Anak pengungsi Rohingya di Bangladesh (Reuters-Tyrone Siu)

Solopos.com, WAHINGTON – Duta Besar Amerika Serikat untuk Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Nikki Haley, mengatakan, pemerintah negaranya bakal memberi bantuan senilai US$185 juta untuk membantu pengungsi Rohingya yang bertahan di -gigi-hadid-hibur-pengungsi-rohingya">Bangladesh.

Dana sekitar Rp2,7 triliun itu nantinya bakal dipakai untuk memenuhi kebutuhan pangan, air, dan fasilitas kesehatan.

Dilansir Reuters, Selasa (25/9/2018), pengumuman itu disampaikan Nikki Haley setelah tim pencari fakta PBB mengatakan kaum -dinilai-belum-siap-terima-pengungsi-rohingya">Rohingya menjadi korban genosida militer Myanmar.

PBB dan Amerika Serikat menuding militer Myanmar melakukan genosida terhadap warga Rohingya di negara bagian Rakhine.

Sebab, selama ini Myanmar tidak menganggap kaum Rohingya sebagai warga negara.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah Myanmar menyangkal laporan dari PBB yang menuding militer melakukan genosida terhadap warga -minta-bangladesh-setop-bantu-pengungsi-rohingya">Rohingya. Panglima Militer Myanmar, Min Aung Hlaing, meminta PBB tidak ikut campur terhadap uruasan negaranya.

"Tidak ada negara, organisasi, atau kelompok apa pun yang berhak ikut campur dan membuat keputusan atas kedaulatan suatu negara. Mencampuri urusan internal suatu negara dapat menyebabkan salah paham," kata Min Aung Hlaing dalam pidatonya seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (26/9/2018).

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten