Apakah Boleh Menjual Bensin Eceran? Cek Aturannya

Meskipun harga yang dibanderol lebih mahal, namun penjual bensin eceran masih eksis hingga sekarang. Namun sebenarnya apakah boleh menjual bensin eceran?

 
Pengendara motor melintas di depan kios penjualan bensin eceran di Kabupaten Donggala,
Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu. Bolehkah sebenarnya menjual bensin eceran? (Antara/Mohamad Hamzah)

SOLOPOS.COM - Pengendara motor melintas di depan kios penjualan bensin eceran di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu. Bolehkah sebenarnya menjual bensin eceran? (Antara/Mohamad Hamzah)

Solopos.com, SOLO —  Meskipun harga yang dibanderol lebih mahal, namun penjual bensin eceran masih eksis hingga sekarang. Namun sebenarnya apakah boleh menjual bensin eceran?

Seperti yang diketahui bahwa PT Pertamina telah lama mengeluarkan aturan tentang pelarangan membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite menggunakan jerigen.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Pertamina pun menegaskan pelarangan untuk masyarakat yang membeli bensin di SPBU dengan tujuan untuk dijual kembali demi mencari keuntungan adalah suatu hal yang dilarang.

Melansir dari laman resmi Kominfo, Kamis (11/8/2022) pembelian BBM dalam jerigen sebenarnya diperbolehkan asal untuk kebutuhan pertanian, industri kecil dan kepentingan sosial dan untuk membelinya diperlukan rekomendasi dan izin dari dinas yang terkait.

Baca Juga: Demi Pertalite, Warga Pilih Antre Dibandingkan Beli BBM Eceran

Hal ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 15 tahun 2012 mengenai Harga Jual Eceran dan Konsumen Pengguna Jenis Bahan Bakar Tertentu.

Sales Eksekutif Pertamina Retail IV, wilayah Kalimantan Barat, Benny Hutagaol, menjelaskan masyarakat dilarang membeli BBM jenis apapun untuk dijual kembali karena bertentangan dengan UU No.22/2001.

Kebijakan ini dibuat mengingat sangat berbahaya bagi keselamatan penjual dan orang lain, apalagi  bila lokasinya di perkotaan, kecuali daerah tersebut jauh dari SPBU.

Berkaitan dengan hal tersebut, dalam hal pengawasan penjualan di SPBU, Pertamina menggunakan CCTV atau kamera tersembunyi guna mencegah terjadinya penyelewengan oleh oknum yang tak bertanggungjawab.

Namun demikian Pertamina memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin berjualan BBM secara resmi dengan mendirikan Pertashop sesuai dengan ketentuan dan kemampuan masing-masing.

Baca Juga: Berburu Pertalite di Solo hingga Malam Hari

PT Pertamina (Persero) membuka peluang kemitraan bagi Anda yang tertarik berbisnis Pertashop atau yang dikenal SPBU mini.

Membuka Pertashop bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin berwirausaha menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) resmi, namun modal yang Anda miliki masih terbatas untuk membangun Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) besar.

Itulah ulasan tentang tidak boleh tidaknya menjual BBM termasuk bensin eceran.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kantor Imigrasi Surakarta Gandeng UNS Solo Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat

      Dalam pelatihan singkat yang diadakan Imigrasi Surakarta dan UNS Solo ini, para peserta diajari huruf alfabet serta kata-kata sederhana dalam bahasa isyarat.

      Pasar Tradisional Tujuan Relokasi Sepi, Nasib PKL TSTJ Solo Belum Jelas

      Paguyuban Bakul Taman Jurug terus memperjuangkan nasib 183 pedagang kaki lima (PKL) Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo.

      Deretan Ide Bisnis dengan Modal Rp1 Juta Bagi Pemula, Bisa Dicoba Nih!

      Membuka usaha dengan modal relatif terbatas semisal Rp1 juta merupakan hal yang bisa diwujudkan asal tahu strateginya

      Harga Kedelai Kian Mahal, Perajin Tahu di Solo Belum Berani Naikkan Harga

      Perajin tahu di Kota Solo terus merasakan dampak kenaikan harga kedelai. Harga kedelai impor yang mereka pakai kini sudah Rp12.650/kg.

      Beredar Pesan Ada Pihak Tawarkan Konversi Gas 3 Kg ke 5 Kg, Ini Kata Pertamina

      Beredar pesan di WhatsApp mengenai permintaan untuk masyarakat agar berhati-hati kepada seseorang yang mengatasnamakan Pertamina menawarkan konversi gas 3 kg ke 5 kg. Ini respons Pertamina.

      11/12 Rooftop Bar, Tempat Menikmati Keindahan Semarang dari Ketinggian

      Buka pada pukul 17.00 WIB sampai 02.00 WIB, 11/12 Rooftop Bar Semarang menyajikan menu andalan dari Indonesia sampai western food.

      Tertarik Pijat Kretek, UTP Surakarta Buka Layanan Smart Massage

      Saat ini Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta membuka layanan pijat kretek untuk masyarakat.  

      UOB Indonesia Sebut 3 Risiko Ini Bisa Dorong Ekonomi Menuju Resesi

      UOB Indonesia memprediksi sejumlah risiko yang dapat mendorong ekonomi menuju resesi. Adapun risiko tersebut antara lain perlambatan ekonomi China, inflasi, dan respon kebijakan.

      Dibayangi Efek Ekspektasi Kenaikan Bunga The Fed, Rupiah Menguat Tipis

      Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (29/9/2022) pagi menguat seiring menurunnya data penjualan perumahan di Amerika Serikat (AS).

      UBS Turun, Antam Rebound! Cek Harga Emas Pegadaian, Kamis 29 September 2022

      Harga emas yang dijual di Pegadaian, Kamis (29/9/2022) hari ini kembali terpantau turun tipis untuk cetakan UBS, sedangkan emas Antam naik.

      Dinobatkan sebagai Tokoh Pembiayaan dan Pemberdayaan UMKM, Ini Pesan Dirut BRI

      Direktur Utama (Dirut) BRI Sunarso dinobatkan sebagai “Tokoh Pembiayaan dan Pemberdayaan UMKM” dalam ajang “Rakyat Merdeka Award untuk Indonesia Pulih dan Bangkit 2022”.

      39 Harga Komoditas di Pasar Nusukan Stabil, Harga Cabai di Pasar Legi Naik

      Puluhan harga komoditas pangan di Kota Solo terpantau stabil, hanya beberapa harga mengalami kenaikan dan penurunan harga.

      Rupiah Melemah, APPBI: Berkah bagi Pengelola Pusat Perbelanjaan

      APPBI menyebut melemahnya rupiah terhadap dolar AS membuat masyarakat memilih belanja di dalam negeri.

      Hadapi Situasi Global, Reasuradur Didorong Ikut Jaga Ketahanan Ekonomi Nasional

      Saat ini merupakan waktu yang tepat bagi para reasuradur untuk menjadikan situasi yang penuh ketidakpastian ini sebagai peluang untuk turut serta menjaga ketahanan ekonomi nasional.

      Dibayangi Pelemahan Rupiah, IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan

       Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih cenderung melemah pada perdagangan, Kamis (29/9/2022) di tengah kejatuhan bursa global.