Kategori: Klaten

Angkut Mesin Pabrik 20 Ton, Truk Longbed Nyangkut di Rel KA Wonosari Klaten


Solopos.com/Newswire

Solopos.com, KLATEN – Truk longbed bermuatan mesin pabrik seberat 20 ton nyangkut di rel KA kawasan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (10/11/2020). Peristiwa tersebut membuat arus lalu lintas di Jalan Pakis-Daleman, Desa Sekaran, Kecamatan Wonosari macet.

Kemacetan terjadi akibat truk longbed bernomor polisi B 9026 POK pengangkut mesin pengering pabrik seberat 20 ton tersangkut di rel.

"Saya mau melintas tapi bodi truk nyangkut rel. Jadi tidak pecah ban," ungkap sopir truk Agustian (38), warga Kosambi, Karawang, Jawa Barat di lokasi, Selasa (10/11/2020) pagi, seperti dilansir Detik.com.

Kisah Mbah Tumiyem Pemilik Warung Bothok Mercon Legend di Sragen

Agus menuturkan awalnya dia dan satu truk lain melintas di lokasi pada Senin (9/11/2020) malam pukul 22.00 WIB. Sayangnya, truk trailer dengan delapan roda yang dikemudikannya itu tersangkut di besi rel.

"Tersangkut. Ban mau saya pindah tapi tidak sabar akhirnya mundur dan miring karena menepi," sambungnya.

Truk yang dikemudikan Agus membawa mesin oven pengering. Muatan tersebut hendak dikirim ke Wonogiri.

"Bawa mesin oven pengering pabrik yang beratnya sekitar 20 ton. Saya bawa dari Tanjung Priok sudah enam hari yang lalu," kata Agustian.

Muncul Klaster Disarpus Karanganyar, 8 Pegawai Positif Covid-19

Nahas, truk longbed itu malah nyangkut di rel kereta api di Wonosari. Sementara itu, petugas penjaga perlintasan KA, Jayanto, mengaku tidak tahu persis kronologi kejadian tersebut.

"Saya tidak tahu, yang tahu yang piket malam. Tapi untuk pengamanan sudah ada personel polsuska yang mengatur lalu lintas," jelas Jayanto.

Kronologi

Sementara seorang warga setempat, Binu, 55, mengatakan, truk longbed itu awalnya melaju dari barat sekitar pukul 22.00 WIB bersama dua truk lain yang lebih kecil. Dua truk kecil itu lolos, namun truk longbed itu tersangkut di rel.

"Jadi besi bodi truk itu nyangkut rel. Kepala truk di timur rel dan setengah badan truk di barat rel,'' kata Binu.

Kabar Duka: Eks Bupati Semarang Siti Ambar Meninggal, Kena Covid-19?

Mengetahui hal tersebut, sopir truk lain yang melintas mencoba membantu. Mereka mengganjal bodi truk yang nyangkut di rel itu dengan balok kayu.

Namun, truk tersebut tidak berhasil melintasi rel karena berat. Akhirnya, truk mencoba mundur agar tidak terhantam kereta api. Tapi malah bodinya miring sehingga berhenti di barat lintasan, namun sudah tak lagi di atas rel lintasan sehingga tak mengganggu lalu lintas kereta.

"Truk mundur ke barat tapi karena delapan rodanya di bagian belakang semua dan tengah tidak ada rodanya jadinya miring. Belum bida dievakuasi,'' pungkas Binu.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sana sempat macet pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Antrean kendaraan mengular dari Klaten maupun arah Solo Baru.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita