Tutup Iklan

Anak Gugat Ibu Kandung, MUI Boyolali: Membentak Saja Dilarang

Sekretaris MUI Boyolali, Saeful Anwar, berpendapat dalam konteks Islam, anak bahkan dilarang membentak orang tua, apalagi sampai menggugat di pengadilan.

 Logo Majelis Ulama Indonesia (Antara-Ardika)

SOLOPOS.COM - Logo Majelis Ulama Indonesia (Antara-Ardika)

Solopos.com, BOYOLALI—Apabila anak mengalami perselisihan dengan orang tua, hal ini sebaiknya diselesaikan secara musyawarah. Apabila tak berhasil, penyelesaian perselisihan perlu menghadirkan hakim atau orang bijaksana yang memediasi keduanya.

Perselisihan anak dengan orang tua ini salah satunya mencuat dengan kasus anak menggugat ibu kandung yang terjadi di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Boyolali. Dalam sengketa itu, anak menggugat ibu kandung dan saudara-saudara kandung lainnya atas hibah tanah yang terjadi beberapa tahun sebelumnya.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Boyolali, Saeful Anwar, berpendapat dalam konteks Islam, seorang anak haruslah berbakti kepada orang tua. Anak bahkan dilarang membentak orang tua, apalagi sampai menggugat di pengadilan.

Baca Juga: Terdampak Tol Solo-Jogja, 6 Bidang Tanah di Guwokajen Belum Dibebaskan

“Masa iya sampai tega menggugat ibu sendiri. Dalam surat Al Luqman disebut berkata kasar pada orang tua saja enggak boleh apalagi mau menggugat dan memenjarakan orang tua,” kata dia, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (24/11/2021).

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini menjelaskan apabila anak berselisih paham dengan orang tua, sebaiknya diselesaikan secara musyawarah. Apabila masalah tak juga selesai secara musyawarah, penyelesaiannya bisa dengan menghadirkan mediator atau hakim yang menjadi penengah keduanya.

“Hakim ini artinya orang bijaksana ya bukan hakim pengadilan,” ujar dia.

Baca Juga: Niat Cari Sayur, Warga Lemahireng Boyolali Malah Temukan Mortir

Tak hanya itu, Gus Ipul melanjutkan penyelesaian perselisihan ini harus dilakukan dengan kepala dingin.

 


Berita Terkait

Espos Plus

Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

+ PLUS Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

Progres terbaru dari pembahasan RUU PDP adalah pembahasan format lembaga pengawas yang akan bertanggung jawab menangani perkara perlindungan data pribadi hingga kini belum final.

Berita Terkini

PPKM Level 3 Batal, PHRI Karanganyar Harap Kebijakan Tidak Berubah Lagi

Pembatalan PPKM level 3 disambut positif oleh pelaku usaha pariwisata di Karanganyar. Mereka berharap kebijakan ini bisa mengangkat ekonomi khususnya di sektor pariwisata.

Akui Salah, Bakul Tengkleng Viral Solo Baru Mulai Benahi Cara Berjualan

Bakul tengkleng di Solo Baru, Sukoharjo, yang viral gara-gara review jelek warganet mengakui salah dan mulai berbenah dan mengubah cara berjualannya.

Kebijakan Soal Awal Semester Genap Sekolah di Karanganyar Bisa Berubah

Disdikbud Karanganyar untuk sementara masih menetapkan kebijakan awal semester genap sekolah dimajukan pada 20 Desember 2021.

Habis Bongkar Madu, Sopir Truk Gunungkidul Meninggal di Karangpandan

Sopir truk asal Gunungkidul, DIY, mengeluhkan gejala seperti masuk angin saat menginap di Tawangmangu, Karanganyar, sesuai membongkar muatan madu. Ia kemudian meninggal tak lama setelahnya.

Dinilai Lebih Aman, PLN Solo Dorong Industri Akses Layanan Premium

PLN UP3 Solo mendorong industri mengakses layanan premium guna menjamin pasokan listrik yang minim gangguan.

PLN Solo: Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Bakal Terus Ditambah

PLN Solo berusaha mendorong terwujudnya ekosistem kendaraan listrik dengan terus menambah jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, UT Pionir Pembelajaran Jarak Jauh

Universitas Terbuka (UT) menjadi pionir perguruan tinggi yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh di Indonesia

BIN Sisir Ampel Boyolali untuk Vaksin Warga dari Pintu ke Pintu

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah (Jateng) kembali menggenjot vaksinasi di Kecamatan Ampel, Boyolali.

Wajib Dikunjungi, Kota Solo Ternyata Punya 18 Museum Lho

Dinas Kebudayaan Kota Solo meluncurkan gerakan wajib kunjung museum baik museum milik pemerintah maupun swasta, khususnya bagi pelajar.

Terjangkau, Segini Tarif Liburan di Desa Wisata Sumberbulu Karanganyar

Desa Wisata Sumberbulu di Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar menawarkan beragam wisata komplet dengan tarif sangat terjangkau.

Keren, Desa Wisata Sumberbulu Karanganyar Raih Juara I ADWI 2021

Desa Wisata Sumberbulu di Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar meraih Juara I kategori Suvenir dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 dari Kemenparekraf.

7 Desa Wisata Jateng Meraih Penghargaan ADWI 2021, 2 dari Soloraya!

Ini daftar tujuh desa di Jawa Tengah (Jateng) yang memperoleh penghargaan pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Selamat! Desa Wisata Sangiran Sragen Raih Penghargaan Kategori Homestay

Desa Wisata Sangiran, Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, berhasil meraih Peringkat 5 Kategori Homestay pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Waduh, 1 Ekskavator Tenggelam Sedalam 3 Meter di Rawa Jombor Klaten

Satu ekskavator yang beroperasi di Rawa Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, terguling dan tenggelam di kedalaman 3 meter.

Pernah Ada Kampung Belanda di Solo, Ini Lokasinya

Ternyata pernah ada Kampung Belanda di Solo, Jawa Tengah. Kira-kira di mana lokasinya ya, adakah yang tahu?