Annisa Bahar Ungkap Alasan Tak Mau Anggap Juwita sebagai Anak

Annisa Bahar Ungkap Alasan Tak Mau Anggap Juwita sebagai Anak

SOLOPOS.COM - Anisa Bahar (Instagram.com)

Annisa Bahar mengungkap alasan tak mau menganggap Juwita sebagai anak.

Solopos.com, JAKARTA – Perseteruan antara ibu dan anak yang terjadi pada Annisa Bahar dan Juwita semakin meruncing. Annisa belum mau memaafkan sang putri dengan alasan Juwita telah melecehkan harga dirinya.

"Dianya saja enggak pernah anggap aku sebagai ibu, ngapain juga aku anggap dia sebagai anak. Kita kayaknya sebagai ibu diinjak-injak banget. Lakukan yang terbaik buat dia, tapi dia seperti itu," ujar Annisa Bahar di kawasan Mampang, Jakarta Selatan (5/2/2018).

Seperti diketahui, konflik Annisa dan Juwita Bahar hingga kini belum menemui titik terang. Annisa bahkan secara tegas menolak permohonan maaf putrinya usai kembali terlibat percekcokan yang disebabkan karena uang. Baca juga: Annisa Bahar Tak Terima Juwita Minta Maaf Lewat Instagram

 

Perseteruan ibu dan anak itu sendiri berawal saat Juwita lebih memilih tinggal bersama kekasihnya, Deddy di Bandung, Jawa Barat. Sikap pedangdut 22 tahun jelas memancing amarah Annisa, mengingat dirinya tidak memberikan restu atas hubungan mereka.

Puncaknya, Annisa Bahar, memilih untuk tidak lagi menganggap Juwita sebagai anak usai insiden pasca-perayaan ulang tahunnya yang ke-41. Ia mengaku sama sekali tidak mendapat ucapan selamat dari putri hasil hubungannya dengan Memo Sanjaya itu. Baca juga: Lewat Instagram, Juwita Sampaikan Permintaan Maaf ke Anisa Bahar

Hal inilah yang lantas menjadi puncak kekecewaan Annisa Bahar. Meski Juwita sudah menyampaikan maaf, ia menilai sikap putrinya tidak menunjukkan etika seorang anak terhadap ibu lantaran tidak datang menemui secara langsung. Ya, Juwita hanya menuliskan kalimat permohonan maaf itu melalui Instagram.

"Mereka berdua merasa sudah hebat. Enggak perlu saudara. Nanti kalau Juwita mati kan yang ngubur Deddy," tandas pemilik Goyang Patah-Patah.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Kesan Penumpang Perahu Hias di Rawa Jombor Klaten: Seperti Naik Kapal Titanic

Naik perahu hias alias perahu tradisional di Rawa Jombor, Krakitan, Bayat, Klaten, dinilai memiliki sensasi tersendiri. Para pengunjung pun antusias.

Atta-Aurel Ikut Yoga Kamasutra, Ini Efeknya untuk Kesuburan Pasutri

Yoga kamasutra juga bisa mempererat hubungan suami istri.

Serangan Udara Israel Berlanjut di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel terus menggempur berbagai lokasi di Jalur Gaza, Palestina, pada Kamis (13/5/2021).

Mitos Kekinian

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Solopos Institute.

Harga Tiket Tidak Naik Saat Lebaran, Jumlah Penumpang Perahu Tradisional Rawa Jombor Membludak

Jumlah penumpang wisata perahu hias di Rawa Jombor Klaten mulai membludak saat memasuki Lebaran 2021, Kamis (13/5/2021) sore WIB.

KorbanTewas Akibat Serangan Israel di Gaza Meningkat Jadi 83

Korban tewas akibat serangan Israel secara total menjadi 83 orang.

Khutbah Salat Id di Wonogiri: Perkuat Jiwa Sosial dan Rasa Persaudaraan

Semua orang harus memperkuat jiwa sosial dan rasa persaudaraan  dalam situasi serba sulit akibat dampak wabah Covid-19 ini. Manusia harus sabar menghadapi ujian Tuhan ini. Demikian pesan khatib Salat Idulfitri di Masjid Agung At Taqwa Wonogiri, Subadi, Kamis (13/5/2021).

Petugas Kebersihan Bekerja Bergilir Saat Lebaran

Para petugas kebersihan terlebih dahulu menunaikan Salat Idulfitri di rumah. Seusai salat, mereka harus kembali bekerja secara bergilir.

Terungkap! Ini yang Dilakukan Wabup Wonogiri Saat Libur Lebaran

Wakil Bupati atau Wabup Wonogiri, Setyo Sukarno, memiliki sejumlah kegiatan untuk mengisi waktu luang selama libur Lebaran, Kamis (13/5/2021) ini.

Penjual Bunga Tabur di Sonolayu Boyolali Sepi Pembeli

para penjual bunga tabur ini berharap pandemi Covid-19 bisa segera berlalu.

Masyarakat Harus Tetap Taat Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond melalui Kasatlantas AKP Yuli Anggraeni meminta masyarakat selalu menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor dan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil.

Idulfitri, Narapidana Rutan Solo Sungkem Lewat Daring

Pandemi virus corona yang belum berakhir, membuat para WBP Rutan Solo tak bisa bertatap muka langsung dalam besukan keluarga dalam Hari Raya Idulfitri.