"""
<div id="attachment_327500" style="width: 380px" class="wp-caption alignleft"><img aria-describedby="caption-attachment-327500" loading="lazy" class="size-medium wp-image-327500" title="12ambulans" src="http://images.solopos.com/2012/09/12ambulans-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" srcset="https://images.solopos.com/2012/09/12ambulans-370x277.jpg 370w, https://images.solopos.com/2012/09/12ambulans-800x600.jpg 800w, https://images.solopos.com/2012/09/12ambulans-342x256.jpg 342w, https://images.solopos.com/2012/09/12ambulans-60x45.jpg 60w, https://images.solopos.com/2012/09/12ambulans-150x113.jpg 150w, https://images.solopos.com/2012/09/12ambulans-269x201.jpg 269w, https://images.solopos.com/2012/09/GPMk0Vxa-12ambulans-300x225.jpg 300w, https://images.solopos.com/2012/09/12ambulans-768x576.jpg 768w, https://images.solopos.com/2012/09/12ambulans-1536x1152.jpg 1536w, https://images.solopos.com/2012/09/qXNJwlDY-12ambulans.jpg 2048w" sizes="(max-width: 370px) 100vw, 370px" /><p id="caption-attachment-327500" class="wp-caption-text">Kondisi ambulans RSU Banyudono (Septhia Ryanthie/JIBI/SOLOPOS)</p></div>\n
<p><strong>BOYOLALI&#8211;</strong>Satu unit mobil ambulans milik RSUD Banyudono dinilai sudah tidak layak untuk pelayanan pasien rumah sakit tersebut. Pihak RSUD berharap bisa dilakukan pengadaan mobil ambulans baru.</p>\n
<p>Menurut pengamatan, mobil ambulans  yang dioperasionalkan di RSUD Banyudono kondisinya sudah tua. Mobil keluaran tahun 2003 tersebut selain masih menggunakan peralatan manual, tidak dilengkapi dengan air conditioner (AC). Dragbar, atau alat pengangkut pasien, yang ada di dalam mobil pun harus diangkat secara manual, bukan dengan dragbar beroda.</p>\n
<p>Kepala Tata Usaha (TU) RSUD Banyudono, Sri Rejeki, mengakui rumah sakit hanya memiliki satu unit mobil ambulans tersebut.</p>\n
<p>”Idealnya dua unit. Kami sudah sering mengajukan usulan untuk pengadaan mobil ambulans baru, tapi belum terealisasi,” ujar Sri kepada wartawan, Selasa (11/9/2012).</p>\n
<p>Dengan kondisi mobil ambulans yang sudah uzur tersebut, Sri mengakui tak jarang petugas RSUD Banyudono diolok-olok saat merujuk pasien ke rumah sakit lain. Padahal untuk mobil ambulans model terbaru, sudah dilengkapi dengan peralatan modern yang bisa sekaligus memberikan penanganan terhadap pasien saat diangkut di dalamnya.</p>\n
<p>”Kalau pakai ambulans lama ini ya sering dipoyoki, karena dragbarnya masih harus diangkat manual depan-belakang,” tuturnya.</p>\n
<p>Mengingat kebutuhan untuk pelayanan pasien rumah sakit cukup tinggi, Sri mengatakan pihaknya sering harus meminjam atau menyewa mobil ambulans dari pihak lain.</p>\n
<p>”Ya biayanya ditanggung oleh pasien,” imbuh dia.</p>\n
<p>Terkait persoalan itu, pihak rumah sakit berharap ada alokasi anggaran dari APBD untuk pengadaan mobil ambulans oleh Pemkab Boyolali.</p>\n
<p>Ditemui terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, S Paryanto menyatakan dukungannya terhadap rencana pengadaan mobil ambulans baru untuk RSUD tersebut. Namun pihaknya menunggu adanya pengajuan pengadaan.</p>\n
<p>“Kalau dari DPRD tentunya mendukung pengadaannya [ambulans] karena ini demi pelayanan masyarakat. Ya tinggal diusulkan saja,” kata Paryanto.</p>\n
"""