Angka Kematian Akibat Corona Cukup Tinggi, Ketua Satgas Covid-19: Soloraya Butuh Perhatian Khusus

Letjen Ganip Warsito mengatakan Jawa Tengah, Soloraya, serta Jogja butuh perhatian khusus menyusul angka kematian akibat Covid-19 masih cukup tinggi.

 Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito, mengecek tempat isolasi terpusat di GOR Gelarsena Klaten, Rabu (28/7/2021). (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito, mengecek tempat isolasi terpusat di GOR Gelarsena Klaten, Rabu (28/7/2021). (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Ganip Warsito, mengunjungi sejumlah tempat penanganan Covid-19 di Klaten, Rabu (28/7/2021). Dalam kunjungan tersebut, Ganip mengecek GOR Gelarsena yang menjadi salah satu tempat isolasi terpusat tingkat kabupaten.

Ganip yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu sebelumnya mengecek posko PPKM di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten. Dia mengatakan Jawa Tengah, Soloraya, serta Jogja butuh perhatian khusus menyusul angka kematian akibat Covid-19 masih cukup tinggi.

“Kasus Covid-19 nasional yang melonjak secara eksponensial pada Mei perlahan mulai bisa dikendalikan laju penularannya. Walaupun kami masih mencatat untuk Soloraya dan Jogja menunjukkan angka tingkat kematian cukup tinggi. Ini semua menjadi evaluasi kami apa yang harus dikerjakan,” kata Ganip di sela kunjungannya di GOR Gelarsena.

Baca juga: Anggaran Penanganan Covid-19 Klaten Ditambah Jadi Rp25 Miliar, untuk Apa Saja?

Ganip mengatakan angka kematian di Jawa Tengah (Jateng) yang cukup tinggi perlu diurai. Setelah dievaluasi banyak faktor yang menyebabkan angka kematian akibat Covid-19.

“Mungkin penanganan di hulu dan hilir harus benar. Masyarakat Jateng ini tingkat harapan hidup sudah tinggi.Yang meninggal dunia itu sudah banyak sepuh. Perlu treatment khusus. Selain itu ada komorbid. Kemudian capacity response rumah sakit. Ini yang saya katakan, sudah tambah ICU dan HCU untuk menangani hal-hal yang menjadi perhatian,” kata dia.

Ganip mengatakan pola penanganan di tingkat hulu dan hilir harus kolaboratif. Ganip menguraikan posko PPKM di tingkat desa/kelurahan menjadi garda terdepan yang melaksanakan empat fungsi yakni pencegahan, pembinaan, penanganan, dan dukungan.

“Saya melihat di salah satu desa empat fungsi sudah dilaksanakan dan dikerjakan oleh unsur posko dengan sangat baik. Karena di desa itu puncak tertinggi ada 200 kasus. Kemudian dilakukan penanganan sampai saat ini menurun menjadi sekitar 16 kasus. Ini menunjukkan kinerja sudah bagus,” ungkap dia.

Baca juga: 6 Tabung Oksigen Tersedia di Sidowayah Klaten untuk Bantu Pasien Covid-19

Pada Senin (26/7/2021), Satgas Penanganan Covid-19 Klaten mengumumkan ada 76 pasien Covid-19 meninggal dunia. Sementara, pada Selasa (27/7/2021), satgas mengumumkan ada 42 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Angka kumulatif kasus Covid-19 di Klaten per Selasa yakni 28.016 orang dengan jumlah pasien sembuh 22.256 orang, meninggal dunia 1.966 orang, dan masih menjalani isolasi/dirawat di rumah sakit 3.794 orang.

Penanganan Tingkat Hulu

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan penanganan di tingkat hulu sudah dilakukan. Salah satunya dengan membuat tempat isolasi terpusat yang tersebar ke berbagai lokasi.

Dari data yang dihimpun, jumlah total kapasitas tempat tidur di tempat isolasi terpusat sebanyak 914 tempat tidur dan kini terisi sekitar 400 pasien. Pasien tanpa gejala atau bergejala ringan ditempatkan ke tempat isolasi terpusat dimaksudkan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan memisahkan antara orang yang terkonfirmasi dengan yang tidak.

Baca juga: PPKM Level 4 di Klaten: Alun-alun Boleh untuk Jualan, Penyekatan Jalan Protokol Masih Diberlakukan

Soal fasilitas yang disiapkan di tempat isolasi terpusat GOR, Cahyono menuturkan ada makan yang disediakan tiga kali dalam sehari. Di sela-sela itu, ada extra fooding.

“Kemudian kami agendakan obat-obatan dan mutlvitamin. Kami agendakan ada kegiatan senam bersama kemudian siraman rohani dan konsultasi masalah keimanan. Oksigen juga kami siapkan,” jelas dia.

Soal penanganan di rumah sakit, Cahyono menuturkan kapasitas tempat tidur rumah sakit terus ditambah. Disinggung tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit, Cahyono menjelaskan sudah mulai terurai meski dia mengakui tingkat keterisian masih sekitar 90 persen.

“BOR masih cukup tinggi. Namun, pantauan kami retensi sudah berkurang. Sudah tidak ada lagi antrean-antrean di IGD. Sudah berkurang banyak,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Jos! Vaksinasi Covid-19 di Desa Sidomulyo Boyolali Capai 75%

Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali, antusias dalam mengikuti vaksinasi Covid-19. Hal itu terbukti dengan capaian vaksinasi yang menembus angka 75%.

Kebakaran Pasar Janglot Sragen: 50 Kios Kobong, Rp4,1 Miliar Melayang

Nilai kerugian akibat kebakaran di Pasar Janglot Sragen, Jawa Tengah, Minggu (26/9/2021) diperkirakan mencapai Rp4,1 miliar.

Saingan Ketat CPNS Solo: SKD Tinggi, Diambil 3 Orang Per Formasi

Tes CPNS untuk pegawai Pemkot Solo kali ini memiliki daya saing yang sangat tinggi karena rata-rata peserta meraih nilai tinggi di atas passing grade.

Vaksinasi Covid-19 di Klaten Ditarget 70 Persen hingga Akhir Tahun

Pemkab Klaten mematok capaian vaksinasi Covid-19 di daerah setempat mampu menembus angka minimal 70 persen hingga akhir tahun 2021.

Pasar Janglot Tangen Sragen Terbakar, Puluhan Los Ludes

Kebakaran hebat terjadi di Pasar Janglot, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen, pada Sabtu (25/9/2021) pukul 23.20 WIB.

Asale Sendang Bendo Jadi Asal Mula Desa Bendo di Boyolali

Sendang Bendo bahkan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Sementara disebut Sendang Bendo, karena di sekitar sendang itu berdiri pohon bendo yang umurnya sudah tua.

Gibran: Random Testing di Solo Lanjut, Klaster PTM Harus Diselidiki

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan random testing swab antigen di sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas bakal terus dilakukan.

Terjaring Razia, 29 Motor Knalpot Brong Dibawa ke Satlantas Karanganyar

Sebanyak 29 kendaraan berknalpot brong ditertibkan oleh Satlantas Polres Karanganyar saat Operasi Patuh Candi 2021

Buat Penyuka Pedas, Berani Coba Botok Mercon Mbah Wiro?

WM Bothok Mercon Mbah Wiro di timur Jembatan Gawan perbatasan Tanon-Sidoharjo, Sragen, cukup populer di kalangan pecinta kuliner pedas.

Bimsalabim! Lahan Tidur Di Jangglengan Sukoharjo Disulap Jadi Produktif

Pemerintah Desa Jangglengan, Kecamatan Nguter mengoptimalkan lahan tidur di sekitar rawa-rawa untuk ditanami holtikultura.

Vaksinasi Tuntas Desa di Karanganyar, 1.000 Warga Jadi Sasaran Di Tuban

Desa Tuban, Gondangrejo menjadi salah satu desa yang mengawali vaksinasi tuntas desa kerjasama Pemkab Karanganyar dan TNI AD.

Masuk Musim Hujan, Dropping Air Bersih di Klaten Kok Jalan Terus?

Penyaluran bantuan air bersih dari BPBD Klaten saat ini masih terus bergulir meski wilayah Kabupaten Bersinar mulai memasuki musim hujan.

Belum Ada Desa Ramah Anak di Karanganyar, Jatipuro Bakal Jadi yang Pertama

Belum ada desa ramah anak dan perempuan di Karanganyar. Namun, Desa Jatipurwo di Kecamatan Jatipuro berencana mendeklarasikan sebagai desa ramah anak dan perempuan dalam waktu dekat.

Emperan Rumah Warga Sragen Ini Ternyata Kuburan Massal 11 Terduga PKI, Ada yang Dikubur Hidup-Hidup!

Di lokasi itu 11 warga yang diperkirakan sebagai anggota PKI dieksekusi mati dengan cara diberondong tembakan.

Kembalikan Ekosistem, Ribuan Benih ikan Ditebar di Sejumlah Sungai di Karanganyar

BPBD Karanganyar bersama Jasa Tirta Solo menebar sedikitnya 3.000 benih ikan di sejumlah sungai di Karanganyar.