Kategori: Nasional

ALUTSISTA TNI : 6 Alasan Hercules C-130 Tak Tertandingi

Oleh: Solopos.com/Andreas Tri Pamungkas/JIBI/Harian Jogja

Alutsista TNI pesawat Hercules C-130 dikenal sebagai pesawar tangguh dan tak tertandingi.

Solopos.com, JOGJA -- Alat utama sistem pertahanan (Alutsista) TNI berupa pesawat Hercules C-130 dikenal tangguh.  Sejak penerbangan perdananya pada 23 Agustus 1954, pesawat C-130 Hercules bikinan produsen pesawat Paman Sam Lockeed-Martin telah membuktikan sebagai salah satu pesawat terbaik dalam sejarah militer.

Pesawat ini memang tidak begitu glamour. Tetapi segala misi dia libas tanpa kenal lelah. Berbagai pentas perang telah dia lakoni. Dia juga menjadi andalan dalam misi kemanusiaan. Berikut enam alasan yang membuktikan C-130 Hercules sebagai salah satu pesawat tanpa tanding di dunia sebagaimana dihimpun,JIBI/Harian Jogja:

1. Multifungsi Tak Tertandingi

Tak ada satu pun pesawat tempur yang menandinginya. Banyak misi telah dilalui. Dengan panjang antara 30-40 meter, serta tinggi sekitar 12 meter, perutnya bisa dijejali pasukan dan beragam peralatan militer. Mulai dari jip, panser, hingga helikopter.

Burung besi ini juga telah terbukti dalam melakukan misi pencarian dan penyelamatan. C-130  dengan mudah dikonfigurasi ulang dari fungsinya sebagai pengangkut pasukan menjadi transportasi alat berat dan aeromedical evakuasi ke ambulan dalam hitungan menit.

Keunggulan lainnya pesawat tempur ini mampu melewati tantangannya menjadi pos komando udara, peperangan elektronik; operasi psikologis, operasi khusus, pemburu badai, dan bahkan petugas pemadam kebakaran.

Setidaknya tak kurang dari 70 variasi misi telah diciptakan. C-130 ini juga menunjukan fleksibilitas yang tak ada duanya ketika pasukan Vietnam Utara berhasil mengalahkan Vietnam Selatan sehingga memukul mundur Amerika Serikat.

Pada 29 April 1965, ratusan ribu warga Vietnam Selatan yang panik memenuhi Pangkalan Udara Tan Son. Serangan Artileri Vietcong yang gencar berhari-hari sudah merusak lebih dari 100 pesawat Vietnam Selatan.

Di saat terakhir, hanya ada sebuah pesawat angkut C-130 Hercules yang tersisa dengan beban maksimum 92 penumpang masih ditambah enam awak.  Hercules itu akhirnya dipenuhi 452 orang warga. Nekat terbang, Hercules mendarat dengan selamat.

Dimulai dari ... Biang Semua Bom

2. Daisy Cutter & Biang Semua Bom

Hercules C-130 bisa membawa bom nonnuklir. (Wikipedia.org)

Hercules C-130 adalah satu-satunya pesawat yang bisa membawa dan menjatuhkan bom nonnuklir AS terdahsyat saat ini Daisy Cutter yang berbobot 6,8 ton dan Masif Ordnance Air Blast (MOAB) atau juga dikenal sebagai Mother Of All Bombs (Biang Semua Bom), seberat 10,2 ton. MOAB 40% lebih kuat daripada Daisy Cutter

Daisy merupakan bom yang dirancang untuk memusnahkan sejumlah besar pasukan dan diprogram meledak tepat sebelum menyentuh tanah, menyebarkan ledakan pada daerah seluas lebih dari 600 meter persegi. Al Qaeda dan Taliban mengira AS menggunakan senjata nuklir ketika menjatuhkan bom Daisy Cutter.

Selanjutnya ....Bawa Meriam Besar

3. Meriam Besar di Angkasa

Hercules C-130 membuat misi tempur utama, memberikan hujan kehancuran sejak 1966. Awalnya dijuluki Super Spook. Yang pertama adalah AC-130A Spectre, dipersenjatai dengan enam senjata.

Hercules AC 130 J Ghostrider (US Navy Photo)

Dua senjata Vulcan Gatling 20mm, dua senapan Gatling Mini 7.62mm serta dua Bofors Auto-meriam 40mm. Model H menggantikan senjata mini meriam Bofors dengan Howitzer 105mm.

Bagi pasukan darat Amerika, pesawat ini telah menyediakan presisi dukungan udara di mana-mana, dari Vietnam, Grenada, Afganistan dan Irak.

Platfom tempur terbaru, AC-130J Ghostrider,  GAU-23A chain gun 30mm memberikan kemampuan serangan dengan presisi mengesankan, termasuk  Wing-mounted GBU-39 GPS-guided Small Diameter Bombs serta rudal dipandu laser AGM-176 Griffin yang dipecat dari Gunslinger yang dipasang pintu kargo belakang.

Berikutnya...Tak Ada Runway Enggak Masalah

4. No Runway No Problem

Keampuhan Hercules adalah kemampuan lepas landas dan mendarat di permukaan yang tidak rata. Pesawat dengan bobot 70 ton ini bisa

Pesawat A KC-130 lepas landas dari kapal induk USS Forrestal dengan pilot Lt. James H. Flatley pada Oktober 1963. (
U.S. Navy photo)

mendarat di landasan yang sangat buruk, bahkan kru Komando Khusus AFOC (Air Force Special Operations Command) dilatih beroperasi pada landasan pacu yang berlumpur, mengadung pasir dan kerikil. landasan pacu.

Ada yang lebih menarik ketika C-130D dan LC-130H / J mendarat di salju dan es dengan menggunakan ski sejak 1957.

Sementara pada Oktober 1963, kru Angkatan Laut juga melakukan latihan dengan mendarat di kapal induk USS Forrestal.

Pesawat ini bahkan bisa mendarat dan lepas landas di daerah seluas stadion sepak bola. Menyusul peristiwa tragis pada 1980 di Desert One, setelah upaya gagal untuk menyelamatkan warga Amerika yang disandera di Iran, Pentagon terus mencari cara membawa warganya pulang.

Pesawat bisa dimodifikasi mendarat di landasan es dengan ski dan juga ditambah mesin jet. (US Navy Photo)

Rencana yang disusun adalah mendaratkan dua MC-130 di lapangan  sepak bola sepanjang 300 kaki di stadion,  seberang jalan dari Kedutaan Besar AS di Teheran.

Dengan kode Sport Kredibel, C-130H telah dimodifikasi dengan 30 roket untuk bisa mendarat dan lepas landas di tempat sempit itu. Sayangnya, tes pertama mengalami kegagalan, pesawat mendarat keras dan mengakibatkan kehancuran pesawat. Pengujian lebih lanjut sebagai bagian dari Kredibel Sport II membuktikan konsep ini cukup potensial.

Selanjutnya ....Apapun Dapat Diterjunkan

5. Apapun Dapat Diterjunkan

Hercules bisa menerjunkan tank sekalipun (Airlines.net)

Ada alasan mengapa Hercules merupakan yang terbaik bagi Airborne dan Ranger Jodys. C-130 adalah perlengkapan yang harus ada di Basic US Army Airborne School, Fort Benning.  Hercules  dapat menerjunkan segala jenis peralatan perang, seperti tank M551 (sekarang pensiun) hingga HMMWV seberat 30-ton.

Herculus bisa drop lebih dari 1.800 pasukan ditambah kendaraan mereka dan artileri,  tanpa pernah membuat kontak visual dengan zona degradasi atau daerah perbatasan.

6. 60 Tahun Terus Terbang

Penerbangan pertama pada 1954. C-130  beroperasional pada awal 1957, membantu transportasi lebih 11.500 tentara dari Divisi Airborne 101 ke Little Rock, Arkansas, AS,  ketika Presiden Dwight D. Eisenhower memerintahkan Angkatan Darat AS mengawal sembilan siswa kulit hitam.  Sejak saat itu, C-130 telah berpartisipasi dalam setiap misi utama militer AS dan operasi bantuan kemanusiaan di seluruh dunia. AS juga menggunakannya selama perang teluk dan misi pembebasan Irak.

Sampai saat ini, lebih dari 2.700 hercules C-130 telah diproduksi. Sama halnya dengan produk-produk ternama di Amerika  (Coca Cola dan iPhone), C-130 pun juga sangat populer.  Tercatat 67 negara telah memilikinya.  Pesawat ini dirancang sebagai sebuah airlifter yang telah melayani selama enam dekade.

Share
Dipublikasikan oleh
Rini Yustiningsih

Berita Terkini

Waduh Ngeri, Indonesia Masuk Kategori Bahaya Gelombang Kedua Covid-19

Solopos.com, JAKARTA -- Indonesia termasuk kategori bahaya gelombang kedua Covid-19 setelah memutuskan untuk membuka kegiatan…

5 jam lalu

Ribuan Warga Solo Terancam Kesulitan Air Bersih Saat Kemarau, 2 Kelurahan Ini Paling Rawan

Solopos.com SOLO -- Memasuki musim kemarau tahun 2020 ini ribuan warga Kota Solo dibayangi kesulitan…

5 jam lalu

Yang Kangen Nonton Siap-Siap, Bioskop Bakal Buka Serentak 29 Juli

Solopos.com, JAKARTA -- Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) mengatakan bioskop akan kembali buka mulai…

6 jam lalu

Begini Peringatan Tegas Kapolres Sragen terkait Tugu Perguruan Silat

Solopos.com, SRAGEN -- Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, menegaskan peluang untuk merobohkan semua tugu…

6 jam lalu

Masih KLB Corona, Pemkab Sukoharjo Setop Program Bantuan JPS

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo menyetop program jaring pengaman sosial atau JPS yang…

6 jam lalu

Rekomendasi Saham 8 Juli, Analis Pilih Saham Konsumer sampai Produsen Rokok

Solopos.com, SOLO -- Dua analis memberikan rekomendasi saham 8 Juli untuk sejumlah saham dari berbagai…

6 jam lalu