Alhamdulillah, Kasus Harian Covid-19 Sukoharjo Turun Di Bawah 100 Orang

Penambahan harian kasus konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Sukoharjo menunjukkan penurunan sejak awal pekan ini.

 Ilustrasi virus corona varian delta plus. (Dok. Bisnis)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi virus corona varian delta plus. (Dok. Bisnis)

Solopos.com, SUKOHARJO — Penambahan harian kasus positif Covid-19 Kabupaten Sukoharjo mulai menunjukkan tren menurun dalam sepekan terakhir. Pekan sebelumnya tambahan harian positif corona mencapai 100 kasus, sementara pekan ini pada kisaran 80 kasus.

Kecenderungan penurunan kasus terjadi sejak awal pekan ini. Meski demikian kondisi tersebut belum berdampak pada turunnya keterisian bed rumah sakit rujukan Covid-19. Bed Occupancy Ratio (BOR) isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 Sukoharjo masih di angka 90 persen.

Baca Juga: Salut! Polres Sukoharjo Rekrut Penyandang Disabilitas Jadi Operator Call Center

“Bed di penanganan gawat darurat masih penuh. Keterbatasan oksigen untuk perawatan pasien Corona juga menjadi persoalan,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Jumat (30/7/2021).

Yunia mengatakan bed isolasi masih ada dan bisa menampung pasien positif bergejala di beberapa rumah sakit. Namun, bed ICU saat ini kondisinya penuh semua. Merujuk data laporan, Yunia menuturkan ada kecenderungan penurunan kasus harian Covid-19 di Sukoharjo.

Baca Juga: 1 Pegawai Positif Corona, Kantor Kelurahan Jombor Sukoharjo Ditutup Sementara

Angka kasus berisar 80-an per hari. Padahal, sepekan sebelumnya penambahan kasus harian mencapai 120-140 kasus. “Terjadi penurunan kasus positif aktif di Sukoharjo pada pekan terakhir Juli ini,” kata Yunia.

Jumlah Pasien Meninggal Dunia

Selain penambahan kasus positif, jumlah pasien positif yang meninggal dunia juga cenderung menurun tiap harinya. Dalam lima hari terakhir penambahan jumlah pasien meninggal dunia hanya 11 orang. Sehingga rata rata satu hari 2-3 kematian pasien Covid-19.

Baca Juga: Kades Godog Polokarto Dilaporkan ke Kejari Sukoharjo, Korupsi?

“Pekan sebelumnya rata-rata harian pasien meninggal dunia lebih dari lima orang. Kasus meninggal dunia juga turun,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan update data monitoring penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, kasus positif aktif sebanyak 725 orang. Dari jumlah itu, yang menjalani isolasi mandiri 588 orang, diisolasi terpusat satu orang, rawat inap 136 orang.

Baca Juga: Ghifari Bocah Yatim Piatu Sukoharjo Dapat Tabungan Pendidikan dari Presiden Jokowi

Akumulasi jumlah kasus konfirmasi positif sebanyak 10.342 orang, sembuh dan selesai isolasi 8.935 orang sedangkan meninggal dunia sebanyak 682 orang.

Berita Terkait

Berita Terkini

Innalillahi, Wartawan Senior di Sragen Berpulang

Wartawan senior di Sragen, Sutiyatmoko Wardoyo, meninggal dunia pada usia 63 tahun.

Bengkel Motor di Bayat Klaten Terbakar, 4 Sertifikat Tanah Ikut Ludes

Kios bengkel motor milik warga Desa Talang, Bayat. Klaten, terbakar hingga mengakibatkan kerugian material sekitar Rp150 juta.

Tak Ada Tilang di Operasi Patuh Candi 2021 Klaten Tapi...

Pola operasi yang awalnya 80 persen preemtif/preventif dan 20 persen penegakan hukum diubah menjadi 100 persen tindakan simpatik.

Didampingi Istri, Begini Detik-Detik Pendaki Gunung Lawu Jatuh hingga Meninggal

Seorang pendaki asal Madiun yang meninggal dunia naik Gunung Lawu dari Cemara Kandang bersama istri dan beberapa rekannya.

Tabrakan Motor dan Truk di Pilangsari Sragen, 1 Orang Meninggal Dunia

Tabrakan maut antara truk dan sepeda motor di jalan Gesi-Sragen, Pilangsari, Sragen, mengakibatkan satu orang meninggal.

Pendaki Meninggal di Gunung Lawu Karanganyar Ternyata Belum Sarapan

Pendaki Gunung Lawu yang meninggal dunia setelah sempat jatuh dan tak sadarkan diri diduga dalam kondisi fisik kurang baik.

Kasus Perusakan Makam di Polokarto Sukoharjo, Polisi Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

Kapolres Sukoharjo meminta masyarakat jangan terprovokasi dengan adanya dugaan perusakan nisan makam di Permakaman Muslim Polokarto.

Sempat Jatuh, Pendaki asal Madiun Meninggal di Gunung Lawu Karanganyar

Seorang pendaki Gunung Lawu asal Madiun meninggal dunia setelah sempat jatuh dan tak sadarkan diri saat melakukan pendakian.

Warga Lereng Merapi-Merbabu Jadi Sasaran Vaksinasi, Segini Kuotanya

Percepatan vaksinasi direncanakan kembali dilakukan di Kecamatan Selo pada Selasa (21/9/2021). Vaksinasi akan dilakukan di semua desa dengan jumlah sasaran sekitar 1.500 sasaran.

Geram Proyek GOR Indoor Manahan Tak Selesai, DPRD Solo: Jangan Terulang Lagi!

Pimpinan DPRD Solo geram dengan pelaksanaan proyek lanjutan GOR Indoor Manahan yang tak selesai sesuai target.

Diberi Gelar Kanjeng Pangeran, Gibran Juga Dapat Pesan ini Dari Raja Keraton Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapat beberapa pesan dan arahan seusai menerima gelar Kanjeng Pangeran dari Raja Keraton Solo.

Catat! Syarat Masuk Pasar Klewer Solo Akan Pakai Aplikasi Peduli Lindungi

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, menyebut perlunya penggunaan aplikasi Peduli Lindungi untuk masuk ke Pasar Klewer.

Kasus Perusakan Nisan Makam, Permakaman Muslim Polokarto Sukoharjo Punya Aturan Ketat

Permakaman Muslim Polokarto, Sukoharjo, yang sebelumnya dilaporkan terdapat kasus perusakan makam, memiliki sejumlah aturan ketat.

Kembali Dilonggarkan, Hajatan di Solo Boleh Undang 50 Orang

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kembali melonggarkan aturan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada pekan ini.

Panas Lur...! BMKG Ingatkan Suhu Udara Jateng Bisa Capai 37 Derajat Celsius sampai Oktober

BMKG Jateng mengingatkan akan adanya peningkatan suhu udara, bahkan bisa mencapai 37 derajat Celcius hingga Oktober mendatang.

Penutupan Dam Colo Sukoharjo Mundur 10 Hari, Ini Penyebabnya

Penutupan aliran saluran irigasi Dam Colo, Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mundur 10 hari dari jadwal sebelumnya akan ditutup pada 1 Oktober 2021.