna dengan konsultan ahli.

Melalui fitur ini pengguna dapat bebas memilih konsultan sesuai bidang yang diinginkan dan selanjutnya melakukan konsultasi lewat chat pribadi.

Aplikasi Sipapat Jadi Andalan Pati Mudahkan Pelayanan di Tingkat Desa

Berikutnya, fitur diskusi anggota menghubungkan pengguna dalam grup yang sesuai untuk diskusi bersama. Lalu, fitur seminar dan rekomendasi buku menyediakan informasi terkait seminar dan buku-buku penunjang. Terakhir, fitur desain rencana hidup menyediakan ruang untuk perencanaan target hidup di masa depan.

“Jadi, ada list to do yang akan dilakukan dan ada pengingat untuk itu,”jelasnya.

Planify saat ini masih berupa prototipe, namun ditargetkan bisa segera dirilis dalam waktu dekat. Dengan begitu dapat menjadi alternatif solusi dalam membantu remaja menghadapi quarter life crisis dengan pendampingan yang tepat.

Jual Beli Rumah Bersubsidi Pakai Aplikasi SiKasep dan SiKumbang

Quarter life crisis adalah masa dimana seseorang yang sudah memasuki usia 25 tahunan mempertanyakan tentang hidupnya dan merasa cemas tentang karier dan kehidupan di masa mendatang.

Biasanya quarter life crisis dipicu permasalahan finansial, relasi, karier, serta nilai-nilai yang diyakini.Persoalan yang dihadapi milenial ini menimpa seseorang karena adanya berbagai tekanan/ tuntutan dari orang-orang dan lingkungan sekitar.

Sumber: Okezone


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten