Anies Baswedan: Belum Waktunya Deklarasi Capres

Anies menuturkan, saat ini masih berfokus pada tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta termasuk menyelesaikan sejumlah program kerjanya.

 Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil berjoget Any Song Challenge. (Liputan6.com)

SOLOPOS.COM - Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil berjoget Any Song Challenge. (Liputan6.com)

Solopos.com, MAKASSAR — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai belum waktunya mendeklarasikan diri sebagai calon presiden. Dirinya saat ini masih fokus mengurus Ibu Kota Jakarta di sisa masa jabatannya yang akan berakhir pada Oktober 2022 mendatang.

“Begini, saya jawab. Kalau belum masuk waktunya, jangan bunyikan suara azan,” tutur Anies menganalogikan menjawab pertanyaan soal capres saat Talkshow Kebangsaan Komunitas Mileanis Sulsel di RM Losari and Food Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (22/1/2022) malam.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Dirinya kembali mengibaratkan, bila mana suara azan lebih awal diperdengarkan dan belum masuk waktunya, orang akan mempertanyakan ada apa gerangan.

Baca Juga: Anies Baswedan Figur Teratas Capres dari Klaster Kepala Daerah

“Artinya, coba diperhatikan, kalau dengar adzan jam 10 pagi apa kita lakukan, semua pasti mengatakan apa ini? Betul kan. Ini belum masuk waktu azan, jadi jangan azan dulu, begitu kira-kira,” tuturnya seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, ia masih melihat perkembangan, diibaratkan sebelum suara azan dikumandangkan lebih baik dilaksanakan tahrim (tuntunan syarat shalat) lebih dulu.

“Jadi kalau tidak boleh azan, bolehnya apa? Kalau subuh, di sini ada suka tahrim. Kalau tahrim boleh, orang ambil wudhu, datang ke masjid bahwa nanti akan ada azan. Tapi sebelum masuk, jangan azan dulu, semua muadzin tahu prinsip itu,” ulas Anies.

Meski demikian, dukungan dari para komunitas Mileanis yang mendorong dan mendukung Anies Baswedan maju sebagai orang nomor satu di Indonesia pada Pemilihan Presiden 2024, tetap diberikan apresiasi untuk diakomodasi.

Baca Juga: Giring Kena DO dari Kampus Tempat Anies Baswedan Mengajar?

“Insya Allah, apapun yang dijalani kita jalankan, amanat bisa gonta ganti, tapi amanat apapun dijalankan sebaik-baiknya. Poinnya, kita kerja bersama, malam ini alhamdulillah kita kumpul bersama,” tutur mantan Rektor Universitas Paramadina ini.

Seusai talkshow tersebut, saat ditanya wartawan terkait capres, Anies kembali menuturkan, saat ini masih berfokus pada tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta termasuk menyelesaikan sejumlah program kerjanya.

“Saya saat ini masih terus bertugas di Jakarta dan akan terus fokus menyelesaikan semua program yang menjadi rencana kerja untuk dituntaskan di Jakarta,” tuturnya.

Baca Juga: Unggah Foto Nidji di JIS, Anies Baswedan Disebut Sindir Giring

“Karena periode tugas saya sampai Oktober (tahun 2022). Jadi sampai Oktober saya akan terus fokus di Jakarta,” tambah Anies.

Ketua Jaringan Nasional Mileanis Muhammad Ramli Rahim pada kesempatan itu mengapresiasi kedatangan Anies Baswedan tersebut meski di sela-sela waktunya yang datang menghadiri dan menjadi saksi pernikahan anak Nurdin Halid.

“Kami memberikan apresiasi atas kehadiran Pak Anies, memang sejak lama kita nantikan kedatangan beliau ke Makassar, walaupun kegiatan ini sifatnya mendadak tapi tetap dihadiri memberikan masukan kepada tim relawan,” ujar Ramli.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Tiap Tahun Penduduk Indonesia Buang Porsi Makan 125 Juta Orang

+ PLUS Tiap Tahun Penduduk Indonesia Buang Porsi Makan 125 Juta Orang

Data Program Lingkungan PBB (UNEP) menyebut Indonesia menjadi negara yang paling banyak menghasilkan sampah makanan di Asia Tenggara yang setara dengan porsi makan 61 juta hingga 125 juta orang atau 29-47% populasi.

Berita Terkini

Jokowi Naik KA yang Biasa Dipakai Pemimpin Dunia ke Ukraina

Jokowi ke Ukraina menggunakan kereta api luar biasa yang dipersiapkan Pemerintah Ukraina.

Tempuh 11 Jam dari Polandia, Jokowi Tiba di Kyiv Ukraina

Setelah menempuh perjalanan selama 11 jam dari Polandia, Jokowi tiba di Kyiv Ukraina untuk melanjutkan agenda bertemu Presiden Ukraina Zelensky

Tiap Tahun Penduduk Indonesia Buang Porsi Makan 125 Juta Orang

Data Program Lingkungan PBB (UNEP) menyebut Indonesia menjadi negara yang paling banyak menghasilkan sampah makanan di Asia Tenggara yang setara dengan porsi makan 61 juta hingga 125 juta orang atau 29-47% populasi.

Pemerintah Buka Lowongan 1 Juta CPNS dan PPPK Tahun Ini

Penerimaan ASN pada tahun ini akan berfokus pada jabatan fungsional PPPK guru dan tenaga kesehatan yang tengah berada dalam proses validasi.

Investasi Yusuf Mansur: Berharap Berkah Berbuah Musibah?

Sebagian investasi Yusuf Mansur itu kini digugat ke pengadilan dan dilaporkan secara pidana ke kepolisian.

Perjalanan Berisiko Jokowi dan Para Pemimpin Dunia Demi Misi Damai

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi kepala negara Asia pertama yang berkunjung ke Ukraina di tengah invasi Rusia. Sebelum Jokowi, sejumlah pemimpin negara lain di Eropa juga mempertaruhkan keselamatan mereka dengan berkunjung ke Ukraina.

Mungkinkah Duet Anies-Ganjar di Pilpres 2024, Begini Analisisnya

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mewacanakan duet Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 menjadi pemersatu bangsa

Singkong Makanan Utama Petapa Zaman Majapahit

Singkong ternyata menjadi makanan utama para petapa pada zaman Majapahit karena menyehatkan dan mendukung laku hidup sederhana. Mengemuka dugaan singkong telah menjadi bagian tradisi petapa jauh sebelum masa Majapahit

IHSG Dibuka Melemah 6.973,12, Sejumlah Saham Ambrol

Pembukaan perdagangan saham hari ini, Rabu (29/6/2022), IHSG dibuka melemah

1,7 Juta Bayi Belum Imunisasi, Black Campaign Picu Kesenjangan Imunitas

Pada periode 2019-2021, Kementerian Kesehatan mencatat 1,7 juta bayi belum memperoleh imunisasi dasar. Black campaign antiimunisasi yang disampaikan terang-terangan melalui seminar maupun talkshow melahirkan kesenjangan imunitas di kalangan anak-anak.

Apresiasi Prestasi Mahasiswa, UMS Gelar Student Achievement Award 2022

Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Student Achievement Award (SAA) 2022.

10 Berita Terpopuler: 11 Daerah Wajib MyPertamina & Piala Presiden 2022

Ulasan tentang 11 daerah yang wajib menerapkan MyPertamina untuk membeli Pertalite-Solar dan Piala Presiden 2022 menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Rabu (29/6/2022).

Wapres: Pernikahan Beda Agama Dilarang

Wapres Ma'ruf Amin menyatakan sesuai fatwa MUI pernikahan beda agama haram dilakukan.

Duh, 1,7 Juta Bayi di Indonesia Belum Peroleh Imunisasi Dasar

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan kondisi tersebut berdampak pada peningkatan jumlah kasus penyakit yang seharusnya bisa dicegah lewat imunisasi atau PD3I.

Butuh Kerja Sama Antarnegara Mencegah Krisis Pangan Global

Presiden Joko Widodo menyerukan negara G7 dan G20 bersama-sama mengatasi krisis pangan yang saat ini mengancam rakyat di negara-negara berkembang agar tidak jatuh ke jurang kelaparan dan kemiskinan ekstrem.