ALIRAN SESAT : Rumah Jadi Tempat Berkumpul, Andi Rela Hentikan Usaha Bengkel

ALIRAN SESAT : Rumah Jadi Tempat Berkumpul, Andi Rela Hentikan Usaha Bengkel

SOLOPOS.COM - Andi Rodiyono (kanan) orang yang diduga menjadi pemimpin kelompok penganut aliran sesat saat diperiksa aparat polisi di Mapolsek Pedurungan, Rabu (14/2/2018) malam. (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)

Aliran sesat dituduhkan pada sekelompok orang di Pedurungan, Semarang.

Solopos.com, SEMARANG – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pedurungan, Kota Semarang, baru saja menggerebek sebuah rumah di Kelurahan Palebon RT 001/RW 011, Pedurungan, Rabu (14/2/2018) malam. Rumah itu digerebek karena diduga menjadi tempat berkumpulnya para penganut aliran sesat.

Istri Ketua RW setempat, Rosmiyati, menyebutkan rumah yang digerebek itu merupakan milik Andi Rodiyono, 63. Rumah yang juga ditempati Andi itu sebelumnya juga merupakan bengkel mobil.

“Namun, sejak dijadikan tempat berkumpul para anggota kelompok bengkel mobil itu tidak lagi beroperasi. Kira-kira sekitar tiga bulan lalu. Begitu menjadi tempat berkumpul anggota kelompok itu, rumahnya juga langsung ditutup dengan pagar tinggi serta seng,” ujar Rosmiyati saat dijumpai Semarangpos.com di rumahnya, Kamis (15/2/2018).

Saat Semarangpos.com menyambangi rumah milik Andi memang tampak sepi. Tak ada aktivitas berarti dari para penghuni rumah itu.

Hanya ada satu orang yang ada di depan rumah itu sambil mengerjakan perbaikan pipa saluran air. Namun, saat disapa Solopos.com, pekerja itu enggan memberikan respons dan asyik dengan pekerjaannya.

Salah satu tetangga Andi, Arifin, menyebutkan saat ini rumah tersebut memang telah sepi. Seluruh pengikut kelompok yang diduga menganut aliran sesat itu sudah diminta pulang ke rumahnya masing-masing oleh aparat kepolisian setelah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pedurungan.

“Kalau biasanya banyak yang tinggal di rumah itu. Tapi, memang tidak pernah bergaul dengan masyarakat sekitar. Kami juga tidak terlalu paham apa yang dikerjakan di rumah itu karena pagarnya selalu tertutup dan ditutup dengan seng yang tinggi,” ujar Arifin.

Arifin juga membenarkan jika rumah yang digunakan berkumpul kelompok tersebut sebelumnya merupakan bengkel mobil. Namun, semenjak jadi tempat berkumpul pengikut aliran sesat usaha bengkel milik Andi itu dihentikan.

“Biasanya bukanya sore hingga malam. Tapi, setelah jadi tempat penampungan anggota kelompok itu ya enggak buka lagi. Padahal, pelanggannya cukup banyak,” ujar Arifin.

Sementara itu, si pemilik rumah sekaligus pemimpin kelompok yang diduga menganut aliran sesat itu, Andi Rodiyono, saat ini sudah pulang ke rumahnya setelah menjalani pemeriksaan aparat kepolisian di Mapolsek Pedurungan.

Ia menjalani pemeriksaan setelah rumahnya digerebek aparat polisi, Rabu malam. Dalam penggerebekan itu, polisi juga mengamankan sekitar 40 orang yang diduga merupakan anggota kelompok aliran sesat itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.