Antisipasi Ledakan Kasus Covid-19, RSST Rekrut Sukarelawan
Salah satu gedung lama di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten yang terpisah dengan bangunan lainnya di kompleks rumah sakit tersebut digunakan untuk perawatan pasien terkonfirmasi Covid-19. Pengelola RSST menyiapkan laboratorium untuk pengujian Covid-19. Foto diambil Senin (21/12/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Rumah Sakit Umum Pusat dr Soeradji Tirtonegoro atau RSST Klaten membuka rekrutmen sukarelawan untuk ruang isolasi Covid-19. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadi potensi ledakan kasus Covid-19.

Rekrutmen sukarelawan itu dibuka mulai Jumat hingga Minggu (15-17/1/2021) dan hanya dibuka secara online. Sejumlah persyaratan diantaranya pendidikan minimal D3 keperawatan, berusia maksimal 40 tahun per Januari 2021. Tidak merokok, bagi wanita saat melamar tidak dalam keadaan hamil, tidak sedang kuliah dan terikat kontrak dengan institusi lain. Kemudian tidak pernah dihukum penjara atau kurungan, hingga bersedia ditempatkan di unit isolasi COvid-19 RSST Klaten.

“Kebutuhan perawat 20 orang,” Kata Kepala Instalasi Pemasaran dan Humas RSST Klaten, Sri Wardani, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (15/1/2021).

Petugas DPKPP Klaten Keliling Sawah Ajak Petani Pakai Masker

Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSST Klaten, Juli Purnomo, mengatakan kebutuhan sukarelawan sesuai formasi yang sudah diumumkan melalui media sosial. “Betul, rekrutmen ini kami lakukan untuk antisipasi terjadi ledakan kasus pasca libur panjang,” kata Juli.

Rekrutmen ini juga dilakukan menyusul ada penambahan ruang isolasi serta ICU guna penanganan kasus Covid-19. Saat ini, ada 100 tempat tidur untuk isolasi pasien terkonfirmasi Covid-19 dan 15 tempat tidur ICU Covid-19. Sementara, pegawai yang selama ini terlibat dalam penanganan kasus Covid-19 sebesar 35 persen dari total 988 pegawai termasuk para tenaga kesehatan.

Kerusakan Jalan Solo-Sragen Sudah Kondang Sejak Zaman Penjajah Belanda, Ini Buktinya!

Jumlah Ruang Isolasi

Meski sudah ada penambahan, jumlah ruang isolasi serta ICU Covid-19 belum bisa memenuhi instrukti Menteri Kesehatan. “Dari instruksi Pak Menkes kami diminta menyiapkan 40 persen dari tempat tidur kami sekitar 410 tempat tidur. Untuk saat ini isolasi ada 100 tempat tidur dan ICU ada 15 tempat tidur. Kami tetap harus menyiapkan,” kata Juli.

Juli menjelaskan dengan ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di RSST Klaten masih mencukupi. Pasalnya, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi sebanyak 44 orang.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom