Ilustrasi kereta api (Kai.id)

Solopos.com, SOLO -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta memperpanjang operasional dua kereta api (KA) tambahan masa angkutan Lebaran hingga 24 Juni mendatang.

Dua KA tambahan tersebut adalah KA Argo Lawu Fakultatif dan KA Taksaka Lebaran. Pengoperasian KA tambahan ini diperpanjang menilik animo masyarakat yang masih tinggi untuk melakukan perjalanan setelah masa angkutan Lebaran berakhir.

Manajer Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan KA tambahan Lebaran sebenarnya dijadwalkan selesai beroperasi pada 16 Juni lalu berbarengan dengan rampungnya masa angkutan Lebaran.

“KA tambahan Lebaran memang ada yang diperpanjang karena melihat antusiasme masyarakat yang masih tinggi untuk menggunakan kereta api,” ujarnya kepada Solopos.com, Selasa (18/6/2019).

Eko menjelaskan KA tambahan tersebut, yakni KA Taksaka Lebaran relasi Jogja-Jakarta yang berangkat dari Stasiun Tugu Jogja pukul 22.15 WIB dan sampai di Stasiun Gambir Jakarta pukul 05.53 WIB. Tiket KA kelas eksekutif dijual dengan harga Rp400.000.

Sedangkan KA Argo Lawu Fakultatif berangkat dari Stasiun Solo Balapan pukul 09.00 WIB dan sampai di Stasiun Gambir pukul 17.50 WIB. Sementara tiket kereta tambahan ini dibanderol Rp500.000.

Tahun ini ada delapan KA tambahan yang dioperasikan pada Lebaran ini. Mereka yakni KA Taksaka Pagi Lebaran (Leb), Taksaka Malam Leb, Argo Dwipangga Fakultatif, Argo Lawu Fakultatif, Lodaya Leb (2 KA), Sancaka Leb, dan Mataram. Total 76.398 tempat duduk disediakan untuk KA tambahan ini.

PT KAI Daops VI Yogyakarta mencatat jumlah penumpang yang menggunakan kereta api pada masa angkutan Lebaran tahun ini mencapai 106% atau naik 6% dibanding Lebaran tahun lalu. Tahun ini ada 681.511 penumpang yang terangkut KA melalui Daops VI Yogyakarta pada masa angkutan Lebaran H-10 hingga H+10. Sementara tahun lalu ada 643.607 penumpang yang terangkut.

“Bahkan, pada hari-hari terakhir jelang penutupan masa angkutan Lebaran, animo masyarakat yang menggunakan KA masih terbilang tinggi. Kami mencatat pada H+9 [15 Juni] jumlah penumpang mencapai 99%, sementara H+10 [16 Juni] hingga 109%,” imbuhnya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten