Tutup Iklan
Hermawan Susanto, orang yang mengancam akan memenggal kepala Jokowi, menjadi tersangka. (@fadjroelrachman)

Solopos.com, BOGOR -- Polisi menetapkan Hermawan Susanto jadi tersangka setelah mengancam memenggal kepala Jokowi atau Presiden Joko Widodo saat berdemo memprotes hasil https://news.solopos.com/read/20190512/496/991429/hasil-pilpres-2019-real-count-77-selisih-jokowi-prabowo-capai-15-juta-suara" target="_blank" rel="noopener">Pemilu 2019 di depan Gedung Bawaslu, Jakarta. Hermawan Susanto diringkus di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019) pagi.

Hermawan Susanto yang diduga mengancam presiden seperti dalam video yang viral di media sosial, ditangkap di rumahnya di Parung sekitar pukul 08.00 WIB oleh tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"HS sudah ditangkap, artinya sudah jadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi.

"HS diringkus akibat melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI dengan mengucapkan kata-kata 'Dari Poso nih, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah'," ungkapnya.

Saat ini Hermawan Susanto masih menjalani pemeriksaan awal. Argo mengaku akan menggelar konferensi pers terkait hal ini, Senin (13/5/2019) besok.

Dalam video yang viral tersebut, pria kelahiran 8 Maret 1994 tersebut diduga melakukan ujaran bernada ancaman pembunuhan pada simbol negara yakni Presiden. Ujaran itu dilontarkan Hermawan saat berada di tengah aksi demonstrasi di depan kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/5/2019) sekitar pukul 14.40 WIB.

Hermawan Susanto dijerat dengan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan modus Pengancaman Pembunuhan terhadap Presiden RI yang sedang viral di media sosial saat sekarang ini sebagaimana dimaksud dalam https://news.solopos.com/read/20190512/496/991466/pengancam-penggal-jokowi-dijerat-pasal-makar-terancam-hukuman-mati" target="_blank" rel="noopener">pasal 104 KUHP dan Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU No 19/2016 perubahan atas UU No 11/2008 tentang ITE.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten