Olivia Renata Kuswandi mengalahkan peserta dari 14 negara untuk kategori Foreigner pada 19 Agustus 2019 lalu di Fukuoka, Jepang. (Istimewa)

Solopos.com, SURABAYA – Mahasiswi Program Studi Desain Interior UK Petra angkatan 2015 mencetak prestasi internasional hingga ke Negeri Sakura alias Jepang. Olivia Renata Kuswandi mengalahkan peserta dari 14 negara untuk kategori Foreigner pada 19 Agustus 2019 lalu di Fukuoka, Jepang. Olivia berhasil membawa pulang sertifikat serta tropi dari anggota DPR Korea.

Gadis yang baru saja diwisuda ini membawakan pidato berbahasa Korea pada kegiatan bertajuk The 24th K-Speech World Contest. Ajang pidato ini diselenggarakan oleh The National Assembly of The Republic of Korea dan diikuti oleh peserta baik dari Korea maupun dari mancanegara.

Olivia bersaing dengan peserta-peserta kategori Foreigner dari India, Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, China, Mongolia, Kirgistan, Rusia, Hong Kong, dan Filipina.

Saat mengikuti kompetisi ini, Olivia masih berstatus mahasiswi dan membahas mengenai perbedaan budaya kerja antara Indonesia dan Korea selama empat menit lamanya. Tema tersebut diambil berdasarkan pengalamannya saat menjalani program student exchange 2018 di Keimyung University Korea dan dari sharing dengan kawan sekamarnya.

“Orang di Korea sangat disiplin dalam hal belajar dan bekerja. Itu mereka lakukan dengan tanpa paksaan karena sudah menjadi kebiasaan”, ungkap Olivia sebagaimana rilis yang diterima Solopos.com, Rabu (4/9/2019).

Buah manis ini bermula saat Olivia menjadi juara 1 pidato bahasa Korea di King Sejong Institute (KSI) UK Petra, salah satu jurinya yang merupakan Ketua Korea Association Jawa Timur merekomendasikannya untuk ikut lomba pidato lagi di Jakarta.

“Lomba di Jakarta ini ternyata adalah seleksi untuk mengikuti K-Speech World Contest di Jepang. Saya dan seorang mahasiswa UI terpilih mewakili Indonesia dari 15 peserta”, jelasnya.

Menurut alumnus SMA Tunas Daud Denpasar ini, latihan adalah kunci utamanya dalam membawakan pidato bahasa Koreanya. Ia rajin berlatih pelafalan dan gestur dengan guru KSI nya.

Mengutip dari Ps. Joel Oesteen, Olivia yakin bahwa “apa yang menurut kita mustahil, Tuhan pasti akan kerjakan bagi kita”.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten