Alhamdulillah, Sragen Dapat 400 Alat Rapid Test Antigen dari Pemprov Jateng

Dinas Kesehatan Sragen mendapat bantuan 400 alat rapid test antigen dari Pemerintah Provinsi Jateng yang akan dipakai untuk screening.

SOLOPOS.COM - Seorang tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan rapid test antigen di rest area 519B Masaran, Sragen untuk screening menjelang Tahun Baru, Rabu (30/12/2020). (Istimewa/DKK Sragen)

Solopos.com, SRAGEN -- Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen mendapat bantuan 400 alat rapid test antigen dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Bantuan ratusan alat rapid test antigen itu akan digunakan untuk screening secara insidental sesuai kebijakan Pemerintah Kabupaten Sragen.

DKK Sragen sudah menggunakan alat rapid test tersebut untuk melakukan screening di rest area jalan tol 519A dan 519B Masaran, Sragen, pada akhir 2020 lalu.

RSUD dr Moewardi Solo Rekrut Sukarelawan Nakes, Ini Syarat Dan Kualifikasinya

Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) DKK Sragen dr Y Agus Sudarmanto, kepada Solopos.com yang menghubunginya, Jumat (1/1/2021), mengatakan 20 alat rapidt test antigen digunakan di dua rest area. Sasarannya pengguna jalan tol yang berhenti untuk istirahat.

Dari pengambilan sampel 20 orang itu ternyata hasilnya nonreaktif semua. “Sebanyak 20 orang itu terbagi di rest area 519A sebanyak 10 orang dan 519B sebanyak 10 orang,” katanya.

Selain itu, DKK Sragen juga menggelar pelatihan swab test bagi para tenaga kesehatan (nakes) dan dokter untuk persiapan rapid test antigen.

2 Kasus Pembunuhan Gegerkan Sukoharjo Sepanjang 2020

Penggunaan alat rapid test antigen itu dengan pengambilan sampel spesimen dengan cara usap tenggorokan atau swab. Kasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) DKK Sragen Ali Ahmadi mengatakan pelatihan swab test gelombang pertama menyasar 53 peserta.

Tenaga Swab Test Tesertifikasi

Sedangkan gelombang kedua menyasar 56 peserta dan pada gelombang ketiga pada Minggu (27/12/2020) lalu melibatkan sebanyak 46 orang.

“Dengan pelatihan itu Sragen memiliki tenaga swab test tesertifikasi sebanyak 155 orang. Puluhan tenaga yang lolos pelatihan pada Minggu itu langsung terjun melakukan swab test di Technopark pada Senin [28/12/2020],” ujar Ali.

Eks Politikus Ini Nangis Temukan Masih Ada Warga Solo Yang Makan Nasi Aking

Peserta pelatihan swab test gelombang ketiga itu perwakilan dari sejumlah rumah sakit swasta dan dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sragen. Mereka terdiri atas dokter umum, perawat, analis kesehatan, dan bidan.

Kepala DKK Sragen dr Hargiyanto mengakui mendapat bantuan 400 ala rapid test antigen dari Pemprov Jateng. Ia mengatakan bantuan itu tidak bisa disitribusikan ke puskesmas karena penggunaan antigen itu harus satu lokasi.

Hargiyanto berencana menggunakan alat rapid test antigen itu secara insidental sesuai kebijakan Pemkab Sragen.

Berita Terbaru

Wajib Dibentuk, Tugas Satgas PTM di Sekolah Ternyata Banyak

Solopos.com, SRAGEN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen memulai simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin (29/3/2021) hingga Sabtu (3/4/2021)....

Banyak Warga Takut Divaksin Covid-19, Pemdes Bedoro Sragen Lakukan Ini

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Desa (Pemdes) Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, mendata warganya untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Sembari mendata warga, Pemdes...

Patroli Protokol Kesehatan Jalan Terus, Sasar Tempat Tongkrongan Warga Sragen

Solopos.com, SRAGEN — Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Lomba Antarpelajar SD/MI di Sragen Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 15 siswa sekolah dasar/madrasah ibtidaiah (SD/MI) mampu menembus babak final lomba cerdas cermat, lomba cover...

Cegah Kasus Corona B117, Satgas Covid-19 Klaten Minta Ini Kepada Warga

Solopos.com, KLATEN -- Satgas Penanganan Covid-19 Klaten menyatakan hingga kini belum ada warga Kabupaten Bersinar yang terpapar virus corona...

Pedagang Pasar Bahulak Sragen Pasang Lapak Berplastik Demi Tangkal Corona

Solopos.com, SRAGEN -- Sejumlah wastafel berjajar di depan gapura masuk Pasar Bahulak di Dukuh Sawahan, Desa Karungan, Kecamatan Plupuh,...

Anggota Polres Sragen Ikuti Vaksinasi Demi Buktikan Vaksin Covid-19 Aman

Solopos.com, SRAGEN -- Sebanyak 578 anggota Polres Sragen sudah menjalani penyuntikan vaksin Covid-19. Mereka membuktikan bila vaksin aman dipakai...

17 Wastafel Berpedal Jadi Sarana Penegakan Protokol Kesehatan di SMPN 1 Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Sebuah wastafel yang berfungsi jika penggunanya menginjak pedal yang berada di bagian bawah terpasang di depan...

Bantu Nakes Lacak Kontak Erat, 177 Bhabinkamtibmas Ikuti Pelatihan 3T

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 177 orang bhabinkamtibmas Polres Karanganyar mendapatkan pelatihan sebagai pelacak Covid-19. Dalam waktu dekat, mereka akan...

PMI Solo Jadikan Rumah Sakit Institusi Pertama Jaring Donor Plasma

Solopos.com, SOLO — Masih ada antrean pasien yang membutuhkan plasma konvalesen dari PMI Kota Solo. Semua pihak berkepentingan berkomitmen...