Anak 12 Tahun ke Atas di Sukoharjo Mulai Disasar Vaksinasi Covid-19

Anak usia 12 tahun ke atas di Sukoharjo mulai menjadi sasaran program vaksinasi Covid-19 seiring bergulirnya PTM di sekolah.

 Para pelajar SMP menjalani skrining kesehatan saat kegiatan vaksinasi dengan sasaran anak usia 12 tahun ke atas di Gedung PGRI Sukoharjo, Selasa (21/9/2021). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

SOLOPOS.COM - Para pelajar SMP menjalani skrining kesehatan saat kegiatan vaksinasi dengan sasaran anak usia 12 tahun ke atas di Gedung PGRI Sukoharjo, Selasa (21/9/2021). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO — Vaksinasi Covid-19 Sukoharjo mulai menyasar anak berusia 12 tahun ke atas. Hal ini seiring pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dan simulasi di sekolah.

Pemkab Sukoharjo bersama stakeholders berupaya mengejar target herd immunity yakni minimal 70% jumlah warga tervaksinasi. Saat ini capaian vaksinasi Covid-19 Sukoharjo masih 38,12 persen.

Program vaksinasi dengan target sasaran anak berusia 12 tahun ke atas dilaksanakan di Gedung PGRI Sukoharjo, Selasa (21/9/2021). Kegiatan itu diselenggarakan Yayasan Indonesia Pasti Bisa bekerja sama dengan Pemkab Sukoharjo.

Jumlah vaksin yang disiapkan untuk vaksinasi Covid-19 anak SMP dan SMA Sukoharjo sebanyak 2.000 dosis dari Sinovac. Para pelajar yang divaksin berasal dari sejumlah sekolah negeri di Sukoharjo, Nguter, Gatak, Bendosari, Mojolaban, Grogol, Tawangsari, Bulu, Baki, dan Kartasura.

Baca Juga: Tes SKD CPNS Sukoharjo, Puluhan Peserta Gugur pada Hari Pertama

“Sekarang target sasaran vaksinasi sudah menyasar anak usia 12 tahun ke atas atau pelajar. Vaksinasi bisa meningkatkan imunitas pelajar yang mengikuti PTM secara terbatas dan simulasi di sekolah,” kata Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Selasa.

Selain warga lanjut usia (lansia), kelompok pelajar juga menjadi prioritas utama penyuntikan vaksin di tengah pandemi yang belum hilang sepenuhnya. Imunitas anak cenderung lebih lemah dibanding orang dewasa sehingga berisiko tinggi terinfeksi virus saat berinteraksi dengan pasien positif Covid-19.

Rencananya, lanjut Bupati, pengurus Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sukoharjo juga melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak 12 tahun ke atas di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) pada Rabu (22/9/2021).

Baca Juga: Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Sudah Tempati Kontrakan Baru

Antusiasme Masyarakat

“Saya berharap para stakeholder membantu percepatan vaksinasi di Sukoharjo. Capaian vaksinasi dosis pertama belum sampai 40 persen. Masih jauh dari target herd immunity yakni 70 persen dari populasi,” ujarnya.

Selama ini, masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan vaksinasi massal di sejumlah lokasi. Masyarakat rela mengantre selama berjam-jam demi menerima vaksin.

Selain pengendalian Covid, percepatan vaksinasi juga menjadi kunci pemulihan ekonomi daerah. Upaya percepatan vaksinasi tak hanya dilakukan Pemkab Sukoharjo melainkan Polres Sukoharjo dan Kodim Sukoharjo.

Baca Juga: PPKM Level 3 di Sukoharjo Masih Berjalan, Operasi Prokes di Gatak Terus Dilakukan

Bahkan, kini organisasi politik, perusahaan dan komunitas masyarakat turut berpartisipasi mendongkrak capaian vaksinasi agar segera mencapai target.

Koordinator Sukarelawan Yayasan Indonesia Pasti Bisa, Panji Kusuma, menyatakan kegiatan vaksinasi Covid-19 massal dengan target sasaran anak usia 12 tahun ke atas di Sukoharjo merupakan wujud kontribusi dan partisipasi dalam membantu pemerintah.

Setiap pelajar yang mengikuti vaksinasi mendapat bantuan beras seberat lima kilogram (kg).


Berita Terkait

Berita Terkini

4 Peserta CPNS Sukoharjo Diundang Ujian Susulan, Ini Penyebabnya

Sebanyak empat orang peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sukoharjo diundang untuk mengikuti ujian susulan pada Rabu (20/10/2021) dan Minggu (31/10/2021).

Perlintasan KA Bedowo Sudah Berpintu Palang, Tapi Tak Ada yang Jaga

PT KAI telah memasang pintu palang di perlintasan KA Bedowo, Sragen. Sayangnya, pintu palang itu tak berfungsi lantaran tak ada petugas yang mengoperasikannya.

2022, Pemkab Karanganyar Usul Tambah 718.000 Tabung Melon

Kabupaten Karanganyar mengusulkan tambahan 718.000 tabung elpiji bersubsidi pada 2022.

Jatuh Bangun Menjaga Nyala Para Pendamping ADS

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada perkembangan ADS, para orangtua pendamping harus melakukan berbagai upaya untuk menjaga anak-anak mereka di tengah minimnya layanan fisioterapi.

Siapkan Hadiah Untuk Atlet, Dispora Sukoharjo Rahasiakan Wujudnya

Dispora Sukoharjo merahasiakan hadiah bagi atlet asal Sukoharjo yang berprestasi di PON XX Papua.

Sudah 20 Kali Naik Haji, Ini Komentar Pimpinan KBIH Solo soal Dana Haji

Dari pengawasan yang dilakukan DPR, dapat dipastikan tidak terdapat penggunaan dana haji untuk membiayai proyek infrastruktur pemerintah.

Asosisasi Penghulu Sragen Bicara Keabsahan Nikah Siri, Kesimpulannya?

Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sragen mengatakan lembaga pemerintah tidak bisa menerbitkan atau menyimpulkan pernikahan siri.

Muncul Klaster PTM di 4 SD di Solo, PTM di Sekolah Lain Jalan Terus

Muncul klaster pembelajaran tatap muka (PTM) di empat SD di Kota Solo. Pemkot Solo memastikan PTM di sekolah lain akan terus berjalan.

Kejayaan Kol Kuning di Era 90-an, Warga Klaten Rindu Bergelantungan

Warga Klaten berharap kol kuning yang menjadi transportasi umum primadona di Kabupaten Bersinar era 1990-an hingga 2000-an dihidupkan lagi dengan wajah baru.

Sopir Kelelahan, Ertiga Nyungsep Perkebunan Tawangmangu

Supir Suzuki Ertiga lebih dulu mengantuk dan mengalai kecelakaan di Tawangmangu sebelum dapat tempat yang nyaman untuk istirahat.

Selamat, Ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas Terbaik di Klaten

Anggota Koramil Klaten Selatan dan anggota Polsek Prambanan terpilih menjadi Babinsa dan Bhabinkamtibmas terbaik di Klaten.

Muncul Klaster PTM di Solo, 28 Siswa di 1 SD Terpapar Covid-19

Terdapat siswa yang dinyatakan positif Covid-19 di empat SD di Kota Solo saat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

13 Motor Berknalpot Brong Disikat Tim Pandawa Polres Sukoharjo

Tim Pandawa Polres Sukoharjo merazia 13 pengendara sepeda motor berknalpor brong di wilayah Kartasura.

Duh! Klaster PTM Muncul di Kota Solo, 4 SD Ditutup Hingga Sebulan

Pemkot Solo menutup sementara PTM di empat SD di Kota Bengawan. Hal itu menyusul adanya siswa yang terpapar Covid-19 dalam tes acak program Kemenkes pertengahan bulan ini.

Mustakim Pulang Berlari Salatiga-Klaten, PKL Panen Rezeki

Banyaknya warga Trucuk, Klaten, yang menunggu kedatangan Mustakim yang jalan kaki dari Salatiga memberikan berkah bagi PKL.