Aneh! Anak di Madiun Melahirkan, Keluarga Sebut Dihamili Makhluk Halus

Aparat Polres Madiun menyelidiki dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang disebut melahirkan karena dihamili mahkluk halus.

 Ilustrasi anak korban pelecehan seksual. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi anak korban pelecehan seksual. (Freepik)

Solopos.com, MADIUN — Aparat Polres Madiun, Jawa Timur (Jatim) menyelidiki dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur hingga hamil dan melahirkan seorang bayi. Anehnya, polisi mendapat keterangan dari keluarga bahwa anak perempuan berusia 14 tahun itu dihamili mahkluk halus.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama, mengatakan pihak kepolisian menerima laporan dari seorang pria terkait anak kandungnya yang hamil dan melahirkan seorang bayi. Padahal anak kandungnya itu masih berusia 14 tahun dan belum menikah.

“Tapi dalam laporannya itu, pria yang mengaku ayah kandung anak di bawah umur itu tidak tahu siapa yang menghamili anaknya,” kata dia kepada Madiunpos.com (jaringan Solopos Media Group), Selasa (28/9/2021) sore.

Baca juga: Pria Boyolali Cabuli Anak di Bawah Umur, Modusnya Tutorial Tidak Hamil di Luar Nikah

Hasil pemeriksaan sejumlah saksi dari pihak keluarga korban, kata Ryan, bahwa korban yang berstatus anak di bawah umur itu telah dihamili makhluk halus.

Namun, aparat kepolisian di Madiun menilai keterangan itu hanya sebagai bagian dari menutupi kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur itu. Untuk membuktikan siapa ayah biologi dari bayi yang telah dilahirkan korban, polisi akan mengambil tes DNA.

Ryan menuturkan tes DNA akan diambil dari bayi yang dilahirkan korban, dan dua orang terduga. Hasil tes DNA ini nantinya akan menjadi bukti untuk menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Madiun ini.

Dia mengakui dari sejumlah saksi yang diperiksa memang ada upaya untuk menutupi kasus tersebut. Selain itu, mereka cenderung tertutup dan tidak mau terbuka untuk memberikan keterangan.

Baca jugaMisteri Palang Joglo Solo, dari Pesugihan hingga Asmara Makhluk Halus

“Korban juga sudah memberikan keterangan. Tapi kami mereasa ada banyak kejanggalan dari keterangan yang disampaikan,” ujar dia.

Sebelumnya, seorang anak di bawah umur di Kecamatan Srandan, Kabupaten Madiun, hamil hingga melahirkan seorang bayi. Hal itu disampaikan ayah kandung korban berinisial SN dalam laporannya ke polisi. SN juga sempat menuduh ayah tiri korban yang telah menghamili korban.


Berita Terkait

Berita Terkini

Wuss! Kubah Masjid Terbang Kena Angin Kencang

Sebuah kubah masjid di Desa Sidomulyo, Kedungadem, Bojonegoro terbang diterjang angin kencang.

Tidak Tes DNA, Kasus Pengusaha Sragen Hamili Gadis Madiun Dilimpahkan

Polres Madiun Kota tidak melakukan tes DNA, tetapi langsung melimpahkan kasus penculikan dan pencabulan anak melibatkan pengusaha Kabupaten Sragen ke kejari setempat.

Ini Penampakan Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya Usai Digerebek Polisi

Polisi tidak memasang garis polisi pada bangunan kantor pinjol ilegal di Surabaya yang digerebek Kamis (21/10/2021).

Pos Polisi Angker Disulap Jadi Warung Pecel Lele, Horor Gak Ya?

Pos polisi yang angker di Jombang, Jawa Timur, disulap menjadi warung pecel lele.

Giliran Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menggerebek kantor pinjol ilegal di Surabaya, Kamis (21/10/2021) dan menangkap 13 orang.

Hari Ini, Anak Di Bawah Usia 12 Tahun Boleh Naik Kereta, Cek Syaratnya

PT KAI mengeluarkan peraturan terbaru terkait penumpang kereta api, khususnya anak-anak di bawah usia 12 tahun sudah diperbolehkan naik kereta api mulai Jumat (22/10/2021).

Malang Berguncang Gara-gara Gempa Magnitudo 5,3

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,3 terjadi di Kabupaten Malang pada Jumat (22/10/2021) pukul 09.21.15 WIB.

Penampakan Ikan Tanpa Ekor di Lokasi Tenggelamnya Kapal Van Dew Wijck

Nelayan di Lamongan menyebut lokasi tenggelamnya kapal van der Wijck angker karena banyak penampakan, seperti ikan besar tanpa ekor.

Buntut Perusakan Bus Arema FC, Persebaya Kirim Permintaan Maaf

Buntut perusakan bus Arema FC di Jogja, Persebaya Surabaya menyampaikan permintaan maaf.

Horor! Ini Cerita Penyelam di Lokasi Tenggelamnya Kapal Van der Wijck

Lokasi tenggelamnya kapal Van der Wijck di perairan Lamongan tahun 1936 dikenal angker.

Hore! Kabupaten Madiun Level 2, Sudah Boleh Piknik?

Pemkab Madiun belum mengizinkan tempat wisata beroperasi padahal Kabupaten Madiun masuk daerah yang menerapkan PPKM Level 2.

Inspektorat Panggil Pejabat Pemkab Madiun yang Telantarkan Istri Siri

Inspektorat Kabupaten Madiun memanggil pejabat Pemkab Madiun yang dilaporkan karena telah menelantarkan istri sirinya.

Mobil Panther Tabrak Truk Tangki di Madiun, Pengemudi Luka-Luka

Pengemudi mobil Isuzu Panther, Indra Yuga Eko Hasmoro, 28, mengalami luka-luka setelah terlibat kecelakaan Kamis (21/10/2021) sekitar pukul 14.15 WIB.

100 Ton Sampah per Hari, TPA Winongo Madiun Penuh

TPA Winongo di Kota Madiun sudah penuh bahkan kelebihan kapasitas karena rata-rata 100 ton sampah masuk ke TPA per hari.

Bus Arema FC Diserang Oknum Suporter Berbendera Persebaya

Bus Arema FC diserang oknum suporter berbendera Persebaya di Jogja, Rabu (20/10/2021) malam.

Viral! Bupati Jember-Istri Nyanyi dan Joget di Pesta Pernikahan

Bupati Jember bersama istrinya bernyanyi dan berjoget dalam acara pernikahan, Minggu (17/10/2021) siang.