Angela Ponce (Instagram-@angelaponce)

Solopos.com, BANGKOK – Kontes kecantikan bergengsi untuk memilih Ratu Sejagat, Miss Universe, menjadi perhatian sejumlah pihak. Acara yang digelar di Thailand tersebut hampir sampai di tahap terakhir. Ajang bertaraf internasional ini mempertemukan 79 kontestan dari penjuru dunia.

Saat ini, karantina Miss Universe 2018 hampir berakhir. Grand Final kontes kecantikan ini rencananya digelar di Thailand, Senin (17/12/2018). Dari puluhan kontestan, sosok Angela Ponce dari Spanyol menjadi yang paling mencuri perhatian.

Betapa tidak, Angela Ponce adalah wanita transgender pertama yang mengikuti ajang Miss Universe. Wanita berusia 27 tahun itu mewakili negaranya, Spanyol, dalam pemilihan Ratu Sejagat. Sebelum ikut karantina Miss Universe, Angela Ponce bersaing di ajang kecantikan tingkat nasional yang kemudian dimenangkannya. Kemenangan itu membuat Angela Ponce meraih gelar Miss Universe Spain 2018 dan berhak mengikuti pemilihan Miss Universe.

Dikutip dari laman resmi Miss Universe, Angela Ponce membawa misi memberdayakan wanita. Dia mengampanyekan kesetaraan gender serta toleransi antara sesama manusia. Dia berharap bisa membawa pulang mahkota Miss Universe untuk membuat negaranya bangga.

Meski awalnya sempat menuai kontroversi, perlahan sosok Angela Ponce mendapat dukungan dari pageant lovers. Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Angela Ponce dinobatkan sebagai Miss Universe Spanyol 2018, Juni 2018 lalu. Wanita yang dulu terlahir sebagai pria tersebut mampu mengungguli 22 peserta lain yang juga berebut mahkota Miss Universe Spanyol 2018.

Angela Ponce sebelumnya pernah mengikuti kontes kecantikan Miss World Spanyol 2015. Namun upayanya menjadi ratu kecantikan versi Miss World Spanyol 2015 itu gagal ia raih. Sebab, aturan di Miss World melarang seorang wanita transgender mengikuti kompetisi.

Panitia Miss Universe sebenarnya sempat melarang keikutsertaan wanita transgender pada ajang kecantikan tersebut. pada 2012 lalu, salah satu calon kontestan asal Kanada, Jenna Talackova, yang merupakan wanita transgender bahkan sampai mengancam akan menuntut panitia Miss Universe dengan karena peraturan tersebut.

Panitia Miss Universe kemudian melakukan perubahan dan memperbolehkan wanita transgeder mengikuti kontes ratu sejagad tersebut. Meski begitu, panitia membantah perubahan itu dilakukan karena protes dari Jenna Talackova.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten