Petugas unit Damkar Klaten memadamkan sisa api yang menghanguskan tempat produksi tahu di Dukuh/Desa Drono, Ngawen, Kamis (3/10/2019) dini hari. (Istimewa)

Solopos.com, KLATEN -- Tempat produksi tahu di Dukuh/Desa Drono, Kecamatan Ngawen, Klaten, terbakar pada Kamis (3/10/2019) dini hari. Api diduga dari sisa bara di tungku untuk memasak tahu.

Informasi yang diperoleh Solopos.com, tempat produksi tahu itu milik Kasbullah, 74. Api kali pertama diketahui warga sekitar pukul 00.30 WIB.

Melihat api kian membesar, warga lantas melaporkan kejadian itu ke unit Damkar Satpol PP Klaten. Untuk memadamkan api, unit Damkar mengerahkan tiga unit mobil pemadam.

Baca juga: Kebakaran Klaten: Terbakar, Los Tembakau Rata dengan Tanah

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB. Tak ada korban jiwa dari kebakaran tersebut. Api juga tak sampai merembet ke rumah pemilik usaha yang berdampingan dengan tempat produksi tahu.

Namun, kebakaran menghanguskan tempat produksi berukuran 6 meter x 8 meter serta merobohkan atap. “Sebagian tungku berhasil diselamatkan dari kobaran api,” kata salah satu petugas unit Damkar Klaten, Irwan Santosa, kepada Solopos.com, Kamis (3/10/2019).

Api diduga berasal dari sisa kayu bakar yang digunakan untuk produksi tahu meski sebelumnya sudah dipadamkan oleh pemilik tempat produksi. Sisa bara api diduga mengenai tumpukan kayu yang bersebelahan dengan tungku penggorengan.

“Produksinya itu berakhir setiap sore dan api yang ada di tungku selalu dimatikan. Namun, kemungkinan masih ada sisa bara api yang belum dipadamkan sepenuhnya hingga mengenai tumpukan kayu,” jelas dia.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten