Angka Covid-19 di Karanganyar Sempat Naik, Prokes Jangan Lengah Lur!

Warga diimbau tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) menyusul adanya kenaikan kasus aktif positif Covid-19 di Karanganyar dalam beberapa hari terakhir.

 Ilustrasi Covid-19. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Covid-19. (Freepik.com)

Solopos.com, KARANGANYAR – Jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Karanganyar sempat mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diimbau agar tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar yang diunggah di media sosial, jumlah kasus aktif positif Covid-19 hingga pertengahan November pada kisaran angka 30. Namun sejak 26 November, angka mulai naik menjadi 47 kasus. Sehari kemudian atau 27 November, jumlah aktif positif Covid-19 naik menjadi 57 kasus dan terus bertambah 1 kasus setiap hari hingga 29 November menjadi 59 kasus.

Baca Juga: Tren Kasus Covid-19 Karanganyar Turun, 3 Kecamatan Nol Kasus

Pada pengujung bulan atau 30 November, angka berkurang menjadi 56 kasus dan bertahan hingga 1 Desember, kemudian turun lagi keesokan harinya atau 2 Desember menjadi 50 kasus. Sedangkan pada 3 Desember kasus berkurang 4 angka menjadi 46 kasus, dan bertahan hingga 4 Desember. Meski demikian, tidak ada kasus kematian akibat Covid-19 dalam 13 hari terakhir.

Kepala Dinkes Karanganyar, Purwati, mengatakan sebagian penderita Covid-19 di wilayahnya ini berstatus orang tanpa gejala (OTG). Sebagian di antaranya adalah ibu hamil yang terskrining saat akan menjalani persalinan.

“Mereka ini kebanyakan OTG. Dan akhir-akhir ini banyak ibu hamil yang ketahuan positif [Covid-19] saat diskrining waktu mau menjalani persalinan,” ujarnya saat ditemui di Karanganyar, Sabtu (04/12/2021).

Baca Juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Karanganyar Tembus 84,23%

Menurutnya, dengan kenaikan angka kasus aktif positif Covid-19 tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kuncinya [agar tidak terjadi penambahan kasus] adalah penerapan protokol kesehatan, yaitu menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan,” ujarnya.

Ia menilai, masyarakat sudah mulai lengah dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kalau saya amati memang masyarakat mulai lengah terjadap protokol kesehatan. Jadi sekali lagi, jangan sampai lengah protokol kesehatan. Terutama bagi yang sering bepergian harus selalu waspada,” tegas Purwati.

Sementara itu, selama masa pandemi Covid-19 ini angka kumulatif kasus positif Covid-19 di Bumi Intanpari sebanyak 22.727 dengan angka kumulatif sembuh sebanyak 21.293 serta angka kumulatif meninggaal dunia 1.388.

Baca Juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Karanganyar Bakal Digelar di Sekolah

Di sisi lain, capaian vaksinasi Covid-19 hingga 4 Desember 2021 adalah 85.31 persen atau 625.601 orang dari angka sasaran 733.359.

Berita Terkait

Espos Plus

Drone Makin Dibutuhkan, Pengembangan Teknologi Pesat

+ PLUS Drone Makin Dibutuhkan, Pengembangan Teknologi Pesat

Teknologi drone berkembang pesat. Kegunaan drone makin beragam di banyak sektor. Perusahaan-perusahaan drone mengembangkan pasar berbasis kebutuhan dan manfaat.

Berita Terkini

Jembatan Girpasang Dibangun Pusat, Sri Mulyani: Klaten Mampu, tapi...

Pemerintah Kabupaten Klaten sebenarnya mampu membangun jembatan  gantung Girpasang, namun terbentur aturan soal larangan bangunan permanen di kawasan rawan bencana (KRB).

Resmikan Jembatan Gantung Girpasang, Puan Maharani: Wujud Negara Hadir

Puan Maharani  mengatakan jembatan sepanjang 120 meter itu menjadi simbol komitmen dari negara untuk membantu akses warga yang tinggal di daerah terisolasi.

20 Jebakan Tikus Listrik Dibongkar Tim Gabungan di Sragen

Polres Sragen bersama aparat TNI, Pemkab Sragen terus menertibkan jebakan tikus listrik di sawah yang masih saja ditemukan meski dilarang.

Ini Fakta-Fakta Menarik Di Balik Pembangunan Masjid Agung Karanganyar

Masjid Agung Karanganyar ternyata menyimpat fakta menarik, salah satunya arsitek perancangnya berasal dari Semarang.

Awas Baper! Makan di Warung Bu Menel Solo, Bonusnya Dipanggil Sayang

Ibu penjual di Warung Bu Menel Solo memiliki cara unik saat menyambut pembeli, yakni dengan memanggil sayang.

Seberangi Jembatan Gantung, Puan Maharani Temui Sesepuh Girpasang

Puan menyempatkan diri menyeberangi jembatan gantung dan mengunjungi perkampungan di Girpasang di bawah guyuran gerimis.

Banjir - Susah Sinyal, Ini Sederet PR Pasar Legi Solo setelah Peresmian

Pasar Legi Solo masih menyimpan sejumlah persoalan yang menjadi pekerjaan rumah PR setelah peresmian oleh Ketua DPR Puan Maharani, Kamis (20/1/2022).

Operasi Rasaka Cartenz, Warga Papua Belajar Ternak Ayam ke Karanganyar

Karanganyar dipilih menjadi role model Operai Rasaka Cartenz 2022 oleh Mabes Polri. Operasi ini berupa pemberian pelatihan beternak ayam petelur kepada warga papua.

Banyak Pemdes di Karanganyar Tak Paham Aturan Pemanfaatan Tanah Desa

Banyak tanah kas desa di Karanganyar yang pemanfaatannya tidak sesuai aturan karena pemerintah desanya yang tidak paham regulasi.

Hari Bhakti Imigrasi, Kantor Imigrasi Surakarta Gelar Pendonoran Darah

Menjelang Hari Bhakti Imigrasi ke-72, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Solo menggelar sejumlah kegiatan sosial. Salah satunya kegiatan pendonoran darah.

Vaksinasi Booster Sukoharjo Kini Sasar Pelayan Publik & Masyarakat Umum

Efek samping Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setiap orang berbeda-beda, tapi hanya bersifat sementara setelah menerima vaksin booster.

Minyak Goreng Satu Harga Rp14.000, Warga Klaten Jangan Panic Buying

Di Klaten, minyak goreng Rp14.000 per liter saat ini baru bisa dibeli di toko modern berjejaring.

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Rudapaksa Wanita Boyolali

Kepolisian Daerah Jawa Tengah atau Polda Jateng mengaku telah mengantongi identitas dan rekaman CCTV terduga pelaku pemerkosaan R, wanita asal Boyolali.

Soal Capres 2024, Bambang Pacul: Lihat Rekam Jejak, Bukan Hasil Survei

Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Pacul Wuryanto mengomentari hasil survei sejumlah lembaga yang mengunggulkan Ganjar Pranowo dalam bursa capres 2024.

Retribusi Pasar Naik Ditolak, DPRD Klaten akan Temui Pedagang Tanjung

Pertemuan itu guna menengahi munculnya penolakan kenaikan retribusi yang dilakukan para pedagang Pasar Tanjung, Kecamatan Juwiring, di awal 2022.