Aneh, Event Digeber tapi Pemkot Solo Minta Target PAD 2022 Diturunkan

Pemkot Solo mengajukan pengurangan target pendapatan asli daerah sampai Rp10,7 miliar pada APBD Perubahan 2022 padahal banyak event digeber.

 Ilustrasi Anggaran APBD (Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Anggaran APBD (Solopos)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengajukan pengurangan target pendapatan asli daerah atau PAD pada APBD Perubahan 2022 senilai Rp10,7 miliar dari target awal Rp736 miliar.

Dengan pengurangan itu, target PAD 2022 menjadi Rp725.363.061.392. Informasi tersebut diperoleh Solopos.com dari draf Kebijakan Umum Perubahan APBD Solo 2022.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Pada Kamis (11/8/2022), materi draf tersebut dibahas bersama eksekutif dengan DPRD Solo. Di draf juga disebutkan pendapatan transfer 2022 dari pemerintah pusat bertambah Rp1.411.428.400 dari sebelumnya Rp1.399.522.088.246.

Dengan demikian, pendapatan transfer tahun ini menjadi Rp1.400.933.516.646. Pendapatan daerah 2022 berkurang Rp9.323.383.752, dibanding sebelumnya senilai Rp2.135.619.961.790 menjadi Rp2.126.296.578.038.

Wakil Ketua DPRD Solo, Sugeng Riyanto, mengonfirmasi adanya pengajuan pengurangan target PAD 2022 dari eksekutif. Dia mempertanyakan sikap Pemkot yang mengajukan penurunan target PAD mengingat kondisi saat ini.

Baca Juga: 2 Jam Tanpa Jeda Hipnotis Ribuan Fans, Dream Theater: Thank You Solo!

Seiring semakin terkendalinya pandemi Covid-19 dan banyaknya event atau kegiatan yang mendatangkan orang ke Solo, semestinya ada peningkatan PAD. Seperti meningkatnya okupansi hotel dan kuliner yang kian ramai tentu akan berdampak pada peningkatan pajak hotel dan restoran.

Okupansi Hotel dan Kuliner Ramai

“Pemkot sudah menggeber kebijakan yang berimplikasi kepada makin masifnya kedatangan orang ke Solo, penuhnya okupansi hotel, dari kuliner juga ramai. Artinya alasan Pemkot Solo menurunkan target PAD 2022 menjadi dipertanyakan,” tuturnya.

Politikus PKS itu menilai yang dibutuhkan saat ini adalah munculnya berbagai kreativitas agar sisa waktu tahun ini bisa dimanfaatkan secara optimal. Tinggal bagaimana berbagai OPD penghasil PAD dikoordinasi dengan baik.

Baca Juga: APG 2022 Aman, Kapolresta Solo Sampaikan Terima Kasih kepada Warga

“Banyak event besar di Solo kan seharusnya berpengaruh. Saya kira tinggal mengonsolidasi berbagai OPD penghasil PAD itu agar pergerakannya lebih bagus. Saya kira ini tugas dari kepala daerah,” terang Sugeng.

Dia menjelaskan ada beberapa OPD penghasil PAD seperti Dinas Pendapatan Daerah Solo, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo, dan Dinas Perdagangan Solo. Berbagai dinas itu menjadi mitra kerja komisi DPRD Solo.

“Artinya info benar Pemkot atau dinas minta ada revisi penurunan target PAD. Terkonfirmasi dari informasi yang masuk. Selain Dinas Pendapatan, ada di Dispora yang menjadi mitra kerja komisi IV DPRD yang mengelola stadion,” urainya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Gibran Tegaskan Pembangunan Masjid Sriwedari Solo Segera Dilanjutkan

      Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, akan mengembalikan Sriwedari sebagai ruang publik. Ia juga berkomitmen melanjutkan pembangunan Masjid Sriwedari yang sempat terhenti.

      Dipancing Rp17,5 Juta, Bisa Keluar Rp35 Juta untuk Rehab RTLH di Sragen

      Bupati Sragen mengapresiasi gotong royong an swadaya masyarakat dalam menyukseskan program tuntas kemiskinan (Tumis) di Desa Jabung, Kecamatan Plupuh.

      Mencuri Ponsel untuk Berfoya-Foya, Residivis Asal Ceper Klaten Ditangkap Polisi

      Residivis pencurian ponsel asal Ceper, Klaten, ditangkap Tim Satreskrim Polres Klaten setelah beraksi di wilayah Kecamatan Bayat.

      Kodim Karanganyar Serahkan Bantuan untuk 12 Eks Napiter

      Dalam rangka HUT ke-77 TNI, Kodim 0727/Karanganyar menyerahkan bantuan paket sembako kepada para eks napi terorisme (napitr), warakawuri, dan veteran.

      Kementan: 14,8 Juta Ternak Harus Dipasangi Anting Ear Tag Tahun Ini

      Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan sebanyak 14,8 juta ternak dipasangi anting ear tag atau penanda identitas hingga Desember 2022.

      Kirab Grebeg Maulud Solo Kembali Digelar, 150 Petugas Keamanan Disiagakan

      Diprediksi bakal dipadati ribuan warga, acara Grebeg Maulud di Keraton Solo akan dikawal oleh 150 personel gabungan untuk mengamankan jalannya acara yang kali pertama digelar sejak pandemi Covid-19.

      Respons Putusan MA, Komunitas Sriwedari Desak Pemkot Solo Lakukan Revitalisasi

      Forum Komunitas Sriwedari (Foksri) meminta Pemkot Solo segera menindaklanjuti putus MA soal tanah Sriwedari dengan langkah-langkah konkret. Langkah tersebut melalui revitalisasi.

      Jembatan Sasak Sukoharjo Rusak Diterjang Hujan, Perbaikan Tunggu Air Surut

      Jembatan sasak pertama di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo rusak karena diterjang hujan, Kamis (6/10/2022).

      Cakades di Sragen Curi Start Kampanye, Panitia Pilkades: Yang Penting Kondusif

      Para cakades yang akan bersaing di pilkades serentak di Sragen sudah curi start dengan memasang baliho kampanye. Panitia Pilkades tak mempersoalkan itu sepanjang tidak ada protes dari para cakades.

      Tanggulangi Wabah PMK di Boyolali, Pemkab Mulai Data Ternak Sapi dan Kerbau

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai melakukan penandaan dan pendataan hewan pascapenurunan data penyakit mulut dan kulit (PMK) di Boyolali.

      Menunggu Pelanggan, 2 PSK Paruh Baya Terjaring Operasi Pekat di Solo

      Dua perempuan pekerja seks komersial mendapatkan pembinaan setelah terjaring razia pekat Polsek Banjarsari, Solo. Keduanya bukan berasal dari Solo.

      Transformasi Jabung, Salah Satu Desa Termiskin di Sragen yang Kini Naik Kelas

      Program tuntas kemiskinan (Tumis) yang untuk kali pertama dilakukan Pemkab Sragen dinilai berhasil mengentaskan Desa Jabung di Kecamatan Plupuh dari kemiskinan. Kini semua warganya berada di atas garis kemiskinan.

      Hore! Kasus PMK Boyolali Melandai, Nol Penambahan hingga Oktober Ini

      Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Boyolali mulai melandai disusul dibukanya Pasar Hewan di Boyolali.

      Di Jateng, Cuma Sragen & Wonogiri yang Dapat Apresiasi KASN Soal Lelang Jabatan

      Hanya Pemkab Sragen dan Wonogiri yang mendapatkan penghargaan dari KASN terkait pengisian jabatan eselon II kategori baik.

      Yuk Coba KA Bandara Solo, Jadwal 3 Kali Sehari dengan Harga Rp7.000/Orang

      Jadwal dan rute perjalanan Kereta Api Bandara Adi Soemarmo Solo (KA BIAS) atau KA Bandara Solo dari Stasiun Balapan Solo maupun Stasiun Klaten.