Ilustrasi sakit kepala (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Rasa sakit di kepala akibat migrain menghambat berbagai aktivitas. Saat migrain, kepala terasa berdenyut dan leher kaku yang sangat tidak nyaman. Nyeri di kepala akibat migrain ini terasa lebih sakit ketimbang kondisi lainnya.

Migrain cenderung bertahan lama dan seringkali tidak bisa diobati dengan obat sembarangan yang dijual bebas. Penderita migrain butuh pengobatan khusus. Sebab, gejalanya diikuti berbagai gangguan fisik lainnya seperti mual, muntal, hingga sensitif terhadap cahaya dan suara.

Dikutip dari Boldsky, Rabu (31/7/2019), mengenali penyebab migrain memang gampang-gampang susah. Ada berbagai hal yang memicu migrain. Mulai dari stres, perubahan hormon, kelelahan, hingga pola makan yang tidak teratur.

Cara paling ampuh mencegah dan mengatasi migrain adalah mengelola stres. Olahraga seperti aerobik dan yoga bisa menjadi salah satu cara ampuh mengatasi stres. Selain melepaskan hormon endorfin yang memunculkan rasa senang, olahraga juga bisa mengurangi sakit dan memperbaiki kualitas tidur. Meski demikian, apakah aman berolahraga saat sedang migrain?

Sebaiknya Anda menghindari berolahraga saat migrain. Memaksakan diri tetap berolahraga justru membuat rasa sakit di kepala akibat migrain semakin parah. Saat sedang migrain, perbanyaklah istirahat. Hindari aktivitas fisik berlebih yang memperburuk rasa sakit.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten