Anak Ridwan Kamil Belum Ditemukan di Swiss, Polri Minta Yellow Notice

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan permintaan Yellow Notice Polri ke Interpol merupakan bentuk kehadiran negara.

 Poster hilangnya Emmeril Khan Mumtadz (23) atau Eril, anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat berenang di Sungai Aare, Kota Schonausteg, Provinsi Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022) (20 MINUTEN)

SOLOPOS.COM - Poster hilangnya Emmeril Khan Mumtadz (23) atau Eril, anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat berenang di Sungai Aare, Kota Schonausteg, Provinsi Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022) (20 MINUTEN)

Solopos.com, JAKARTA—Polri meminta Interpol (kepolisian internasional) menerbitkan Yellow Notice menyusul belum ditemukannya anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, di Sungai Aare, Swiss. Yellow Notice adalah permohonan kepada lembaga kepolisian di seluruh dunia untuk menemukan orang hilang.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan permintaan Yellow Notice Polri ke Interpol merupakan bentuk kehadiran negara.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Ini bagian dari negara hadir untuk menolong, melayani dan melindungi masyarakatnya di negara lain,” kata Edi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (28/5/2022).

Baca Juga: Fakta Sungai Aare, Lokasi Hilangnya Eril Anak Ridwan Kamil di Swiss

Lemkapi, kata dia, menyambut baik upaya Polri mengirimkan Yellow Notice untuk meminta bantuan mencari anak pertama Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya

“Kita harapkan kepolisian internasional memberikan bantuan mencari Eril,” kata mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas ini).

Menurutnya, Yellow Notice dalam hal ini adalah permintaan untuk membantu mencari orang hilang kepada seluruh anggota Interpol. Selain Yellow Notice, kata dia, Polri juga melakukan koordinasi dengan kepolisian Swiss untuk membantu pencarian Eril.

Baca Juga: Profil Eril, Anak Ridwan Kamil yang Hilang di Sungai Aare Swiss

“Semoga upaya Polri ini bermanfaat dan bisa menemukan segera putra Bapak Ridwan Kamil,” kata pakar hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

Sebelumnya, putra pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yakni Emmeril Khan Mumtadz (Eril) hilang terbawa arus saat sedang berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss pada 26 Mei 2022. Korban berada di Swiss bersama keluarga Ridwan Kamil lainnya karena sedang mencari tempat melanjutkan kuliah S2. Ridwan Kamil yang sedang tugas dinas di Inggris langsung menyusul ke Swiss.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Polri telah mengambil langkah-langkah setelah menerima informasi musibah tersebut, di antaranya meminta diterbitkannya Yellow Notice untuk pencarian orang hilang. Selain itu, kata Dedi, Polri juga memantau perkembangan pencarian hilangnya anak Ridwan Kamil secara informal lewat kerja sama “police to police” (antar kepolisian) dengan kepolisian di Swiss.

Baca Juga: Media Swiss Beritakan Anak Ridwan Kamil Hilang di Sungai Aare

Penerbitan Yellow Notice dilakukan oleh Sekretariat Jenderal Interpol di Lyon, Prancis atas permintaan kepolisian yang menjadi anggota Interpol. Sekretariat Jenderal Interpol lalu menerbitkan Yellow Notice kepada seluruh anggotanya yang saat ini sebanyak 194 negara.

 

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul: Negara Terbitkan Yellow Notice, Emmeril Khan Mumtadz Diharapkan Segera Ditemukan

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

+ PLUS Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

Upaya perlindungan mangrove sebagai ekosistem blue carbon tidak hanya mampu mengurangi emisi dan peningkatan simpanan carbon benefit tetapi juga memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkini

Dituding Gelapkan Mobil Rental, Yusuf Mansur Pernah Berkata Ini

Menurut Lestari, Yusuf Mansur yang belum menjadi ustaz menggadaikan mobil kepada dirinya yang ternyata mobil rental.

Yusuf Mansur Janji Bayar Gaji Karyawan Paytren, Diberi Waktu 2 Pekan

Yusuf Mansur baru akan mulai mencicil gaji karyawan Paytren itu per April 2023 mendatang.

FP UNS Resmikan Laboratorium Pertanian Terpadu di Jatiyoso Karanganyar

Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) meresmikan Laboratorium Pertanian Terpadu di Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.

Mantan Penyidik KPK Dianugerahi Hoegeng Awards 2022

Mantan penyidik di KPK yang kini menjadi Kapolda Lampung Irjen Pol. Akhmad Wiyagus menerima penghargaan Polisi Berintegrasi Hoegeng Awards 2022.

Cerita Yusuf Mansur Dilaporkan ke Mabes Polri lalu Kembalikan Uang

Pada tahun 2017, Yusuf Mansur pernah dilaporkan ke Mabes Polri atas tuduhan menggelapkan dana investor proyek Condotel Moyavidi di Sleman.

Pengunjung Karaoke Ayu Ting Ting Meninggal, Pemasok Miras Ditangkap

Kepolisian Resor Bengkulu menangkap seseorang yang diduga memasok minuman keras oplosan ke Karaoke Ayu Ting Ting.

Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

Upaya perlindungan mangrove sebagai ekosistem blue carbon tidak hanya mampu mengurangi emisi dan peningkatan simpanan carbon benefit tetapi juga memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

UT Surakarta Ajak Guru Ikut Jadi Guru Penggerak, Ini Manfaatnya

UT Surakarta mengajak para guru menjadi guru penggerak karena dapat meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid.

Gedung Sekolah Tanpa IMB Runtuh, 1 Pekerja Meninggal Dunia

Gedung sekolah yang runtuh itu berada di Jalan Sematang Borang, Lorong Lumban Meranti, Kecamatan Sako, Palembang.

Kelas Rawat Inap Standar Atas Diuji Coba, Iuran BPJS Tak Naik

Iuran BPJS Kesehatan tidak naik kendati BPJS sudah melakukan uji coba sistem kelas rawat inap standar (KRIS) atas pada 1 Juli 2022 lalu.

Sosialisasi PeduliLindungi Minyak Goreng Diperpanjang hingga 3 Bulan

Alasan memperpanjang sosialisasi karena saat ini masih banyak pengecer yang belum mengunduh QR Code Peduli Lindungi.

Jokowi Pulang, Ledakan Dahsyat Guncang Kota Mykolaiv di Ukraina

Setelah Odesa diserang pasukan Rusia pada Sabtu (2/7/2022) pagi, sebuah ledakan dahsyat mengguncang Kota Mykolaiv.

Sejarah Hari Ini: 2 Juli 1945 Amerika Serikat Bombardir Jepang

Beragam peristiwa bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 2 Juli.

Pemerintah Tetapkan Status Keadaan Tertentu PMK, Ini 6 Poin Pentingnya

Angka penularan PMK per Jumat (1/7/2022) pukul 12.00 WIB menurut data dari iSIKHNAS Kementerian Pertanian telah mencapai 233.370 kasus aktif di 22 provinsi.

Berkat Tjahjo Kumolo Urusan Kerja Sama Muhammadiyah Lebih Mudah

Berkat Tjahjo Kumolo mengurus legalisasi badan hukum Muhammadiyah, Muhammadiyah tidak banyak mengalami kesulitan terkait kerja sama dengan berbagai pihak.

Ternyata, Almarhum Tjahjo Kumolo Punya Jasa Besar untuk Muhammadiyah

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengungkapkan peran besar Tjahjo Kumolo itu bagi keberadaan Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi islam di Indonesia.