Apa Kabar Rencana Gedung RSUD Sukoharjo di Bekas Terminal Kartasura?

Saat pemerintahan Bupati Wardoyo Wijaya, lahan bekas Terminal Kartasura diproyeksikan untuk gedung unit II RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.

 Lahan bekas Terminal Kartasura di Jl, Ahmad Yani, Kartasura, Sukoharjo, Selasa (7/1/2020). (Solopos/M. Aris Munandar)

SOLOPOS.COM - Lahan bekas Terminal Kartasura di Jl, Ahmad Yani, Kartasura, Sukoharjo, Selasa (7/1/2020). (Solopos/M. Aris Munandar)

Solopos.com, SUKOHARJO — Rencana pembangunan gedung unit II RSUD Ir Soekarno, Sukoharjo, di lahan bekas Terminal Kartasura, Jl Ahmad Yani, Kartasura, hingga kini belum juga ada kejelasan.

Karena itu masyarakat mendorong agar lahan bekas Terminal Kartasura di Jl Ahmad Yani, Kartasura, Sukoharjo, difungsikan sebagai ruang publik kreatif. Selain lokasinya strategis, banyak potensi ekonomi kreatif, seni dan budaya hingga sejarah yang bisa disatukan di lokasi tersebut.

Lahan bekas Terminal Kartasura mangkrak selama puluhan tahun. Kondisi jalan di dalam kawasan bekas terminal tak terawat dan banyak lubang. Saat era pemerintahan Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, lahan bekas Terminal Kartasura diproyeksikan untuk pembangunan gedung unit II RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.

Baca Juga: Sudah Ada PJU, Warga Karangasem Sukoharjo Tak Perlu Takut Keluar Malam

Lahan RSUD Ir Soekarno sudah penuh sehingga perlu diperluas agar masyarakat terlayani dengan baik. Namun, hingga sekarang, rencana pembangunan gedung RSUD Ir Soekarno di lahan bekas Terminal Kartasura belum juga terealisasi.

Masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Wargo Ageng Kartasura (Pawartos) akhirnya bergerak mengoptimalkan lahan bekas Terminal Kartasura. Mereka memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Kartasura.

“Mereka berjualan di sekitar lahan bekas Terminal Kartasura. Jumlah pelaku UMKM yang terlibat 55-60 pedagang,” kata Presidium Pawartos, Rutsahaya Sapujiati, saat berbincang dengan Solopos.com, Sabtu (25/9/2021).

Baca Juga: Sambil Nglarisi Bakul, Bupati Sukoharjo Sosialisasi Prokes

Lapak dagangan para pelaku UMKM berjejer di sekitar lahan eks Terminal Kartasura sehingga diharapkan mampu menghidupkan dan meramaikan lokasi lahan bekas Terminal Kartasura yang sepi.

Menghilangkan Kesan Negatif

“Kami ingin menghilangkan kesan negatif di lahan bekas Terminal Kartasura. Tak menutup kemungkinan, jumlah pelaku UMKM bertambah karena lokasinya sangat strategis, tak jauh dari Bundaran Kartasura,” ujarnya.

Rutsahaya menyebut telah berkomunikasi dengan perwakilan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta untuk membahas ruang diskusi kreatif yang melibatkan para mahasiswa di lahan tersebut. Para mahasiswa bisa saling bertukar ide dan gagasan dalam forum diskusi.

Baca Juga: Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Toko Swalayan Sukoharjo Belum Optimal, Ini Penyebabnya

Begitu pula para pegiat seni dan budaya di wilayah Kartasura. Mereka bisa mengeksplore talenta dan bakat dengan mengalihfungsikan sebagian lahan eks Terminal Kartasura sebagai ruang pertunjukan.

“Daripada digunakan untuk hal-hal negatif lebih baik mengalihfungsikan lahan bekas Terminal Kartasura sebagai ruang publik kreatif. Di Kartasura, ruang-ruang publik sangat minim karena keterbatasan lahan akibat kian menjamurnya permukiman penduduk.”

Baca Juga: Bermodal Seragam Loreng, Warga Klaten Curi Aki Motor di Banmati Sukoharjo

Camat Kartasura, Joko Miranto, menyatakan luas kawasan bekas Terminal Kartasura kurang lebih satu hektare. Joko belum bisa memastikan apakah rencana pembangunan gedung unit II RSUD Ir Soekarno benar-benar direalisasikan atau tidak.

Pemerintah kecamatan tak mempermasalahkan apabila masyarakat menggelar kegiatan di lokasi lahan bekas Terminal Kartasura.


Berita Terkait

Berita Terkini

Tangkarkan Benih Padi, Pria Asal Kajen Klaten Raup Omzet Rp1 M/Tahun

Dalam setahun, omzet yang diperoleh Suwono, 70, bisa mencapai Rp1 miliar dengan pendapatan bersih sekitar Rp500 juta.

Awas Nabrak Lur! Ada Tiang Listrik di Tengah Jalan Depan TSTJ Solo

Warga berharap tiang listrik di tengah jalan depan objek TSTJ, Jebres, Solo, bisa digeser ke tepi jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Wagub Jateng Dorong Adanya Wisata Halal di Tawangmangu, Ini Maksudnya

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, mendorong wisata halal di Tawangmangu untuk membidik wisatawan dari negara muslim.

Maling Kotak Infak di Masjid Ngawonggo Klaten Lolos dari Kejaran Warga

Sebelum menggondol kotak infak, maling berjenis kelamin pria itu sempat mondar-mandir di depan masjid.  

Breaking News! Api Melalap Hunian Warga di Klandungan Sragen

Sedikitnya tiga rumah warga Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal, Sragen dilalap api.

Jangan Coba Buru Satwa Liar di Area Ini, Bisa Kena Denda Rp10 Juta Lur

Pemerintah Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Sragen mengeluarkan peraturan desa untuk melindungi satwa liar di wilayah mereka.

Beredar Info Solar Langka, Kapolres Sukoharjo Langsung Patroli ke SPBU

Aparat Polres Sukoharjo melakukan patroli ke sejumlah SPBU menanggapi informasi yang beredar di masyarakat bahwa solar saat ini langka.

PPKM Turun Level, Penumpang KRL Solo-Jogja dan Prameks Terus Meningkat

Jumlah penumpang KRL Solo-Jogja mengalami kenaikan setelah ada pelonggaran aturan seiring turunnya status PPKM ke level 2.

Belasan UKM di Klaten Korban Order Fiktif Rp2 Juta Lapor ke Polisi

Aksi orang tak dikenal yang menipu para pedagang kecil dinilai sangat merugikan masyarakat dan pengelola panti asuhan putri di Tonggalan, Klaten Tengah.

Belasan UKM di Klaten Kena Order Fiktif, Antar Pesanan hingga Rp2 Juta

Belasan pelaku UKM itu telanjur mengirim pesanan ke Panti Asuhan Putri Aisyiyah di Tonggalan, Klaten Tengah, padahal pengelola panti tersebut sama sekali tidak memesan seblak atau bakso dari para pedagang kecil.

Libur Maulid Nabi, Tawangmangu Cenderung Sepi

Arus lalu lintas di Tawangmangu, Karanganyar, pada libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (20/10/2021) cenderung sepi.

Ingin Ormas Islam Bersatu, Bupati Karanganyar Adakan Pengajian Rutin

Bupati ingin menggelar pengajian rutin yang melibatkan ormas Islam di Karanganyar agar mereka bersatu membangun masyarakat.

Nunggak Pajak, Aset Perusahaan di Solo Senilai Rp560 Juta Disita 

Aset salah satu perusahaan di Solo senilai lebih dari Rp560 juta disita Kanwil Ditjen Pajak Jateng II lantaran menunggak pembayaran PPN tahun 2018.

Peringati HUT Taman Doa, Umat Katolik Sragen Nyalakan 1.000 Lilin

HUT ke-4 Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima di Ngrawoh, Gesi, Sragen, dirayakan umat Katolik dengan melakukan Misa dan menyalakan 1.000 lilin di sekitar Patung Bunda Maria.

Akomodasi Pekerja, DKK Sukoharjo Buka Vaksinasi Covid-19 Malam Hari

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo membuka vaksinasi Covid-19 malam hari untuk mengakomodasi para pekerja yang tak bisa meninggalkan pekerjaan siang hari.

Biar Ramai, Pedagang Bonsai Buka Lapak di Sentra Kuliner Sragen

Sentra Kuliner Veteran Brigjen Katamso Sragen tampil beda dengan deretan tanaman bonsai yang dipajang di halaman depan.