Angin Kencang Terjang Wonogiri, Tiga Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Angin kencang disertai hujan intensitas tinggi menerjang Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri pada Sabtu (15/1/2022) sore.

  Petugas membersihkan ranting-ranting pohon jati yang tumbang seusai diterpa angin kencang di Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri pada Sabtu (15/1/2022) sore. (Istimewa/BPBD Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Petugas membersihkan ranting-ranting pohon jati yang tumbang seusai diterpa angin kencang di Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri pada Sabtu (15/1/2022) sore. (Istimewa/BPBD Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Angin kencang disertai hujan intensitas tinggi menerjang Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri pada Sabtu (15/1/2022) sore, mengakibatkan tiga unit rumah warga rusak dan tiga pohon roboh.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, angin kencang tersebut terjadi Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB. Dijelaskan, kierusakan yang terjadi pada tiga rumah tergolong ringan, berupa genting pecah.

PromosiSastra Mengingatkan Rezim tentang Utang Kasus Orang (Di)Hilang(kan)

“Benar [ada angin kencang] dan saat ini sudah terkondisikan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, saat dimintai konfirmasi tekait kejadian tersebut, Minggu (16/1/2022).

Baca Juga: Volume Sampah di Wonogiri Terus Bertambah, Ini Solusi Terdekat

Dijelaskan tiga atap bangunan rumah warga yang terdampak adalah milik Sriyanto, Supriyadi, dan Andreas. Ketiganya berlokasi di Sanggrahan RT 1 RW 8, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo. Taksiran kerugian material yang dialami mereka sekitar Rp4,5 juta.

Selain kerusakan rumah, angin kencang juga menyebabkan sedikitnya tiga pohon tumbang di beberapa tempat yang masih termasuk wilayah kecamatan Ngadirojo.

Salah satunya pohon jati di dekat Gedung Penyuluh/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Ngadirojo. Robohnya pohon jati itu menimpa sebagian atap bangunan milik PLKB Kecamatan Ngadirojo.

Baca Juga: Waduh! Penduduk Miskin di Wonogiri Bertambah, Ini Kata Bupati Jekek…

Masih satu dusun dengan tiga rumah yang terdampak angin kencang, pohon silisida yang berada di sebelah utara Lapangan Futsal Sultan Sport, Sanggrahan, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, juga tumbang.

Selain itu, jalan penghubung antara RT 1 dan RT 2 di RW 8, sempat terganggu oleh pohon jati yang berada di bahu jalan ikut yang tumbang dan mengganggu lalu lintas.

Setelah kejadian tersebut, Bambang menjelaskan sudah dilakukan pemulihan oleh BPBD Kabupaten Wonogiri bersama Polri, TNI, PMI, dan aparat Pemerintah Kecamatan dan Desa serta warga setempat.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

+ PLUS Pencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

Pencapaian Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa menjadi bagian penting dari strategi mengatasi masalah kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Berita Terkini

Lahan 20,1 Hektare di Sragen Dihibahkan ke Kemenparekraf, Ini Lokasinya

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk pembangunan Poltekpar Negeri, lokasi lahan itu tersebar di tiga kelurahan.

Pemkab Klaten Kembali Mendapatkan Opini WTP, Ini Komentar Bupati

Pemerintah Kabupaten Klaten sukses mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun Anggaran 2021.

Pemkab Sragen Hibahkan Lahan 20,1 Hektare ke Kemenparekraf, Buat Apa?

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk lokasi pembangunan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri.

Kenapa Nama Sala Berubah Jadi Solo? Ternyata Ini Sejarahnya

Kira-kira kenapa nama Sala bisa berubah menjadi Solo, salah satu kota yang ada di Jawa Tengah? Ternyata begini sejarahnya.

Butuh 2 Crane Evakuasi 2 Truk Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Evakuasi kedua truk yang terlibat kecelakaan di Jl. Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) membutuhkan dua crane.

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Kecelakaan maut melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) diduga karena sopir mengantuk.

Dua Orang Meninggal Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Polisi menyebut dua orang meninggal dalam kecelakaan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Bluar! Dikira Truk BBM Terbakar di Jl. Solo-Semarang Boyolali, Ternyata

Salah seorang warga menyampaikan kesaksian saat kecelakaan melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Breaking News! Dua Truk Alami Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Dua unit truk terlibat kecelakaan di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (17/5/2022).

Mirip Punya Pemkot, Di Keraton Solo Juga Ada Wahana Kereta Listrik Lho

Di kawasan wisata Keraton Solo ada wahana baru kereta listrik yang bentuknya mirip kendaraan listrik wisata milik Pemkot Solo, mau coba?

Rudy Ikut Donor, DPC PDIP Solo Himpun 221 Kantong Darah

DPC PDIP Solo mengadakan aksi donor darah dan berhasil menghimpun 221 kantong dari pengurus dan kader. Aksi dipimpin langsung oleh FX Hadi Rudyatmo yang juga menjadi donor.

Libur Waisak Pasar Gede Solo Dipadati Pengunjung, Ini Yang Diburu

Pasar Gede Solo dipadati pengunjung dari luar kota yang ingin menikmati kuliner khas atau membeli oleh-oleh pada libur Hari Raya Waisak, Senin (16/5/2022).

Beredar Surat PLN Solo Tertibkan Pemakaian Daya, 450 VA Jadi 1.300 VA

Surat berisi pemberitahuan dari PLN kepada pelanggan mengenai penertiban daya listrik dari 450 VA menjadi 1.300 VA beredar di Solo.

Antisipasi PMK, Pedagang Dan Peternak Sapi di Solo Diminta Lakukan Ini

Tim gabungan DKPP dan Polresta Solo memberikan sejumlah arahan kepada pedagang dan peternak kambing serta sapi untuk antisipasi wabah PMK.

Harga Tiket Bus di Terminal Wonogiri Mulai Turun, Jadi Berapa?

Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri mulai tampak normal dua pekan selepas Lebaran 1443 H/2022 M.