Tutup Iklan -->
Antisipasi Penyebaran Corona, 4 Objek Wisata di Klaten Ditutup Sepekan
Bupati Klaten, Sri Mulyani (dua dari kiri) saat meninjau objek wisata Bukit Sidoguro, Bayat, Klaten, Jumat (7/2/2020). (Istimewa)

Solopos.com, KLATEN – Pemkab Klaten menutup empat objek wisata untuk mewaspadai penyebaran virus corona atau covid-19. Penutupan itu berlangsung selama sepekan sembari melihat perkembangan penyebaran virus tersebut.

Keempat objek wisata itu merupakan objek wisata yang dikelola oleh pemkab Klaten. Wisata-wisata itu adalah Objek Mata Air Cokro (OMAC), Bukit Sidoguro, Candi Plaosan, dan Candi Sojiwan. Penutupan berlaku mulai Senin (16/3/2020) hingga Minggu (22/3/2020).

Selain Solo, Ini Kota-Kota di Indonesia Semi Lockdown Akibat Corona

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Sri Nugroho, mengatakan penutupan keempat objek wisata itu berdasarkan hasil rapat yang digelar Minggu (15/3/2020) malam.

“Dengan pertimbangan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di tempat wisata,” kata Nugroho saat dihubungi Solopos.com, Senin.

Nugroho menjelaskan penutupan itu sekaligus untuk membersihkan objek wisata dari potensi penyebaran virus. Tak cuma itu, penutupan itu juga dijadaikan momen untuk menyiapkan sarana prasarana berupa tempat cuci tangan untuk pengunjung.

Ujian Ditunda, Siswa MTs di Sragen Akhirnya Diliburkan Terkait Corona

Dia mencontohkan seperti di Bukit Sidoguro yang disiapkan 12 lokasi cuci tangan dilengkapi sabun serta OMAC disediakan enam lokasi cuci tangan dilengkapi sabun. Terkait objek wisata lainnya yang dikelola pemerintah desa atau Badan Usaha Milik (BUM) desa, Nugroho mengimbau agar menyesuaikan. Penyesuaian yang dimaksud yakni menyediakan tempat cuci tangan dilengkapi sabun bagi para pengunjung.

Pemantauan

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan penutupan empat objek wisata yang dikelola pemkab itu dilakukan selama sepekan sembari melihat perkembangan penyebaran virus corona secara nasional.

“Apakah nanti Senin [23/3/2020] objek wisata akan dibuka atau masih ditutup akan kami rapatkan,” jelas Ronny yang juga Ketua Satgas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Klaten.

Jersey Baru Persis Solo Kok Polosan, Mana Sponsornya?

Terkait objek wisata lainnya, Ronny mengatakan sudah meminta kepada para camat untuk melakukan pemantauan termasuk persiapan sarana dan prasarana berupa tempat cuci tangan serta sabun di sejumlah lokasi objek wisata.

“Tempat wisata lain wajib menyediakan sarana prasarana cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Kami akan menggali informasi dari laporan camat-camat terkait kondisi objek wisata di wilayah mereka masing-masing,” urai dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho