Ammdes Alias Mobil Perdesaan Sudah Beraksi di Lombok & Palu
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua kiri) meninjau stan Ammdes di lokasi pameran otomotif GIIAS ke- 26 di Indonesia Convention Exhibition Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (2/8/2018). (Antara-Muhammad Iqbal)

Solopos.com, KLATEN -- Alat mekanis multiguna perdesaan (AMMDes) atau mobil perdesaan direncanakan mulai diproduksi massal pada Januari 2019. Sebelum diproduksi massal, rupanya kendaraan produk dalam negeri ini sudah berkali-kali mengalami uji coba, bahkan dalam penanganan pascagempa Lombok dan Palu.

Sebanyak 3.000 unit ditargetkan diproduksi pada tahun pertama. Presiden Komisaris PT KMWI dan PT KMWD, Sukiyat, mengatakan AMMDes merupakan alat multiguna. Selain bisa membantu produktivitas pertanian, alat tersebut bisa dimanfaatkan untuk alat transportasi dan pengangkut barang.

Sekitar 85 unit AMMDes sudah disebar untuk diuji coba melalui kelompok tani. Salah satunya uji coba ke salah satu petani asal Magelang dengan proses penyerahan AMMDes di Bengkel Kiat Motor, Kamis. “Setiap pekan dan setiap bulan tim saya akan mengamati langsung bagaimana digunakan untuk melayani petani dan masih ada kekurangan seperti apa agar segera diperbaiki sebelum produksi massal,” kata Sukiyat, Kamis (25/10/2018).

Sukiyat menjelaskan proses uji coba sebenarnya sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Uji coba untuk memastikan ketahanan, keamanan, dan kenyamanan alat tersebut. Soal harga AMMDes, dia mengatakan berkisar Rp60 juta hingga Rp70 juta.

Sukiyat mengatakan sekitar lima unit AMMDes sudah dibawa ke daerah bencana gempa bumi di Lombok serta bencana gempa bumi dan tsunami di Palu. AMMDes itu dilengkapi alat penjernih air guna membantu para pengungsi.

Petani asal Kecamatan Dukun, Magelang, Jatmiko, 34, mengatakan ia tertarik untuk menjajal alat tersebut lantaran ada inisiatif membuat alat yang membantu petani. “Sebenarnya ini cukup membantu. Kalau dibandingkan dengan grandong yang ini lebih bagus,” kata Jatmiko.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom