Apa Itu Onggo-Inggi, Sosok yang Kerap Muncul di Jembatan Jurug Solo?

Apa sih itu Onggo-Inggi, sosok yang dikabarkan kerap muncul di Jembatan Jurug Lama Solo, Jawa Tengah?

 JEMBATAN LAMA JURUG

SOLOPOS.COM - JEMBATAN LAMA JURUG

Solopos.com, SOLO — Sosok tak kasat mata Onggo-Inggi disebut-sebut kerap muncul di Jembatan Jurug Lama, Solo, Jawa Tengah. Bagaimana wujud makhluk halus tersebut?

Makhluk halus satu ini sudah familier di tengah masyarakat Solo, terutama warga yang tinggal di bantaran Sungai Bengawan Solo.

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

Onggo-Inggi berbentuk kepala tanpa badan yang mempunyai rambut panjang. Di mana rambutnya tersebut kerap digunakan Onggo-Inggi untuk melilit mangsanya yang akan diambil jiwanya.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya dari unggahan pengelola akun Instagram @misterisolo, Onggo-Inggi yang kerap muncul di Jembatan Jurug Lama Solo ini juga digambarkan dengan kulit pucat dan terlihat melepuh dengan gigi taring seperti biji timun.

Baca Juga:  Kenapa Nama Sala Berubah Jadi Solo? Ternyata Ini Sejarahnya

Menurut akun Instagram @misterisolo, Minggu (20/9/2020), Onggo-Inggi merupakan sosok dayang yang tinggal di pusaran Bengawan Solo dan kerap meminta tumbal berupa anak perawan dan perjaka.

“Onggo-Inggi dianggap momok yang sering meneror anak perawan dan perjaka yang tinggal dari dalam arus sungai. Lantas apakah hal tersebut benar adanya? Beberapa cerita leluhur menyebutkan bahwa sosok Onggi-Inggi merupakan dayang yang tinggal di dalam pusaran kali Bengawan Solo,” kata dia.

Baca Juga:  Kata-kata Ucapan Hari Kebangkitan Nasional yang Diperingati 20 Mei

Meski begitu, banyak pula yang beranggapan sosok yang kerap muncul di Jembatan Jurug Lama Solo, Onggo-Inggi ini hanya rekayasa belaka. Hal tersebut sengaja dibuat agar anak-anak tidak bermain di bantaran kali.

“Menurut mereka, Onggo-Inggi hanyalah serangga kecil yang mampu berjalan diatas air,” urai dia.

Baca Juga: Siapa Saja Sih Artis Lulusan SMAN 7 Solo?

Diberitakan sebelumnya, dua makhluk halus, yakni Gundul Pringis dan Onggo-Inggi kerap muncul terutama di bagian Jembatan Jurug Lama, yang lokasinya berada di perbatasan Kota Solo dan Karanganyar.

“Sosok gundul pringis merupakan sosok yang sering menampakkan wujudnya kepada warga di sekitar jembatan ini. Konon, kemunculannya berupa batok kepala berambut yang berserakan di tepian sungai. Bahkan legenda Onggo-inggi juga banyak muncul di daerah ,” ungkap pengelola akun Instagram @misterisolo.

Baca Juga:  Tak Boleh di Jalanan, Kereta Kelinci Hanya Beroperasi di Objek Wisata

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      PHK Besar-Besaran Indosat dan Senjakala Layanan Telepon & SMS

      PHK Besar-Besaran Indosat dan Senjakala Layanan Telepon & SMS

      Disrupsi teknologi mengancam keberlangsungan operator telekomunikasi. Kini, semakin jarang orang yang memanfaatkan layanan telepon dan SMS akibat gempuran instant messenging seperti WhatsApp yang menawarkan layanan lebih praktis dan hemat tentunya.

      Berita Terkini

      Tercebur ke Sungai saat Mancing, 2 Bocah Wonogiri Tewas Tenggelam

      Dua bocah Wonogiri tewas tercebur ke sungai saat mancing ikan di liran Sungai Khayangan, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (24/9/2022) sore.

      Peti Mati Berbahan Rotan dari Sukoharjo Laris Manis di Belanda dan Inggris

      Peti mati berbahan rotan karya pengrajin Sukoharjo laris manis di pasar ekspor karena dianggap unik dan ramah lingkungan.

      CFD Colomadu Perlu Dimeriahkan Beragam Event Biar Awet Ramai

      CFD Colomadu akan digelar perdana pada Minggu (25/9/2022) besok pagi. Diharapkan masyarakat maupun komunitas dan instansi menggelar event-event agar CFD Colomadu bisa terus ramai.

      Jalin Kedekatan, Polres Sukoharjo Silaturahmi dengan Mahasiswa NTT

      Polres Sukoharjo menyambangi mahasiswa Papua dan NTT yang sedang menuntut ilmu di Kampus Akademi Pelayaran Nasional (APN) Kartasura.

      Duh! Rumah Singgah di Boyolali Mulai Overload

      Rumah singgah di Boyolali yang biasa menampung ODGJ atau orang telantar mulai penuh atau overload.

      Dewan Pendidikan Ingin Tetap Dipertahankan dalam RUU Sisdiknas

      Dewan Pendidikan menganggap keberadaan mereka memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan Indonesia.

      Jejak Pertapaan Girimanik, Petilasan Pangeran Sambernyawa di Wonogiri 

      Petilasan Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa berupa Pertapaan Girimanik, di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri.

      Partai Demokrat Sragen Gelar Raker, Sepakat Usung Mas Bro Jadi Cabup

      Raker Partai Demokrat Sragen menyepakati sejumlah hal. Selain mengusung Budiono Rahmadi alias Mas Bro sebagai Cabup Sragen, mereka juga sepakat mengusung Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti, sebagai caleg DPR RI.

      Laga Perdana Liga 3 di Kandang, Persebi Boyolali Optimistis Menang

      Persebi Boyolali optimistis memetik kemenangan saat tampil perdana di Liga 3 Jawa Tengah (Jateng) pada Minggu (25/9/2022).

      Duh! Tambah Terus, Sampah di TPA Mojorejo Sukoharjo Lebih dari 200 Ton/Hari

      Volume sampah yang masuk ke area tempat pemrosesan akhir (TPA) Sukoharjo mencapai 200 ton per hari.

      Pengelolaan di Tahap Rumah Tangga Jadi Kunci Sukoharjo Bebas Sampah

      Pemkab Sukoharjo merilis program peduli lingkungan bernama Sukoharjo bebas sampah.

      Boyolali Segera Layani SIM Khusus Tuli, Jadwal Tunggu Instruksi Pusat

      Satlantas Polres Boyolali bakal melayani pembuatan SIM bagi penyandang disabilitas khusus tuli atau teman tuli.

      Asale Desa Mulur Sukoharjo, antara Keraton Surakarta dan Pangeran Diponegoro

      Sejarah dan asale Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.

      Jangan Lupa Besok! Pentas Wayang Bersama Dalang Ki Anom Suroto di ISI Solo

      Selain lomba mewarnai dan menggambar serta bazar UMKM dan kuliner, HUT ke-25 Solopos juga akan dimeriahkan dengan pentas wayang kulit, Minggu (25/9/2022).

      Ini 5 Rekomendasi Kafe Instagramable di Sukoharjo, Cocok untuk Nongkrong

      Berikut lima rekomendasi kafe instagramable di Sukoharjo