Antisipasi Tawuran Pelajar, Disdik Semarang Adakan Hipnoterapi
Ilustrasi tawuran pelajar. (Bisnis.com-Antara)

Semarangpos.com, SEMARANG — Demi meredam tawuran antarpelajar, khususnya jenjang sekolah menengah pertama (SMP), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mengadakan program hipnoterapi. Program ini bertujuan mengubah perilaku negatif siswa sehingga mampu menunjukkan prestasi dalam pendidikan dan sekolah.

Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, mengatakan program hipnoterapi ini sebenarnya sudah digelar selama tiga tahun terakhir. Setiap sekolah diminta untuk mengirim 10 siswa untuk mengikuti program tersebut di Salib Putih, Salatiga, selama dua hari.

“Kami terus berupaya menanggulangi perilaku-perilaku arogan yang sering muncul pada siswa SMP. Mereka masih sering terlibat tawuran antarsekolah dan pergaulan bebas. Maka kami berinisiatif mengadakan program peningkatan karakter. Setiap tahun, ada 300 siswa yang menjalani program ini di Salib Putih Salatiga,” jelas Gunawan saat dijumpai wartawan di kantornya, Selasa (16/10/2018) pagi.

Dalam kegiatan hipnoterapi itu, para siswa akan diikutsertakan dalam berbagai kegiatan penguatan psikologi anak. Mereka juga diikutkan dalam program kerja sama dengan siswa sekolah lain agar tidak acuh dan memiliki rasa empati.

“Anak yang sikapnya acuh dan nakal nantinya bisa diubah. Mereka jadi lebih sensitif dan lebih giat bekerja sama,” imbuh Gunawan.

Gunawam menambahkan kenakalan yang dilakukan para pelajar SMP di Semarang memang sudah tergolong mengkhawatirkan. Selain tawuran yang kerap terjadi, para pelajar juga sering terpergok ikut balapan liar, seks bebas, dan penyalahgunaan obat terlarang.

“Mudah-mudahan dengan cara seperti ini, bisa mengurangi energi negatif pada diri pelajar, sehingga hal-hal buruk bisa dicegah,” terang Gunawan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom