Api masih menyala dalam musibah kebakaran di rumah Siti Jaitun, 70, di Dukuh Mlanse RT 001, Desa Suwatu, Tanon, Sragen, Sabtu (17/8/2019).(Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Kebakaran menghanguskan rumah milik Siti Jaitun, 70, warga Dukuh Mlanse RT 001, Desa Suwatu, Kecamatan Tanon, Sragen, ludes dilalap api pada Sabtu (17/8/2019). Api diduga dipicu korsleting di rumah itu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen Heru Martono melalui petugas lapangan Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen Lilik Slamet menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu.

Dia menyampaikan kejadian https://soloraya.solopos.com/read/20190707/491/1003842/pikap-l300-milik-pengusaha-toko-bangunan-sragen-terbakar" title="Pikap L300 Milik Pengusaha Toko Bangunan Sragen Terbakar">kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan kondisi rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal ke sawah.

“Awalnya ada warga yang bernama Amin mengetahui adanya asap disertai kobaran api di rumah Siti. Amin langsung berteriak minta tolong kepada warga. Para warga berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Karena api sudah membesar dan sulit dipadamkan maka Amin menghubungi tim pemadam kebakaran. Saya datang ke lokasi bersama tim dan tiga unit mobil pemadam kebakaran,” ujar Lilik.

Camat Tanon, Suratman, menyampaikan penyebab https://soloraya.solopos.com/read/20190609/491/997429/insiden-kebakaran-di-sragen-lagi-kandang-ternak-di-dukuh-mangen-dilalap-api" title="Insiden Kebakaran di Sragen Lagi, Kandang Ternak di Dukuh Mangen Dilalap Api">kebakaran diperkirakan karena korlesting. Dia menyebut kerugian diperkirakan mencapai Rp65 juta.

Kerugian material itu meliputi rumah berukuran 7 meter x 11 meter berserta isinya, seperti televisi, kulkas, meja kursi, perkakas, dan surat berharga, plus uang tunai Rp1 juta.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten