Amplop Bansos Bertuliskan Nama Istri Bupati Karanganyar Sempat Bikin PKL Bingung

Amplop bansos bagi PKL terdampak PPKM darurat Karanganyar yang sebelumnya ada tulisan nama istri Bupati sudah diganti amplop putih polos.

 PKL dari sejumlah lokasi di Kabupaten Karanganyar mengantre di halaman Kantor Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar untuk mendapatkan kompensasi dampak PPKM Darurat pada Senin (19/7/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - PKL dari sejumlah lokasi di Kabupaten Karanganyar mengantre di halaman Kantor Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar untuk mendapatkan kompensasi dampak PPKM Darurat pada Senin (19/7/2021). (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Pembagian bantuan sosial atau bansos untuk PKL terdampak PPKM darurat dari Baznas Karanganyar sempat heboh karena pada amplop tertulis nama istri Bupati Karanganyar Siti Khomsiyah.

Bansos senilai Rp300.000 itu diserahkan kepada para pedagang kaki lima (PKL) di Kantor Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi (Disdagnakerkop) dan UKM Karanganyar, Senin (19/7/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, distribusi bansos itu dilanjutkan pada Kamis (22/7/2021). Ada sekitar 50 PKL yang belum menerima bansos saat distribusi awal pada Senin (19/7/2021).

Penerima bansos PPKM darurat Karanganyar yang mengambil diminta menunjukan bukti vaksinasi Covid-19, KTA, KTP, dan KK, serta surat domisili bagi warga ber-KTP luar Karanganyar. Berbeda dengan distribusi tahap pertama, kali ini uang bansos untuk PKL Karanganyar diberikan dalam amplop polos warna putih.

Baca Juga: Nama Istri Bupati Karanganyar Tertera Di Amplop Bansos PPKM Darurat, Ini Penjelasan Pemkab

Berdasarkan data yang diperoleh Solopos.com, total sasaran bansos itu sebanyak 840 PKL dan pelapak nonpermanen di Taman Pancasila, Alun-alun Karanganyar, Pujasera Cangakan, dan Stadion 45 Cangakan.

“Ini hanya kekeliruan saja [amplop bertuliskan nama istri Bupati]. Sudah diganti amplopnya. Kalau dikaitkan dengan politik praktis saya rasa tidak. Karena pemilu masih jauh. Ini murni kekeliruan saja, tidak ada unsur kesengajaan,” terang Kepala Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar, Martadi, kepada Solopos.com, Kamis.

Martadi mengatakan dana dari Baznas Karanganyar untuk bansos PKL Karanganyar tersebut nilai totalnya Rp300 juta untuk 1.000 PKL. Sementara itu, sasaran yang sudah terdata sebanyak 840 PKL.

Baca Juga: Alhamdulillah, 700-an PKL Terima Kompensasi Rp300.000 dari Pemkab Karanganyar

DPRD Panggil Disdagnakerkop dan Baznas

Sisa dana tersebut akan diberikan kepada PKL yang belum terdata dan butuh bantuan. “Nanti kami akan membuat berita acara penyerapan dana bansos dan mengembalikan sisanya ke Baznas,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator PKL kawasan Alun-alun Karanganyar, Heru Budiman, mengaku menerima bansos yang ada tulisan nama Bupati Karanganyar dan istri pada bagian luar amplop. Secara umum ia tidak mempermasalahkan terkait amplop tersebut.

Namun ia mengakui sempat ada pertanyaan terkait sumber dana bansos bagi PKL terdampak PPKM darurat Karanganyar itu di kalangan pedagang. “Kami sebenarnya ya melihat nominalnya. Tapi karena ada info kalau itu dari Baznas kami sempat mempertanyakan itu dana dari mana sebenarnya. Karena kalau Baznas kan itu uang umat, bukan Pemkab,” jelasnya.

Baca Juga: Kantor Imigrasi Solo Bagikan Sembako Untuk Warga Terdampak PPKM

Terpisah, Sekretaris Komisi B DPRD Karanganyar, Bobby Aditya Putra, mengatakan akan memanggil perwakilan Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar dan Baznas terkait penyaluran bansos tersebut. DPRD saat ini sudah mengajukan surat dan menunggu persetujuan Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo.

“Kami sudah mendapatkan pertanyaan terkait itu dan sudah menindaklanjuti. Akan kami gali informasi lebih lanjut karena informasi yang kami dapat saat ini baru dari media. Kami mengambil langkah memanggil Disdag dan Baznas untuk mengetahui detailnya seperti apa. Tapi jadwalnya masih belum ditentukan,” ungkapnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Desa Karangmojo Masih Kekeringan, Satlantas Sukoharjo Kirim Air Bersih

Satlantas Polres Sukoharjo membantu masyarakat dengan mengirimkan bantuan air bersih ke wilayah selatan Sukoharjo Sabtu (23/10/2021).

Maulid Nabi Muhammad, Syariah Hotel Solo Gelar Kajian Karyawan

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh tepat pada Selasa (19/10/2021), manajemen Syariah Hotel Solo melaksanakan kegiatan kajian karyawan.

Tanpa Penata Busana Pribadi, Ini Rahasia Cantik Selvi Ananda

Gaya busana Selvi Ananda selalu match dan terlihat anggun meskipun menggunakan aksesoris yang terkesan sederhana.

Waspadai Covid-19 Gelombang ke-3, Reisa Gencarkan 3M dan 3T di Solo

Pemerintah mulai gencar menggalakkan disiplin 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) serta 3T (tracing, testing, treatment) jelang libur panjang Natal dan tahun baru.

Pemkab Klaten Gandeng Tokoh Agama untuk Serukan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menyadari besarnya pengaruh tokoh agama kepada masyarakat.

Bersarung, Berpeci, Pakai Koko Putih, Gibran Peringati Hari Santri

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memimpin upacara peringatan HSN di Plaza Balai Kota, Jumat (22/10/2021) mengenakan sarung, peci, dan baju koko warna putih.

Sebut Seniman Daerah Pakai Ngisor Pring, Dalang Ini Minta Solusi

Seniman Solo mulai menggelar pentas langsung menyusul pelonggaran PPKM di Kota Solo, tetapi itu tidak berlaku bagi seniman ngisor pring di daerah yang masih level 3.

Cerita Rudy Eks Wali Kota Solo, Ibunya Terjerat Utang Rentenir!

Eks Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, memiliki pengalaman yang tak enak soal rentenir. Dia mengaku ibunya melarat karena terjerat utang kepada rentenir.

Banyak Warga Solo Terjerat Pinjol Ngadu ke Rudy

Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengaku ditemui banyak warga Solo di rumahnya beberapa bulan terakhir.

4 Seniman Solo Ini Pernah Raih AMI Awards, 2 Orang Sudah Meninggal

Sejumlah seniman di Kota Solo pernah memenangi AMI Awards selama kurun waktu 18 tahun terakhir, dua seniman di antara sudah meninggal.

2 Penyanyi, 3 Musikus dari Solo Masuk Nominasi AMI Awards 2021

Dua penyanyi dan tiga musikus Solo, yaitu Sruti Respati, Nuca, dan Aditya Ong Trio masuk nominasi AMI Awards 2021 yang diumumkan Senin (18/10/2021).

Konsleting AC, Ruang di Kantor Jasa Sih Wiryadi Terbakar

Kebakaran terjadi salah satu ruang di Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sih Wiryadi dan Rekan di pinggir Jl. Ki Mangun Sarkoro Nomor 55 Tegalmulyo, Nusukan, Banjarsari, Solo.

Di Jogonalan Klaten Ada 5 Kerbau Bule, Jadi Tontonan Gratis Warga

Wiyono, 70, warga Dukuh Dompyongan, Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, memiliki lima kerbau bule di kandang kerbaunya, sejak lebih dari tiga dekade terakhir.

Terungkap, Tuduhan Selingkuh Jadi Pemicu Perkelahian Maut Sahabat Karib

Dalam pengaruh miras, Trimo diduga menuding pelaku, yakni Soleman, yang juga mabuk, telah berselingkuh dengan istrinya. Keributan terjadi yang berujung pada pembacokan.

Ini Dia Juara Mas Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2021

Zaki Adi Saputra dan Fransiska Ervin P.N terpilih sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2021 yang diselenggarakan Pemkab Sukoharjo.

Korban Tak Lapor, Polres Klaten Tetap Selidiki Pembegalan di Ngawen

Meski sudah diminta, bakul karak yang jadi korban pembegalan di Ngawen, Klaten, enggan melapor ke polisi. Biar begitu, polisi tetap menyelidiki kasus tersebut.