Tutup Iklan
Penggalangan dana melalui Fundraising Golf Tournament untuk penyelenggaraan Bali Beach Clean Up. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan gaya hidup yang semakin modern, volume sampah di Indonesia terus meningkat dengan cepat setiap tahun hingga mencapai jutaan ton.

Dalam mendukung upaya pemerintah untuk mencari jalan keluar atas masalah itu, penting bagi komunitas dan sektor swasta untuk mengambil andil dalam pengadaan berbagai inistiatif yang berhubungan dengan lingkungan.

Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia), didukung oleh Dynapack Asia, berinisiatif membersihkan pantai di Bali melalui program Bali Beach Clean Up (BBCU). Menyambut Bali’s Big Eco Weekend 2019, acara tahunan program BBCU yang akan diselenggarakan pada akhir Juli 2019, Amatil Indonesia juga mengadakan penggalangan dana melalui Fundraising Golf Tournament 2019 bersama lebih dari 60 perusahaan pada 25 April 2019 di Jakarta.

Dana yang terkumpul melalui program tersebut akan digunakan untuk penyelenggaraan kegiatan BBCU di lima pantai di Bali, yakni Kuta, Legian, Seminyak, Jimbaran dan Kedonganan.

Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability Coca-Cola Amatil Indonesia, Lucia Karina, menjelaskan kelestarian lingkungan merupakan salah satu pilar keberlanjutan dari perusahaan perusahaanya. Oleh karena itu, sejak Coca-Cola Amatil memasuki pasar Indonesia pada tahun 1992, berbagai kegiatan terkait lingkungan telah dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.

Lucia membeberkan Bali Beach Clean Up merupakan salah satu program lingkungan yang kami inisiasi dan telah berjalan sejak 2007 di Bali. Selain menciptakan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat, program Bali Beach Clean Up juga menyelamatkan jutaan tukik sebagai bagian dari konservasi penyu.

"Kami juga berkomitmen untuk mengurangi sampah di fasilitas manufaktur kami dan mendukung berbagai inisiatif masyarakat untuk mengelola sampah dengan benar, melalui kegiatan bersih-bersih, pelatihan dan lain-lain," tambahnya seperti dikutip pada siaran pers yang diterima ">Solopos.com, Sabtu (27/4/2019).

Hingga Juli 2018, program Bali Beach Clean Up telah menyingkirkan lebih dari 38 juta kg sampah dari pesisir pantai sepanjang 9,7 kilometer. Pelaksanaan program itu ditunjang dengan empat traktor pantai, dua barber surf rakes, tiga truk sampah, 78 kru dari komunitas lokal di sekitar pantai, serta 150 tempat sampah baru tiap tahunnya.

Sementara itu, Bali’s Big Eco Weekend 2019 akan didukung oleh Sugar Labinta, Diversey, Euroasiatic, Samoran Group, Alpha Servis Solusi, FABS, LYS Energy Group, PGN, Swadaya Harapan Nusanta, Turkish Airlines, dan United Can.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten