Angus Chiang Desainer Taiwan Luncurkan 11 Koleksi Seragam Sekolah Netral Gender
Project Uni-Form dari desainer Angus Chiang. (Instagram/Project_uni_form)

Solopos.com, TAIPEI — Desainer Taiwan Angus Chiang telah merilis 11 koleksi seragam sekolah netral gender, termasuk mantel olahraga Stroodie dan shirtskirt. Model seragam netral gender ini diluncurkan dengan harapan dapat mengekspresikan diri dengan bebas.

Dilansir South China Morning Post, Jumat (23/10/2020), Taiwan memiliki reputasi di Asia timur sebagai pemimpin hak kaum LGBT. Tahun lalu, negara ini menjadi tempat pertama di Asia yang melegalkan pernikahan sesama jenis dan parade LGBT Pride, yang diadakan setiap tahun di Taipei.

Dengar Kabar Naruto Mati, Wanita Ini Nangis

Masalah Besar

Hal ini mungkin tidak terdengar seperti masalah besar, tetapi mengingat sikap konservatif yang masih banyak di bagian Asia. Hal ini menjadi suatu keputusan yang progresif. Di Malaysia pernikahan sesama jenis dianggap ilegal. Di Singapura hubungan sesama jenis mendapat hukuman dua tahun berdasarkan undang-undang yang ditetapkan. Sementara di Hongkong, pernikahan sesama jenis tidak diakui oleh negara.

Sebuah sekolah di Taiwan memainkan perannya dengan memberikan pelajaran tentang keragaman dan inklusi. Tahun lalu, SMA Banqiao Kota Taipei Baru memberikan persetujuan kepada siswa laki-laki untuk mengenakan rok ke sekolah. Hal ini dalam upaya mempromosikan kesetaraan gender.

“Ini untuk mendorong kemandirian siswa dalam memilih seragam dengan tetap menghormati hak-haknya,” kata sekolah saat itu.

Maka tidak heran jika desainer pakaian Taiwan, Angus Chiang telah merilis koleksi seragam sekolah yang netral gender di acara fashion Taipei. Perilisan seragam sekolah netral gender ini disebut sebagai Project Uni-Form. 11 buah koleksi merupakan kolaborasi antara Chiang, Agensi Media Ogilvy Taipei dan Grup Media Condé Nast Taiwan.

Prancis Dilanda Islamofobia, 2 Wanita Muslim Ditikam di Menara Eiffel

Netral Gender

Seorang juru bicara Ogilby memberikan keterangan bahwa seragam sekolah tersebut telah membagikan minat di antara sekolah -sekolah di Taiwan. Lini pakaian sekolah netral gender ini dapat dikenakan anak laki-laki, perempuan, dan semua orang.

Bahkan mereka sudah memiliki hubungan dengan 70 sekolah di seluruh Taiwan, untuk desain lebih lanjut dari seragam sekolah netral gender tersebut. “kami berharap mendapatkan lebih banyak sehingga kami dapat menjangkau lebih jauh ke dalam kampus,” kaat juru bicara itu.

Matt Kuo, seorang siswa berusia 16 tahun, mengatakan teman-temannya menyukai penampilannya ketika dia memposting pilihannya di Instagram pribadinya. Mat yang merupakan siswa dari Xue Xue Institute di Kota Taipei itu berbagi bahwa rok kemeja adalah otutfit favoritnya.

“Keren dan nyaman, kebanyakan koleksinya sangat serbaguna,” katanya.

Selain itu Mia Hsu siswi kelas 11 di Sekolah Tinggi Perdagangan Shilin Kota Taipei, juga berbagi pendapatnya. Menurutnya penting untuk orang -orang dari segala usia dapat mengekspresikan diri mereka sendiri. Seragam netral gender ini memungkinkan siswa bisa melakukan hal itu.

Siswa 16 tahun ini juga menjadi model saat peluncuran fasion tersebut. Pakaian blazer sekolah serut yang disebut Schoozer menjadi outfit kesukaannya.

11 koleksi seragam sekolah netral gender ini terbuat dari potongan longgar berwarna putih cerah, oranye dan biru. Beberapa juga dilengkapi dengan garis-garis tebal dan pola geometris. Termasuk mantel olahraga Stroodie, dan baju renang satu potong yang disebut Swsu1t.

Giant Kung dari Ogilvy Taiwan berharap dengan adanya Project Uni Form tersebut, semua masyarakat dapat dengan percaya diri dan bangga, untuk mengekspresikan diri mereka yang sebenarnya dengan nyaman.

Viral Oknum Satpol PP Batam Palak Pengemis, Terancam 5 Tahun Penjara

Postingan Instagram Desain Angus Chiang



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom