Tutup Iklan
Antoine Griezmann (Albert Gea)

Solopos.com, BARCELONA — Ketika Lionel Messi dan Luis Suarez buntu, Antoine Griezmann tampil sebagai pahlawan Barcelona.

Messi dan Suarez memang sangat penting bagi Barca. Saking vitalnya peran kedua pemain, Barcelona baru tiga kali tampil tanpa Messi dan Suarez sekaligus di sebuah pertandingan sejak Oktober 2014. Tiga laga itu akhirnya berujung nestapa setelah Barca hanya meraih dua hasil imbang dan sekali kalah.

Bayang-bayang mimpi buruk tersebut kembali muncul saat Barcelona menjamu Real Betis di Camp Nou, Senin (26/8/2019) dini hari WIB. Messi yang digadang-gadang comeback dari cedera betis justru tak muncul di daftar pemain. Demikian halnya Suarez yang masih dalam pemulihan cedera.

Ernesto Valverde pun mengambil langkah berani dengan menurunkan winger pelapis Rafinha, striker belia Carles Perez, dan pendatang baru Antoine Griezmann, sebagai trisula. Sebagai satu-satunya pemain inti di lini depan, beban Griezmann cukup berat menyusul kritik yang dialamatkan padanya ketika Barca dibekuk Athletic Bilbao di pekan pertama.

Pemain berbanderol 120 juta euro itu juga dihantui rekor buruk saat bermain di Camp Nou. Selama memperkuat Real Sociedad (2009-2014) dan Atletico Madrid (2014-2019), Griezmann selalu gagal menjebol gawang Barcelona di Camp Nou dalam sembilan penampilan di Liga Primera. Camp Nou sudah ibarat tabu bagi pemain Timnas Prancis itu.

Namun kutukan Camp Nou ternyata luntur saat Griezmann bergabung dengan tim penghuni stadion. Tak tanggung-tanggung, sang striker langsung menyumbang dua gol yang andil dalam kemenangan 5-2 atas Betis. Tak cuma mencetak gol, Griezmann turut memberi assist pada Arturo Vidal untuk menutup pesta gol tim.

“Saya melihat ini adalah hari yang penting untuknya mengingat badai cedera yang menghantam. Dia bereaksi sempurna,” ujar Valverde seperti dilansir Marca, Senin (26/8/2019).

Marca bahkan menilai Griezmann mampu mengambil peran yang ditinggalkan Messi. Dia tak segan menjemput bola ke lini tengah hingga menciptakan ruang bagi pemain lain lewat pergerakannya. Akurasi umpannya juga jempolan, mencatat 54 umpan sukses dari 64 kesempatan.

“Tekad kami begitu besar setelah pertandingan melawan Bilbao dan pada akhirnya kami menunjukkan performa luar biasa. Ada banyak hal yang bisa diperbaiki tapi kami harus terus di jalan ini,” ujar striker 28 tahun itu.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten