Apa Itu Perhiasan Emas Muda dan Tua, Berikut Penjelasannya

Perbedaan emas muda dan emas tua terkait kadar emas yang melekat di perhiasan.

 Ilustrasi aktivitas toko perhiasan emas (JIBI/Solopos/Reuters)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi aktivitas toko perhiasan emas (JIBI/Solopos/Reuters)

Solopos.com, SOLO–Seringkali saat akan membeli perhiasan di toko emas akan diberi pertanyaan untuk memilih emas muda atau emas tua.

Konsumen akan diberi dua pilihan akan emas yang akan dibeli. Ternyata usut punya usut, perbedaan emas muda dan emas tua hanya mengenai penamaan. Dan itu pun hanya terdengar di Indonesia.

PromosiSerang Koloni Monyet Denmark 1958, Monkeypox Berevolusi Infeksi Manusia

Dilansir Solopos.com dari Galeri24.co.id, Sabtu (14/5/2022), kadar emas tua itu merupakan istilah masyarakat untuk menyebut emas dengan kadar emas lebih dari 70%. Sementara emas muda di bawah kadar itu. Selain itu, kadar emas tua merujuk pada warna emas yang semakin kuning dan pekat.

Seperti diketahui, emas dihitung dengan satuan karat. Bila mendapati suatu emas memiliki kadar 24 karat, maka kandungan emasnya benar-benar 99,99% logam emas (Au).

Emas 18 karat, kadar yang umum pada banyak perhiasan, berarti mengandung 75% emas murni dan 25% campuran bahan lain untuk mengeraskannya—bisa jadi logam, tembaga, atau bahkan seng.

Baca Juga: Pakai Perhiasan Emas Bisa Picu Gangguan Kesehatan? Ini Penjelasannya

Dengan begitu, yang bisa disebut emas muda adalah emas dengan kadar logam emas murni (Au) di bawah 70% alias 17 karat ke bawah.

Lantas bagaimana cara mengecek perbedaan emas muda dan emas tua?

Langkah pertama mengecek bagian dalam perhiasan. Ada cetakan angka-angka tertentu seperti 700 dan 750 (yang berarti perhiasan mengandung emas 70% dan 75%), atau 550 dan 450 (alias 55% dan 45%).

Meski begitu, paling amannya bisa melihat di sertifikat yang disertakan ketika membeli perhiasan tersebut.

Di sana, akan tertera identitas, kadar, bentuk, dan informasi-informasi lain mengenai perhiasan tersebut. Sebuah keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika membeli perhiasan di tempat-tempat legal dan terpercaya.

Baca Juga: Cara Merawat Perhiasan Emas Agar Tak Cepat Kusam

Apakah Emas Tua Selalu Lebih Baik?

Semakin “tua” atau pekat kadar emas, warna kuningnya akan semakin pekat dan menyilaukan. Sayangnya, kecantikan ini tidak diimbangi dengan tingkat kepadatan.

Logam emas (Au) murni cenderung agak lunak, mudah leleh jika terkena panas berlebih dan bengkok karena tekanan. Karena itulah, para pengrajin perhiasan mencampurnya dengan logam lain seperti tembaga atau seng.

Semakin tinggi kadar emas pada suatu perhiasan, semakin cantik warnanya dan semakin mahal harganya. Ini karena emas masih menjadi salah satu ore alias bongkahan logam paling langka di dunia, di atas perak.

Kualitas perhiasan paling premium biasanya dibuat dari campuran 75% emas dan 25% perak, menghasilkan perhiasan dengan warna emas super mengilat dan sangat cantik ketika diterpa cahaya.

Baca Juga: Warga Wonogiri Buru Perhiasan Emas Jelang Lebaran, Alasannya?

Meskipun demikian, kaum milenial atau investor perhiasan yang lebih muda biasa tak berkeberatan dengan campuran-campuran yang lebih “murah”. Alasannya, yang seperti itu biasanya menghasilkan perhiasan emas dengan biasa warna tertentu.

Sebagai contoh, 75% emas, 20% tembaga, dan 5% seng akan menghasilkan warna pink gold, jenis emas yang sedikit berbias merah jambu meski tidak mengilat.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

+ PLUS Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

Koalisi organisasi perlindungan hewan Act for Farmed Animals bersama Open Wing Alliance menyelenggarakan protes massal menuntut McDonald’s Asia menghentikan penggunaan telur ayam dari kandang baterai.

Berita Terkini

Didukung Semen Gresik, Hampers Buatan UMKM Rembang Terjual Ribuan Paket

Rumah BUMN Rembang yang didukung Semen Gresik selama ini memberi kontribusi meningkatkan kapasitas UMKM sehingga produk yang dihasilkan bisa masuk standar pasar-pasar modern.

Mantap, PT Telkom (TLKM) Bagi Dividen Rp14,86 Triliun

SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza mengatakan dividen tersebut setara dengan 60% dari laba bersih 2021 senilai Rp24,76 triliun.

Masuki Musim Giling, Harga Gula Stabil, Tapi...

CEO PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau SugarCo Aris Tohar menyatakan harga gula saat ini terpantau mulai stabil setelah memasuki musim giling pada Mei 2022, meski harga masih di atas HET,

Modernisasi Jamu Iboe Hadirkan Jamu Lebih Kekinian

Meski dikenal sebagai budaya leluhur, jamu kini tetap eksis di kalangan masyarakat. Bahkan perusahaan jamu, seperti Jamu Iboe pun telah menerapkan modernisasi dalam penjualannya.

Hingga Akhir 2022, Kredit Perbankan Diproyeksi Tumbuh 7,5 Persen

Head of Industry and Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani mengatakan tren peningkatan pertumbuhan kredit perbankan masih akan berlanjut pada 2022.

Rupiah Ditutup Menguat Rp14.566, Mata Uang Lainnya Terkerek

kurs rupiah ditutup naik 46 poin atau 0,31% ke level Rp14.566 per dolar AS pada perdagangan akhir pekan, Jumat (27/5/2022)

Investasi TLKM di GOTO Sudah Untung Rp949 Miliar

Investasi TLKM di GOTO sudah menghasilkan untung Rp949 miliar, berikut ini penjelasannya.

India Batasi Ekspor Gula, Begini Nasib Gula Nasional

India masuk empat besar pemasok gula bagi Indonesia meski tidak sebanyak Thailand, Brasil, dan Australia. Keputusan India untuk membatasi ekspor gula tentu akan berdampak pada harga gula global dan nasional.

Cicilan Mobil dan Motor Leasing Berpotensi Naik, Ini Penyebabnya

Direktur Keuangan FIF Group Hugeng Gozali mengatakan, keputusan Bank Indonesia menaikkan GWM akan memperketat likuiditas perbankan.

Akhir 2022 MLFF Jalan Tol Diuji Coba, Begini Saran Mabes Polri

Mabes Polri meminta penerapan MLFF di jalan tol ditunda karena ketidakjelasan mekanisme tata cara pengenaan denda pada penerapan MLFF.

Pelanggaran di Jalan Tol, BPJT: Penyedia MLFF Bertanggung Jawab

Perangkat yang rencananya digunakan pada transaksi nirsentuh MLFF yakni, Electronic On-Board Unit atau dikenal dengan E-OBU, dan perangkat Electronic Route Ticket di mana pengguna dapat memilih titik masuk dan keluar sesuai rute perjalanan sekali pakai.

Jawab Kebutuhan, BRI Hadirkan Fitur Konversi Valas di Aplikasi BRImo

Fitur Konversi Valas BRImo telah mencatatkan transaksi sebesar Rp105 miliar.

IHSG Ditutup Tembus Level 7.000, Saham Sejumlah Bank Jadi Buruan Asing

Penaikan IHSG ditopang lonjakan saham-saham big cap dan aksi beli investor asing IHSG yang ditutup 2,07% atau 142,75 poin ke 7.026,25.

Juni 2022, Implementasi NIK Jadi NPWP Dimulai

Implementasi itu akan berlangsung bertahap sehingga NIK tidak seluruhnya berfungsi sebagai NPWP ketika kebijakannya berlaku.

Wow, PT Waskita Dapat Proyek di Sudan, Bayarnya Pakai Minyak Mentah

PT Waskita Karya akan membangun jalan sepanjang 1.000 km di Sudan Selatan dengan dibayar menggunakan minyak mentah ke Pertamina.

PT Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Program Bedah Rumah di Solo

PT Bank Mandiri Taspen kembali melanjutkan program bedah rumah untuk pensiunan di Solo, Rabu (25/5/2022).