Angin Kencang Sapu 9 Kecamatan di Wonogiri, Ini Dampaknya
Proses evakuasi baliho roboh di persimpangan Ngadirojo, depan Pasar Ngadirojo, Desa Kenteng, Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (23/1/2019). (Solopos-Cahyadi Kurniawan)

Solopos.com, WONOGIRI -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri mencatat ada sembilan kecamatan yang tersapi hujan deras disertai angin kencang, Rabu (23/1/2019) sore.

Sebanyak 24 pohon tumbang menimpa rumah dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang. Angin kencang juga merobohkan dua baliho di Ngadirojo serta ada satu korban jiwa akibat tertimpa pohon tumbang di Gedong, Ngadirojo.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kesembilan kecamatan itu yakni Wonogiri, Ngadirojo, Selogiri, Manyaran, Sidoharjo, Kismantoro, Slogohimo, Purwantoro, dan Paranggupito. Di Wonogiri, pohon tumbang terjadi di tiga lokasi menimpa bangunan milik warga dengan kerusakan ringan dan kerugian ditaksir total Rp2 juta.

Di Ngadirojo, pohon tumbang terjadi 12 lokasi. Salah satu pohon tumbang menimpa pengendara sepeda motor, Widodo, 47, di daerah Gedong, Ngadirojo. Pohon juga menimpa mobil Daihatsu Espass dan warung stiker di depan kantor BRI Ngadirojo.

Di kecamatan yang sama, baliho berukuran 3 meter kali 6 meter roboh menimpa satu truk di persimpangan Ngadirojo. Sedangkan dua baliho lain di dekatnya terancam roboh.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto, menerangkan pohon tumbang juga terjadi di Manyaran menimpa rumah milik Suman di Kelurahan Punduhsari, dengan kerugian materi ditaksir Rp2 juta.

Di Sidoharjo, pohon tumbang terjadi di Desa Mojoreno menimpa rumah, di Wates Kulon menimpa jaringan listrik yang mengakibatkan padam listrik dan emperan rumah hancur di Ngasem Kidul.

Di Kecamatan Kismantoro, dua pohon tumbang terjadi di Kelurahan Gesing. Pohon mengakibatkan kabel jaringan listrik putus dan satu rumah rusak.

Bergeser ke Selogiri, angin kencang mengakibatkan dua pohon tumbang. Pohon itu menimpa bangunan Puskesmas dan rumah milik Sukini di Dusun Karangtengah, Desa Singodutan.

Bambang menjelaskan di Purwantoro, pohon tumbang menimpa rumah dengan kerusakan ringan. Di Slogohimo, pohon tumbang juga menimpa satu rumah di Desa Watusomo dengan kerusakan sedang.

Kemudian, di Paranggupito, dua rumah rusak tertimpa pohon di Desa Ketos. “Dampak kejadian itu juga mengakibatkan kerusakan beberapa jaringan listrik maupun telepon. BPBD lantas berkoordinasi dengan pihak PLN dan Telkom guna upaya perbaikan,” terang Bambang kepada Solopos.com, Kamis (23/1/2019).

Tak hanya itu, BPBD Wonogiri mengupayakan pemulihan hingga malam pukul 20.00 WIB dibantu warga masyarakat, TRC BPBD, personel TNI, dan Polri serta sukarelawan yang tergabung dalam FPRB Wonogiri termasuk sukarelawan desa.

“Dari kejadian tersebut korban jiwa satu orang, korban luka tidak ada, dan kerugian lainya kerusakan bangunan rumah dengan klasifikasi rusak sedang maupun ringan. Sedangkan dua kendaraan roda empat mengalami kerusakan ringan sampai sedang,” tutur Bambang.



Avatar
Editor:
Suharsih


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom