SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solo (Solopos.com)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) belum dapat memastikan kapan proyek walking street atau jalur pejalan kaki Jl Gatot Subroto (Gatsu) bakal direalisasikan.

Pasalnya belum ada kepastian darimana anggaran Rp 14 miliar yang akan digunakan untuk membiayai proyek sepanjang 0,5 kilometer itu. Penjelasan tersebut disampaikan Kabid Cipta Karya DPU Solo, Suratna saat ditemui wartawan di Kompleks Balaikota, Kamis (28/7/2011). “Yang jelas tahun ini kemungkinan belum bisa. Kalkulasi ideal proyek bisa berjalan tahun depan,” ujarnya.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Dia menambahkan saat ini Pemkot difasilitasi UN Habitat dalam upaya realisasi proyek walking street Jl Gatsu. Suratna menjelaskan proyek walking street bakal berdampak pada pengeprasan sejumlah bangunan toko/rumah di sepanjang Jl Gatsu. Sebab berdasar hasil inventarisasi tim diketahui ada beberapa bangunan yang terlalu menjorok ke jalan.  Walking street Jl Gatsu merupakan kelanjutan dari proyek koridor Jl Diponegoro. Tujuannya menyediakan tempat berusaha bagi pedagang ekonomi lemah khususnya pedagang kaki lima (PKL).

Nantinya diperhitungkan bakal ada 1.220 PKL yang ditempatkan di walking street Jl Gatsu. Jumlah itu terdiri 452 pedagang tetap yang berjualan pada waktu siang dan malam, serta 768 pedagang tidak tetap yang beroperasi malam hari. 768 Pedagang itu akan ditempatkan di tengah jalan seperti night market Ngarsopuro. “Segmentasi produknya kerajinan (craft), makanan ringan serta garmen. Proyek ini merujuk pada area segitiga emas Keraton Kasunanan Surakarta-Pasar Gede-Pura Mangkunegaran,” imbuhnya.

(kur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya