APBN Defisit Rp169 Triliun Per Oktober, September Masih Surplus Rp60,9 Triliun

Anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN mencatatkan defisit Rp169,5 triliun per Oktober 2022 atau 0,91 persen terhadap PDB. Padahal, APBN masih tercatat surplus akhir kuartal III/2022 APBN.

 Ilustrasi Anggaran APBN (Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Anggaran APBN (Solopos)

Solopos.com, JAKARTA — Anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN mencatatkan defisit Rp169,5 triliun per Oktober 2022 atau 0,91 persen terhadap PDB. Padahal, APBN masih tercatat surplus pada akhir kuartal III/2022 APBN.

Menteri KeuanganSri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Oktober 2022 mulai memasuki kondisi defisit. Nilainya tercatat Rp169,5 triliun, berbalik dari posisi September yang masih surplus Rp60,9 triliun.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Total overall defisit sudah di Rp169,5 triliun. Dibandingkan dengan Perpres 98/2022, defisit total sebetulnya adalah Rp439,9 triliun, jadi defisit Rp169,5 triliun masih jauh lebih rendah dari [tolok ukur dalam] Perpres,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (24/11/2022).

Kondisi defisit APBN pada Oktober 2022 terjadi karena pendapatan negara mencapai Rp2.181,6 triliun dan belanja negara Rp2.351,1 triliun. Pendapatan negara tercatat tumbuh hingga 44,5 persen (year-on-year/YoY) dan belanja negara naik 14,2 persen (YoY).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa pada akhir tahun tetap akan terjadi defisit, sesuai target dalam Perpres 98/2021. Namun, dia meyakini realisasinya bisa lebih rendah dari outlook yakni 3,92 persen.

Baca Juga: Menteri ESDM: Sektor Keuangan Berhenti Danai Proyek Migas Baru

Keseimbangan primer pada Oktober 2022 tercatat masih surplus Rp146,4 triliun, turun dari posisi September 2022 yakni Rp339,4 triliun. Selain itu, keseimbangan primer pun tercatat berbalik membaik dari posisi Oktober 2021 yang masih negatif Rp266,9 triliun.

Sri Mulyani menyebut bahwa sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) per Oktober 2022 mencapai Rp270,4 triliun. Angkanya turun dari posisi September 2022 senilai Rp490,7 triliun.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul APBN Defisit Rp169 Triliun, Hentikan Rekor Surplus Sejak Awal 2022.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      PT Widodo Makmur Perkasa Tbk & Dompet Dhuafa Beri Bantuan Korban Gempa Cianjur

      PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP atau WMP) berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa, bergerak cepat mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi Cianjur.

      Telkom Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang Anugerah Media Humas 2022

      Anugerah Media Humas 2022 diikuti humas dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, perusahaan BUMN dan BUMD, hingga humas perguruan tinggi negeri.

      Nominal Limit Transfer BCA Berdasarkan Jenis Kartu

      Berikut adalah informasi terkait batas atau limit transfer dari BCA yang dibedakan berdasar jenis kartu.

      Disebut Layak Jadi Panglima TNI, Segini Harta Kekayaan Yudo Margono

      Sebagai bagian dari penyelenggara negara, harta kekayaan Yudo Margono wajib dilaporkan secara rutin ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

      Bangga! 2 Tahun Beruntun, BRI Raih Peringkat Tertinggi di Ajang ASRRAT 2022

      Skor BRI dalam ESG Risk Rating dari Sustainalytics tercatat mengalami perbaikan secara konsisten.

      Presiden: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,72 Persen di Tengah Resesi Global

      Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh 5,72 persen pada kuartal ketiga di tengah ancaman badai resesi yang dialami sejumlah negara di dunia.

      Hyundai Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur Senilai Rp2 Miliar

      T Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) dan PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bersama-sama memberikan donasi kepada para korban gempa di Cianjur.

      Liburan Lancar di Akhir Pekan, Simak Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini

      Simak jadwal perjalanan KRL Solo-Jogja pada hari ini, Sabtu (2y6/11/2022).

      BI Perkirakan Inflasi Mencapai 0,18 Persen pada November 2022

      Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada November 2022 mencapai 0,18 persen dibandingkan bulan sebelumnya atau month-to-month (mtm).

      Penggemar Vespa Merapat! Piaggio Mau Bawa Motor Listrik ke Indonesia

      Pemerintah Indonesia telah berbincang dengan produsen Vespa, Piaggio Group, untuk menghadirkan motor listrik ke Tanah Air.

      262 Unit Mobil Listrik Ioniq 5 Eks G20 Bali Siap Dilego, Berminat?

      PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) akan menjual mobil listrik Ioniq 5 bekas kendaraan operasional G20.

      Wow...! Target Penjualan Mobil pada 2023 Nyaris Tembus 1 Juta Unit

      Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan proyeksi penjualan pada 2023 akan meningkat sedikit dibandingkan target penjualan pada 2022.

      KA Blambangan Ekspres Jurusan Semarang-Banyuwangi Diluncurkan, Ada Promonya!

      PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) meluncurkan KA Blambangan Ekspres dengan rute Banyuwangi-Semarang pulang pergi (PP) menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023.

      JNE Bebaskan Biaya Pengiriman Bantuan Gempa Cianjur

      JNE juga bekerja sama dengan berbagai pihak atau lembaga yang akan menyalurkan bantuan ke korban gempa Cianjur.

      Kominfo Siapkan Aturan untuk Lindungi Reseller, Ini Poinnya

      Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berencana menyusun payung hukum untuk melindungi jasa jual kembali (reseller) di Tanah Air.

      Masifkan Literasi Keuangan, OJK akan Libatkan Kepala Desa Jadi Agen Literasi

      OJK Regional 3 Jawa Tengah (Jateng) dan DIY akan menjalankan program literasi dan inklusi keuangan dengan melibatkan kepala desa atau lurah sebagai agen di lapangan.