Antasari Azhar Bantu Pengacara Setnov Melawan SBY

Antasari Azhar Bantu Pengacara Setnov Melawan SBY

SOLOPOS.COM - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggalkan gedung Ditreskrimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Antasari Azhar bergabung dalam tim advokat untuk membela Firman Wijaya, pengacara Setnov yang dipolisikan SBY.

Solopos.com, JAKARTA -- Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mamastikan akan membantu advokat Firman Wijaya untuk melawan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Firman dilaporkan SBY dengan sangkaan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Ketua Tim Penasihat Hukum Firman Wijaya, Boyamin Saiman, mengatakan ?bergabungnya Antasari Azhar ke dalam tim pembela Firman Wijaya akan menambah deretan penasihat hukum yang ada saat ini. Menurutnya, nama Antasari Azhar merupakan penasihat hukum ke-33 yang akan membantu Firman Wijaya melawan pelaporan SBY di Bareskrim Mabes Polri.

"Pak Antasari Azhar tadi sudah komunikasi dengan saya dan bersedia menjadi tim penasihat tim advokasi Firman Wijaya. Pengalaman dan keahlian mantan jaksa senior ini cukup kuat untuk menghadapi tuduhan SBY," tuturnya, Kamis (8/2/2018).

Dia optimistis Antasari Azhar mempu membedah unsur-unsur pencemaran nama baik yang diatur di dalam KUHP Pasal 310 dan 311. Pasalnya, kata Boyamin, selama ini Firman Wijaya tidak pernah menuduh SBY terlibat dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi e-KTP.

"Kami percaya apa yang disampaikan Firman Wijaya ini terukur dan tidak memenuhi unsur pencemaran nama naik dan adanya Antasari Azhar ini pasti bisa banyak membantu sehingga penyelidikan kepolisian dihentikan," katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.

Dishub Semarang Catat 8 Titik Kemacetan Jelang Lebaran

Larangan mudik tak menyebabkan Semarang bebas macet, bahkan Dishub Kota Semarang mendeteksi adanya delapan titik kemacetan di kota ini.