Angin Kencang Wonogiri, Kakek Sebatang Kara Tewas Tertimpa Runtuhan Rumah
Warga bersama petugas berupaya menyingkirkan pohon yang menimpa rumah warga Jatisrono, Wonogiri, Jumat (21/9/2018) petang. Sembilan rumah rusak akibat tertimpa pohon tumbang. (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI—Hujan deras disertai angin kencang menerjang tiga desa/kelurahan di Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, yakni di Desa Gunungsari, Sambirejo, dan Kelurahan Tanjungsari, Jumat (21/9/2018) pukul 17.00 WIB.

Kejadian itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan rumah.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, korban meninggal dunia yakni Jimo Wiyono, 80, warga Bolakrejo RT 002/RW 003, Desa Gunungsari. Kakek yang hidup sebatang kara itu meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan material rumahnya. Rumah Jimo yang berstruktur kayu tersebut runtuh akibat tertimpa pohon pete yang tumbang.

Camat Jatisrono, Endrijo Rahardjo, mengatakan setelah mengetahui rumah Jimo runtuh, warga bergegas mencari keberadaannya dengan cara menyingkirkan reruntuhan.

Tak berselang lama warga menemukan Jimo tergeletak tak sadarkan diri. Selanjutnya warga mengevakuasi. Namun, Jimo sudah tak lagi bernyawa. Jimo meninggal dunia akibat mengalami luka parah di badan dan kepala.

Jimo tinggal di rumah sebatangkara. Satu anaknya merantau, tetapi saudaranya tak mengetahui keberadaannya. Jenazahnya dimakamkan di permakaman dusun setempat, Sabtu (21/9/2019).

“Sepekan ini Jatisrono tiga kali diguyur hujan. Paling deras kemarin Jumat. Selain deras juga disertai angin kencang,” kata Endrijo.

9 Rumah

Selain mengakibatkan satu korban jiwa, angin kencang juga merusak sembilan rumah. Rumah terdampak meliputi enam unit di Gunungsari, dua unit di Tangjungsari, dan satu unit di Sambirejo.

Selain rumah milik Jimo, rumah yang terdampak di Gunungsari milik Parni, 58, warga Bolakrejo RT 006/RW003; Sumadi, 49; Sumarno, 40, mereka bertetangga; Sis Ngatiman, 45, warga Ngrandu RT 006/RW 002; dan Darno, warga Sabuk RT 001/RW 004.

Rumah mereka rusak di bagian tertentu akibat tertimpa pohon . Rumah yang terdampak di Tanjungsari milik Ratno, warga Ngadipiro RT 001/RW 008; dan Kasih, tetangganya. Rumah keduanya rusak di bagian atap karena tersapu angin. Rumah terdampak di Sambirejo milik Tariyem warga Sadran RT 001/RW 001. Atap rumahnya rusak tersapu angin kencang.

“Kerugian material yang diderita pemilih rumah rusak mencapai Rp74 juta,” ulas Camat.

Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto, mengatakan petugas Polsek turut membantu memulihkan kondisi bersama warga. Selain Jimo tidak ada korban lainnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom