Anggaran Formula E Dianggap Kegedean, Anies Singgung Asian Games 2018

Anies Baswedan menilai penyelenggaraan Asian Games 2018 justru menyerap anggaran pemerintah hingga triliunan rupiah. Meski demikian, Anies menegaskan Asian Games 2018 memberi stimulasi untuk menggerakkan perekonomian pelaku usaha, khususnya bidang pariwisata.

Anggaran Formula E Dianggap Kegedean, Anies Singgung Asian Games 2018

SOLOPOS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat mobil Formula E. (Instagram)

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta menyinggung pelaksanaan Asian Games 2018 saat dikritik soal melambungnya anggaran untuk ajang balap mobil listrik Formula E.

“Ketika kita jadi tuan rumah Asian Games, kita melakukan pembangunan yang cukup banyak. Biaya yang dikeluarkan juga besar,” katanya seusai Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/8/2019).

Anies Baswedan menilai penyelenggaraan Asian Games 2018 justru menyerap anggaran pemerintah hingga triliunan rupiah. Meski demikian, Anies menegaskan Asian Games 2018 memberi stimulasi untuk menggerakkan perekonomian pelaku usaha, khususnya bidang pariwisata. 

Menurutnya, pelaksanaan event olah raga se-Asia tersebut tidak hanya menyumbang pendapatan atau berdampak terhadap perekonomian Indonesia.

“Namun, efek Indonesia dari [kaca mata] dunia internasional yang non-tangible [tak bisa dihitung] juga terlihat besar. Event internasional ada komponen yang tangible dan non-tangible,” ucap Anies.

Sekretaris Fraksi PKB DKI Jakarta Ahmad Ruslan juga melayangkan kritik terkait melambungnya anggaran untuk penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menggelar ajang Formula E tahun depan. 

Menurutnya, biaya penyelenggaraan Formula E sangat besar dan tidak sesuai dengan prioritas pemerintah DKI Jakarta. Apalagi, banyak proyek-proyek infrastruktur yang justru dihapuskan pada APBD-P 2019. 

“Penyelenggaran Formula E sangat tidak relevan. Biaya untuk melunasi commitment fee seharusnya tidak menggunakan dana APBD karena bukan bagian pelayanan masyarakat,” katanya. 

Berdasarkan catatan Bisnis/JIBI, Pemprov DKI mengalokasikan dana pada rancangan APBD-Perubahan 2019 dan rancangan APBD 2020 untuk penyelenggaraan Formula E. Dana sebesar Rp360 miliar dianggarkan oleh Dinas Olah Raga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta pada APBD-P 2019 untuk pelunasan commitment fee kepada penyelenggara.

Disorda DKI Jakarta juga mengajukan anggaran sebesar Rp934,3 miliar pada rancangan APBD 2020. Dana tersebut digunakan untuk biaya penyelenggaraan sebesar 22 juta Poundsterling atau senilai Rp379,7 miliar (nilai tukar Rp17.260/Poundsterling) dan biaya asuransi sebesar 35 juta Euro atau senilai Rp553,1 miliar (nilai tukar Rp15.804/Euro).

Bukan itu saja, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga telah menugaskan PT Jakarta Propertindo untuk ikut membanguna sarana dan prasarana penunjang ajang Formula E. Jakpro mengajukan anggaran sebesar Rp305 miliar yang digunakan untuk pembangunan lintasan mobil Formula E. 

Dengan begitu, total anggaran yang harus ditanggung oleh Pemprov DKI untuk menggelar balap Formula E diprediksi mencapai Rp1,5 triliun. Nilai tersebut melebihi kajian awal (preliminary study) yang dilakukan oleh Pemprov DKI. Padahal, Anies menyampaikan bahwa satu agenda balapan Formula E di Jakarta akan menggerakkan perekonomian ibu kota hingga Rp1,2 triliun.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga di Masaran Sragen Kenakan Jas Hujan Saat Memandikan & Memakamkan Jenazah, Biar Aman

Kisah unik tentang warga Desa Jirapan, Masaran, Sragen, yang memandikan dan memakamkan jenazah salah seorang perangkat desa memakai jas hujan agar aman dari penularan Covid-19.

Kabar Baik, BOR Rumah Sakit Covid-19 di Karanganyar Mulai Turun

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Karanganyar sudah mulai turun.

Tersangka Ilham Siregar Meninggal karena Sakit, Bagaimana Kelanjutan Kasus Korupsi ASABRI?

Tersangka kasus dugaan korupsi PT ASABRI Ilham W Siregar meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Geger! Teror Bra Gelantungan Bikin Heboh Warga Rembang

Teror bra bergelantungan di sejumlah lokasi menggegerkan warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kempis-Kempis, 8.000 Karyawan Lion Air Dirumahkan

Sekitar 8.000 karyawan maskapai penerbangan Lion Air bakal dirumahkan agar perusahaan mampu bertahan menghadapi pandemi.

Kuliner Solo, Memanjakan Selera Harus Tahu Batas

Laman Kementerian Komunikasi dan Informatika menggolongkan informasi bahwa satai brutu menyebabkan mudah lupa atau mudah pikun sebagai disinformasi.

Kebakaran Kandang di Grobogan: 13.000 Ekor Ayam Hangus, Rugi hingga Rp1,2 Miliar

Kebakaran terjadi di kandang berisi 13.000 ekor ayam di Grobogan, Jawa Tengah, yang menimbulkan kerugian mencapai Rp1,2 miliar.

Kasus Kematian Covid-19 di Jateng Tinggi, 90% dari Pasien Usia 40 Tahun ke Atas

Kasus kematian atau crisis fatality rate (CFR) akibat Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng) masih terbilang tinggi.

Kisah Tragis 2 Wanita Kembar Dijuluki PSK Tertua di Dunia

Kisah tragis kali ini tentang wanita kembar yang dijuluki sebagai PSK tertua di dunia.

Pembangunan Fisik Capai 95%, Bendungan Bendo Ponorogo Mulai Diisi Air

Bendungan Bendo yang berada di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, mulai diisi air awal atau impounding, Sabtu (31/7/2021)

Terlibat Kejar-kejaran dengan Orang Tak Dikenal, Remaja Meninggal Seusai Tabrak Pohon di Jogja

Seorang remaja meninggal setelah menabrak pohon perindang di Jalan AM. Sangaji, Jetis, Kota Jogja, Sabtu (31/7/2021) dini hari.

Jurus Cegah Jakarta Tenggelam, Mampukah Bertahan?

Wagub DKI Jakarta menegaskan wilayahnya tidak akan tenggelam dalam 10 tahun ke depan karena sederet jurus pencegahan yang dilakukan.